RSUP Persahabatan Hanya Terima Pasien Covid-19 Sedang dan Berat, Mengapa?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 08 April 2020 | 12:32 WIB
RSUP Persahabatan Hanya Terima Pasien Covid-19 Sedang dan Berat, Mengapa?
RSUP Persahabatan. [Antara/Andi Firdaus]

Suara.com - RSUP Persahabatan Hanya Terima Kasus Covid-19 Sedang dan Berat, Mengapa?

Dirut Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Rita Rogayah mengingatkan agar rumah sakit yang melayani pasien dengan pemantauan (pdp) virus corona sebaiknya dipilah terlebih dahulu sebelum dirujuk ke RS rujukan Covid-19. Hal itu untuk mengurangi penumpukan pasien di RS rujukan.

Rita mengatakan, sebagai salah satu RS rujukan, RSUP persahabatan menerima 60 sampai 80 pasien rujukan dalam satu hari. Namun yang bisa ditangani hanya sekitar 12-15 persen.

Dirut Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Jakarta Rita Rogayah (Dok: Youtube BNPB)
Dirut Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Jakarta Rita Rogayah (Dok: Youtube BNPB)

"Kami harus menata kasus bagaimana yang bisa kami terima untuk ditangani. Maka kami bagi kasus menjadi ringan, sedang, dan berat. Kasus ringan sekitar 30-40 persen, sedang 30-60 persen, dan berat 10-15 persen. Dari kasus rujukan tersebut yang kami dapat tangani sekitar 12-15 persen. Jadi kami imbau untuk semua rumah sakit agar merujuk kasus-kasus pada RS rujukan sebaiknya dipilah pada kasus sedang dan berat," papar Rita dalam konferensi pers melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Rabu (8/4/2020).

Untuk kasus Covid-19 dengan gejala ringan, Rita mengatakan, bisa dirujuk pada rumah sakit Wisma Atlet Kemayoran. Atau pun bisa juga dengan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Rita menjelaskan bahwa RS rujukan dikhususkan untuk pasien dengan gejala sedang dan berat. Karena kasus berat diperkirakan akan membutuhkan ruangan ICU.

"Karena itu kami seluruh rumah sakit di Jakarta akan memperluas kapasitas untuk kasus-kasus ICU," ucapnya.

Ruta berharap, seluruh pihak bisa memahami bahwa kasus covid-19 harus diatasi dengan ruangan isolasi. Sehingga tidak mudah semua pasien bisa ditangani di rumah sakit.

"Untuk itu mari bersama-sama menjaga supaya kita semua setelah diketahui positif harus segera berobat dan kita ditentukan ke mana fasilitas kesehatan tersebut. Rumah sakit rujukan siap menangani kasus sedang atau berat," ucap Rita.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Paru RS Persahabatan: Masker Kain Mampu Cegah Penularan Covid-19

Dokter Paru RS Persahabatan: Masker Kain Mampu Cegah Penularan Covid-19

News | Rabu, 01 April 2020 | 12:12 WIB

Diusir Warga karena Corona, Perawat Terpaksa Tidur di RS Persahabatan

Diusir Warga karena Corona, Perawat Terpaksa Tidur di RS Persahabatan

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 11:43 WIB

Ruangan Terbatas, PDP Corona di RS Persahabatan Masih Dirawat di IGD

Ruangan Terbatas, PDP Corona di RS Persahabatan Masih Dirawat di IGD

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 10:28 WIB

Terkini

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×