Melihat Perilaku Manusia, Ahli Khawatir Wabah Corona Covid-19 Memburuk

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 10 April 2020 | 14:08 WIB
Melihat Perilaku Manusia, Ahli Khawatir Wabah Corona Covid-19 Memburuk
Ilustrasi orang belanja di tengah pandemi virus corona Covid-19 (Shutterstock)

Suara.com - Sebelum wabah virus corona Covid-19, pernah terjadi beberapa pandemi virus seperti flu Spanyol tahun 1918. Pandemi virus lainnya pada abad terakhir yaitu polio tahun 1950-an, influenza tahun 1957 dan 1968 dan H1N1 tahun 2009.

Tetapi, semua pandemi virus itu tidak menyebabkan malapetaka sebesar corona Covid-19 sekarang ini. Karena, hampir semua orang menghadapi kesulitan yang luar biasa akibat wabah virus corona Covid-19.

Kondisi ini membuat dua orang dokter yang pernah mengahadapai wabah SARS merasa khawatir, bila wabah virus corona Covid-19 sekarang ini akan jauh lebih buruk daripada pandemi virus lainnya.   

Hal itu bisa saja terjadi akibat tiga jenis perilaku manusia ketika menghadapi wabah virus corona Covid-19. Sebuah penelitian yang dilansir oleh Forbes pun terus mengamati perilaku tersebut selama beberapa bulan ke depan.

1. Penolakan

Pertama adalah perilaku penolakan. Dokter telah mengatakan bahwa ada banyak pasien yang tidak mau mendengarkan sarannya ketika didiagnosis terinfeksi virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Pasien justru tampil ceria di hadapan orang lain meski dokter telah mendiagnosisnya. Penyangkalan ini seolah menjadi mekanisme mereka dalam bertahan dan melindungi dirinya sendiri.

Tetapi, penolakan itu akan berbahaya bagi orang di sekitar. Apalagi bila ia tidak melakukan langkah-langkah perlindungan dan pencegahan penularan virusnya ke orang lain.

Dalam aksus corona Covid-19, kita bisa melihat banyak orang yang menyangkal atau tidak peduli ketika virus ini pertama kali muncul di Wuhan, China.Bahkan ketika virus corona Covid-19 ini menyebar di negara-negara lainnya, reaksi sebagian besar orang masih sama karena mengira dirinya bukan kelompok yang rentan terpapar.

baca juga

2. Panic Buying

Kedua adalah perilaku orang yang berusaha mengendalikan lingkungan terdekat mereka ketika situasi krisis. Banyak orang justru berusaha menimbun barang-barang kebutuhan karena rasa khawatirnya menghadapi pandemi virus corona Covid-19.

Tidak hanya kebutuhan sehari-hari, mereka juga menimbun barang-barang medis untuk perlindungan dirinya, seperti masker, tisu, hand sanitizer dan lainnya yang bisa membunuh virus corona Covid-19.

Mereka melakukan itu untuk mengendalikan rasa takutnya. Sayangnya, perilaku itu hanya membuatnya merasa nyaman sementara dan salah. Langkah itu hanya akan merugikan orang lain yang lebih membutuhkan, seperti tenaga medis.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

3. Hiperbola akan kabar baik

Perilaku ketiga adalah haus akan kabar baik. Jika ada satu pasien corona Covid-19 yang berhasil lepas dari ventilator dan memasuki masa pemulihan, kabar itu bagaikan udara segar bagi tenaga medis dan keluarga pasien.

Tetapi, keinginan untuk mendapatkan kabar baik di tengah pandemi juga bukan jalan yang baik. Karena, banyak orang akan meminta pemeriksaan lebih lanjut dengan harapan sudah terbebas.

Ketiga perilaku tersebut merupakan hasil alami dari psikologi kognitif manusia normal. Kondisi ini sangat penting untuk memprediksi kapan pandemi akan berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alamak, Ilmuwan Sebut Angka Asli Kasus Virus Corona Sudah Puluhan Juta!

Alamak, Ilmuwan Sebut Angka Asli Kasus Virus Corona Sudah Puluhan Juta!

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 13:07 WIB

Orang Diabetes Melitus Tipe 2 Berisiko Meninggal karena Corona Covid-19

Orang Diabetes Melitus Tipe 2 Berisiko Meninggal karena Corona Covid-19

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 13:02 WIB

Kemenag: Untuk Lebaran Tahun Ini, Umat Muslim Jangan Mudik

Kemenag: Untuk Lebaran Tahun Ini, Umat Muslim Jangan Mudik

News | Jum'at, 10 April 2020 | 12:09 WIB

Terkini

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M

Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:14 WIB

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Persidangan Akal-akalan

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Persidangan Akal-akalan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:09 WIB

×