Mampu Merespons Virus, Ilmuwan Menguji Efektivitas Vaksin BCG pada Covid-19

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 08 April 2020 | 10:40 WIB
Mampu Merespons Virus, Ilmuwan Menguji Efektivitas Vaksin BCG pada Covid-19
Ilustrasi vaksin (Pixabay)

Suara.com - Bacillus Calmette-Guerin (BCG), sebuah vaksin yang dikembangkan ratusan tahun lalu untuk infeksi tuberkulosis (TBC) di Eropa saat ini sedang diuji terhadap virus corona baru atau Covid-19.

Di negara berkembang, vaksin BCG ini masih digunakan untuk mengatasi kondisi lainnya, termasuk mencegah kematian bayi dari berbagai penyebab, dan secara signifikam mengurangi kejadian infeksi pernapasan.

Dilansir New York Times, para ahli mengatakan vaksin BCG ini tampaknya 'melatih' sistem kekebalan untuk mengenali dan merespons berbagai infeksi, termasuk virus, bakteri, hingga parasit.

Para Ilmuwan di Melbourne, Australia, sudah memberikan vaksin BCG kepada ribuan tenaga medis, pada Senin lalu. Ini adalah uji coba terkontrol secara acak pertama yang dimaksudkan untuk menguji efektivitas vaksin terhadap SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19.

"Tidak ada yang mengatakan ini obat mujarab," kata Nigel Curtis, peneliti penyakit menular di University of Melbourne dan Murdoch Children's Reseacrh Institute.

Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Menurutnya, uji coba ini bertujuan untuk menyelamatkan tenaga kesehatan yang terinfeksi sehingga mereka dapat kembali bekerja secara lebih cepat.

Direktur Imunologi di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Denise Faustman, diketahui sedang mengumpulkan dana untuk memulai uji klinis vaksin pada pekerja kesehatan di Boston. Hasil awalnya dapat tersedia hanya dalam waktu empat bulan, katanya.

"Kami memiliki data yang sangat kuat dari uji klinis dengan manusia, bukan tikus, bahwa vaksin ini melindungi Anda dari infeksi virus dan parasit. Aku ingin memulai sekarang," tuturnya.

Ilustrasi seorang anak sedang diberi vaksin. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang anak sedang diberi vaksin. [Shutterstock]

Salah satu penelitian paling awal dari vaksin BCG ini adalah pada 2011 yang dilakukan terhadap 2.320 bayi di Guinea-Bissau, Afrika Barat. Hasilnya dilaporkan tingkat kematian di antara bayi dengan berat lahir rendah berkurang secara dramatis setelah vaksinasi.

baca juga

Studi lainnya yang dilakukan selama 25 tahun terhadap lebih dari 150 ribu anak di 33 negara melaporkan risiko anak-anak terkena infeksi saluran pernapasan 40% lebih rendah setelah mereka menerima vaksin BCG.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun menyimpulkan bahwa BCG memiliki BCG memiliki 'efek di luar target' yang menguntungkan, dan merekomendasikan untuk melakukan lebih banyak uji coba vaksin terhadap infeksi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update WNI di Luar Negeri Positif Corona Capai 302 Orang

Update WNI di Luar Negeri Positif Corona Capai 302 Orang

News | Rabu, 08 April 2020 | 10:37 WIB

Dilarang Naik Kereta Api Tanpa Pakai Masker di Bandung

Dilarang Naik Kereta Api Tanpa Pakai Masker di Bandung

Jabar | Rabu, 08 April 2020 | 10:35 WIB

Kenakan Pakaian Menyelam Saat Belanja, Warganet : Warga Bikini Bottom

Kenakan Pakaian Menyelam Saat Belanja, Warganet : Warga Bikini Bottom

Tekno | Rabu, 08 April 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 18:36 WIB

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

×