Risiko Memisahkan Bayi dari Ibu yang Positif Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 11 April 2020 | 17:00 WIB
Risiko Memisahkan Bayi dari Ibu yang Positif Corona Covid-19
Sentuhan ibu dan bayi [shutterstock]

Suara.com - Meskipun banyak organisasi kesehatan masyarakat merekomendasikan untuk menjaga ibu dan bayi tetap bersama, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyarankan fasilitas untuk mempertimbangkan pemisahan bayi dan ibu yang positif corona Covid-19.

Sebenarnya, haruskah bayi dipisahkan dari Ibu yang positif Corona Covid-19? Sebab ada dilema tersendiri dari keputusan ini.

Dilansir dari Medical Express, Alison Stuebe, MD, Presiden dari Academy of Breastfeeding Medicine, membahas risiko dan manfaat memisahkan bayi dari ibu yang positif Covid-19 setelah lahir.

Dalam komentarnya, Dr. Stuebe, mencatat bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pemisahan dini antara bayi dan ibu dengan dugaan atau konfirmasi Covid-19 meningkatkan hasil.

Memang pemisahan dapat meminimalkan risiko penularan virus dari ibu ke bayi selama tinggal di rumah sakit. Namun itu memiliki potensi konsekuensi negatif bagi ibu dan bayi, demikian menurut komentar yang diterbitkan dalam Breastfeeding Medicine, jurnal resmi dari Academy of Breastfeeding Medicine.

Seorang ibu sedang memegang kaki bayinya. [shutterstock]
Seorang ibu sedang memegang kaki bayinya. [shutterstock]

Dr. Stuebe menguraikan beberapa risiko memisahkan ibu dan bayi di rumah sakit, yang mengganggu pemberian ASI dan kontak kulit ke kulit selama jam dan hari-hari kritis setelah kelahiran.

Sebagai contoh, bayi yang kekurangan kontak kulit dengan ibu mereka cenderung memiliki detak jantung dan pernapasan yang lebih tinggi dan kadar glukosa yang lebih rendah.

Infografis ibu menyusui virus Corona. (Dok. Infografis Suara.com)
Infografis ibu menyusui virus Corona. (Dok. Infografis Suara.com)

Perpisahan itu juga menekan ibu, yang bisa membuatnya lebih sulit untuk melawan infeksi virus. Selain itu, pemisahan mengganggu pemberian ASI kepada bayi, yang penting untuk perkembangan sistem kekebalan bayi.

Pemisahan juga mengganggu pemberian ASI, yang menempatkan bayi pada peningkatan risiko infeksi pernapasan berat, termasuk pneumonia dan Covid-19.

baca juga

"Ketika kita menavigasi pandemi Covid-19, saya berharap bahwa kita bisa mengutamakan ibu dan bayi serta ingat kesehatan mereka nomer satu," ujar Dr. Stuebe. Dengan demikian, bisa disimpulkan jika memisahkan bayi dan ibu yang positif corona Covid-19 lebih membawa banyak risiko. Sebab kontak langsung dengan ibu diperlukan untuk bayi tumbuh sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluyuran, 40 Persen Anak-anak Masih Tak Betah di Rumah saat Corona

Keluyuran, 40 Persen Anak-anak Masih Tak Betah di Rumah saat Corona

News | Sabtu, 11 April 2020 | 14:07 WIB

Layanan Ojek Online Hilang Karena PSBB?

Layanan Ojek Online Hilang Karena PSBB?

Video | Sabtu, 11 April 2020 | 14:00 WIB

Update Corona Covid-19 Global 11 April: Kematian di AS Nyaris Samai Italia

Update Corona Covid-19 Global 11 April: Kematian di AS Nyaris Samai Italia

Health | Sabtu, 11 April 2020 | 13:16 WIB

Terkini

Daftar Saham Ambruk Usai Batas Bawah Rp50 Dihapus, Aksi Jual Massal Bikin Heboh

Daftar Saham Ambruk Usai Batas Bawah Rp50 Dihapus, Aksi Jual Massal Bikin Heboh

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:45 WIB

Fenomena Split Bill Gen Z: Mengurai Relasi Kuasa Patriarki di Meja Makan

Fenomena Split Bill Gen Z: Mengurai Relasi Kuasa Patriarki di Meja Makan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 08:45 WIB

Peras Perangkat Desa Jutaan Rupiah Pakai Dalih Hapus Berita, Kedok 2 Wartawan Bodong Terbongkar

Peras Perangkat Desa Jutaan Rupiah Pakai Dalih Hapus Berita, Kedok 2 Wartawan Bodong Terbongkar

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 08:44 WIB

Kanwil BPN Jatim Digeledah KPK, ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Kanwil BPN Jatim Digeledah KPK, ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

News | Selasa, 29 September 2026 | 08:33 WIB

Jualan 30 Menit Langsung Ludes! Berkah Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Bikin Ketiban Rezeki

Jualan 30 Menit Langsung Ludes! Berkah Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Bikin Ketiban Rezeki

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 08:33 WIB

vivo Pad6 Pro Bawa Layar 4K 144Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

vivo Pad6 Pro Bawa Layar 4K 144Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 08:33 WIB

Apakah Shio Macan Hoki di Bulan Oktober 2026? Cek Peruntungan Lengkapnya

Apakah Shio Macan Hoki di Bulan Oktober 2026? Cek Peruntungan Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 08:30 WIB

Bos BEI Ungkap Bobot Saham Gocap Saat IHSG Anjlok

Bos BEI Ungkap Bobot Saham Gocap Saat IHSG Anjlok

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:30 WIB

Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan

Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 08:22 WIB

Investor Kripto Diingatkan Jangan Asal Transaksi

Investor Kripto Diingatkan Jangan Asal Transaksi

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:10 WIB

×