Dear Parents, Begini Aturan Beri Gadget Pada Anak Saat Imbauan di Rumah Aja

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Jum'at, 03 April 2020 | 09:30 WIB
Dear Parents, Begini Aturan Beri Gadget Pada Anak Saat Imbauan di Rumah Aja
Ilustrasi orang tua dan anak bermain gadget

Suara.com - Di tengah pandemi corona yang mengimbau kita semua untuk beraktivitas di dalam rumah, baik itu bekerja maupun belajar, terbukti berdampak signifikan pada aktivitas sehari-hari.

Terkadang orangtua yang tak bisa membagi waktu antara pekerjaan dengan menemani anak akan mengandalkan gadget agar si anak tenang dan tidak rewel.

Namun ternyata memberikan gadget atau gawai pada anak ada aturannya lho.

Menurut Founder Ruang Tumbuh, Irma Gustiana Andriani, MPsi, Psi dalam Live IG 'Hadapi Pandemi dengan Hati Tentram' pada Kamis (2/4/2020), ada aturan dan standar dalam memberikan gadget pada anak.

Di seluruh dunia sudah disetujui bahwa anak-anak berusia 0-18 bulan tidak dianjurkan untuk terpapar gadget. Karena memang pada usia tersebut mereka masih dalam proses perkembangan fisik yang membutuhkan stimulasi eksternal berupa aktivitas gerak dan komunikasi.

"Kemudian juga efek dari paparan gadget itu juga dari beberapa penelitian menghambat tumbuh kembang anak. Sebaiknya tidak diberikan," kata perempuan yang lebih akrab disapa Ayang ini.

Anak usia 18 bulan sampai 3 tahun boleh diberikan gadget selama kurang lebih 30 menit per hari dengan syarat harus tetap dibatasi dan diawasi, dan sekali lagi fungsinya hanya untuk edukasi dan hiburan.

"Tidak membiarkan anak main sendirian. Kalau perlu di-download aja dulu jadi secara offline (nontonnya). Jadi meminimalisir paparan iklan di YouTube, misalnya," sambung Ayang.

Anak usia balita, kata Ayang, lebih disarankan untuk memperbanyak aktivitas sensorik motorik. Akan tetapi, dengan situasi terkini, orangtua bisa memanfaatkan gadget sebagai sarana untuk belajar.

baca juga

Hal yang perlu diingat, usai belajar dan menggunakan gadget tetap berikan anak waktu untuk bermain bebas yang eksploraitf seperti apa yang mereka mau dan mereka inginkan. Dan orangtua tetap melakukan pendampingan.

Apabila tetap ingin memberi gadget, sifatnya adalah untuk hiburan dan edukasi pemahaman konsep.

Misalnya apa yang biasanya ia dapatkan di sekolah, kini bisa ia dapatkan di rumah besama orangtuanya.

"Jadi memanfaatkan aktivitas menggunakan ponsel atau laptop dan sebagainya untuk optimalisasi pemahaman konsep dasar, konsep bahasa, kemudian juga mencari beberapa literatur yang bisa dilakukan oleh orangtua di rumah untuk bermain bersama," jelas Ayang.

Orangtua juga bisa gunakan gadget untuk mengedukasi anak soal virus corona Covid-19. Seperti alasan mengapa harus mencuci tangan, mengapa harus mandi yang bersih, dan lain-lain.

Ingat, penggunaan gadget pada anak di bawah usia 6 tahun harus tetap dibatasi dan didampingi orang dewasa ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kodomo Challenge, Ajak Anak Lakukan Tantangan Kebersihan Cegah Virus Corona

Kodomo Challenge, Ajak Anak Lakukan Tantangan Kebersihan Cegah Virus Corona

Health | Kamis, 02 April 2020 | 19:26 WIB

Panduan Ibu Hamil Positif Corona dari WHO, Ini Hak yang Patut Diperoleh

Panduan Ibu Hamil Positif Corona dari WHO, Ini Hak yang Patut Diperoleh

Health | Kamis, 02 April 2020 | 19:10 WIB

Gejala Virus Corona Covid-19 pada Anak Lebih Ringan, Kok Bisa?

Gejala Virus Corona Covid-19 pada Anak Lebih Ringan, Kok Bisa?

Health | Kamis, 02 April 2020 | 18:57 WIB

Terkini

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:40 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:39 WIB

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 18:37 WIB

Jejak Rasuah Sirajudin Lasena Diduga Dimulai Sejak Jabat Pj Bupati Bolmut, Raup Belasan Miliar

Jejak Rasuah Sirajudin Lasena Diduga Dimulai Sejak Jabat Pj Bupati Bolmut, Raup Belasan Miliar

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:36 WIB

Art Jakarta 2026 Hadir 2-4 Oktober, Libatkan 75 Galeri dari Indonesia dan Mancanegara

Art Jakarta 2026 Hadir 2-4 Oktober, Libatkan 75 Galeri dari Indonesia dan Mancanegara

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:29 WIB

Minta Pakar Objektif Soal Kebijakan Pemerintah, Pigai: Saya Disuruh Turun Tidak Masalah, Tapi...

Minta Pakar Objektif Soal Kebijakan Pemerintah, Pigai: Saya Disuruh Turun Tidak Masalah, Tapi...

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:27 WIB

Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?

Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:26 WIB

Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol

Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari

Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 18:23 WIB

×