Seharian di Depan Laptop, Ini Dampaknya pada Kulit

Vania Rossa | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Selasa, 07 April 2020 | 14:29 WIB
Seharian di Depan Laptop, Ini Dampaknya pada Kulit
Ilustrasi seorang perempuan menggunakan laptop

Suara.com - Kita semua tahu bahwa sinar ultraviolet (UV) dari matahari jika terpapar terlalu lama tak baik untuk kulit. Namun bagaimana dengan sinar biru yang dipancarkan oleh gadget, seperti laptop dan ponsel? Adakah dampaknya bagi kulit kita?

Mungkin sebagian besar tidak akan terpikirkan bahwa sinar biru yang dipancarkan oleh gadget bisa berdampak pada kulit.

Menurut riset terbaru, sinar biru bisa memicu reaksi pada kulit yang bisa mengarah pada penuaan dan hiperpigmentasi. Tentunya hal ini bisa berdampak lebih besar dengan kondisi social distancing yang kini bisa membuat kita seharian berada di depan laptop ataupun ponsel.

Lalu, apakah sinar biru tersebut? Berbeda dengan sinar ultraviolet yang tidak bisa dilihat langsung, kebanyakan dari kita dapat melihat gelombang sinar antara 380-700 nm, dan sinar biru berada dalam rentang 400-490 nm.

Gadget seperti ponsel, laptop, dan televisi memproduksi sinar biru ini. Akan tetapi masih belum jelas apakah sinar biru yang berasal dari gadget juga bisa menyebabkan risiko yang sama.

Akan tetapi mempertimbangkan kita yang seharian bisa berhadapan dengan gadget terus-menerus, apalagi belakangan ini, mungkin saja bisa terjadi.

Sejauh ini, kebanyakan riset dilakukan di laboratorium dengan melihat sel-sel kulit atau sampel, kata Jenny Hu, seorang profesor dermatologi di Keck School of Medicine of USC, dikutip dari SELF.

Dalam beberapa studi ada yang dilakukan pada manusia, namun secara umum studi tersebut lebih kecil. Yang kita ketahui, dalam kondisi tertentu paparan sinar biru bisa berdampak pada kulit.

Misalnya dalam studi tahun 2006, di mana para peneliti melihat bagaimana beberapa sinar berbeda dapat berdampak pada kulit. Mereka membuat sampel kulit (hanya kulit putih) terpapar sinar yang berada dalam gelombang di atas dan di bawah 400 nm, mensimulasikan sinar UV dan sinar yang nampak.

Penting untuk dicatat bahwa dalam intensitas cahaya dalam studi ini dimaksudkan untuk mereplikasi matahari, bukan dari gadget.

Para peneliti mengukur jumlah radikal bebas yang diproduksi kulit sebagai respons dari paparan tersebut. Mereka juga mengukur seberapa banyak tabir surya yang dapat melindungi dari pembentukan radikal bebas.

Hasil menunjukkan bahwa kedua sinar tersebut dapat memicu pembentukan radikal bebas di kulit, namun sinar yang terlihat memicu dampak yang lebih kecil ketimbang sinar UV. Akan tetapi mereka sependapat bahwa hasilnya belum tentu sama jika menggunakan manusia asli.

Alasan itulah yang menyebabkan beberapa studi terbaru mencoba melibatkan manusia. Seperti pada studi tahun 2010 yang dipublikasikan di Journal of Investigative Dermatology di Mount Sinai West.

Studi ini melibatkan 22 orang dengan berbagai jenis kulit berbeda. Hasilnya, pada peserta dengan kulit berwarna gelap ditemukan adanya hiperpigmentasi yang dipicu oleh sinar terlihat yang berbeda dengan yang disebabkan oleh sinar UVA.

Walau begitu, mereka yang memiliki kulit yang berwarna lebih cerah tidak menunjukkan hiperpigmentasi apapun setelah paparan sinar terlihat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batasi kecanduan Gadget pada Anak dengan Cara Ini

Batasi kecanduan Gadget pada Anak dengan Cara Ini

Your Say | Sabtu, 04 April 2020 | 17:19 WIB

Dear Parents, Begini Aturan Beri Gadget Pada Anak Saat Imbauan di Rumah Aja

Dear Parents, Begini Aturan Beri Gadget Pada Anak Saat Imbauan di Rumah Aja

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 09:30 WIB

Sudah Sering Cuci Tangan Tapi Kok Belum Membersihkan Gadget?

Sudah Sering Cuci Tangan Tapi Kok Belum Membersihkan Gadget?

Your Say | Kamis, 19 Maret 2020 | 11:57 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB