Operasinya Ditunda karena Covid-19, Pasien Kanker Ginjal Ini Semakin Cemas

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 06 April 2020 | 16:05 WIB
Operasinya Ditunda karena Covid-19, Pasien Kanker Ginjal Ini Semakin Cemas
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Semua tindakan medis yang tidak mendesak terpaksa ditunda akibat wabah virus corona Covid-19. Tetapi, hal ini justru membuat seseorang menjadi lebih cemas terhadap kondisinya dan merasa kesakitan.

Kondisi ini pun dirasakan oleh Anna Marie Dunn, lansia usia 68 tahun asal Inggris yang sudah menderita kanker ginjal dan hidup dengan satu ginjal sejak 2018.

Pada bulan Januari 2020, Anna Marie melakukan pemindaian rutin yang menunjukkan kanker ginjalnya telah menyebar ke kelenjar adrenal. Oleh karenanya, dokter menjadwalkan operasi untuk mengatasinya pada bulan-bulan berikutnya.

Tapi, dokter justru membatalkan operasi di Pusat Kanker Fox Case di Phildelphia pada 6 April 2020, satu setengah minggu menjelang operasinya. Tindakan medisnya terpaksa ditunda karena lonjakan pasien virus corona Covid-19 di rumah sakit.

Kondisi medis selain corona Covid-19 yang tidak mendesak harus dijadwalkan ulang atau ditunda sementara. Langkah ini bertujuan mencegah penyebaran virus, membatasi jumlah pasien yang datang ke rumah sakit, menjaga sumber daya medis, termasuk alat pelindung diri dan alat medis.

Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Namun, hal ini justru membuat pasien dengan masalah medis lain merasa khawatir dengan kondisinya. Orang dengan kondisi medis serius, seperti kanker, mungkin harus menunda pengobatan sehingga membuat mereka cemas.

"Saya khawatir jika harus menunggu dua bulan lagi untuk pengobatan. Saya khawatir jika kanker saya tumbuh dan menyebar lebih luas selama waktu itu. Saya takut karena tidak tahu apa yang akan terjadi," kata Anna Marie dikutip dari inquirer.com.

Di sisi lain, keputusan itu adalah langkah yang harus diambil tenaga medis dengan menimbang urgensi kebutuhan medis pasien dan risiko pasien sakit parah ketika kontak dekat dengan pasien corona Covid-19.

Data baru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS telah menemukan bahwa pasien corona Covid-19 dengan riwayat medis kronis, seperti diabetes, kanker, gagal jantung hingga penyakit ginjal lebih berisiko membutuhkan perawatan intensif.

"Semua keputusan kita berpusat pada risiko sekarang ini, risiko yang dihadapi oleh banyak pasien, bukankah pasien kanker cukup berisiko pada paparan virus," kata Alexander Kutikov, ahli onkologi bedah dan kepala divisi Fox Chase untuk urologi dan onkologi urologis.

Penundaan pengobatan bagi penderita kanker kulit dan prostat mungkin tidak akan memperburuk kondisinya jika ditunda sementara waktu. Tetapi, kanker yang lebih agresif seperti kanker hati, paru-paru dan pankreas mungkin saja menyebar cepat jika tak segera diobati.

Dalam kasus ini dokter dan pasien harus memutuskan langkah yang terbaik dengan mempertimbangkan risiko paparan potensial terhadap virus corona Covid-19. Pasien yang memiliki kanker agresif mungkin masih perlu melanjutkan pengobatannya dengan ancaman risiko yang ada sekarang ini.

Situasi ini tentu membuat pasien cemas antara dua hal, yakni harus menjalani pengobatan di tengah ancaman risiko dan dampak yang fatal bila memilih untuk menunda pengobatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seksolog Dr Naek L Tobing Meninggal Dunia Positif Virus Corona Covid-19

Seksolog Dr Naek L Tobing Meninggal Dunia Positif Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 06 April 2020 | 16:03 WIB

Seberapa Parah Penyakit Kronis Pengaruhi Infeksi Virus Corona Covid-19?

Seberapa Parah Penyakit Kronis Pengaruhi Infeksi Virus Corona Covid-19?

Health | Senin, 06 April 2020 | 15:35 WIB

Daftar Lengkap 18 Negara Yang Masih Bebas dari Corona Covid-19, Mana Saja?

Daftar Lengkap 18 Negara Yang Masih Bebas dari Corona Covid-19, Mana Saja?

Health | Senin, 06 April 2020 | 15:58 WIB

Terkini

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB