Wow, Sudah Ada 70 Vaksin Virus Corona yang Dikembangkan di Seluruh Dunia

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Rabu, 15 April 2020 | 11:39 WIB
Wow, Sudah Ada 70 Vaksin Virus Corona yang Dikembangkan di Seluruh Dunia
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Vaksin virus corona kini tengah dalam perkembangan dan pencarian oleh para peneliti di seluruh dunia.

Kini terhitung ada 70 kandidat vaksin sedang berada dalam pengembangan, naik dari jumlah 44 vaksin sejak 20 Maret lalu, menurut sebuah dokumen yang dipublikasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Para ahli memperkirakan butuh antara 12 hingga 18 bulan sampai vaksin tersebut disetujui untuk penggunaan secara massal.

Dilansir CNBC, dari 70 vaksin tersebut, hanya tiga yang sedang berada dalam uji klinis, yang berarti sudah diujikan kepada manusia.

Uji klinis didesain untuk melihat keamanan dan efikasi dari suatu obat baru dan terdiri dari beberapa fase, tiap fasenya melibatkan sejumlah pasien.

Tiga vaksin tersebut berasal dari perusahaan CanSino Biological di China, yang bekerjasama dengan Beijing Institute of Biotechnology, dengan kandidat vaksinnya berada di uji klnis fase kedua.

Kemudian Moderna dan Inovio Pharmaceuticals dari Amerika Serikat yang sedang berada dalam fase pertama. Sementara 67 vaksin potensial lainnya sedang dalam tahap pra uji klinis.

Sembari menanti vaksin, para peneliti juga mencari pengobatan-pengobatan lain yang efektif. Sementara ini masih difokuskan menggunakan obat-obatan yang sudah ada.

Misalnya perusahaan health-care AstraZeneca di Inggris yang mengumumkan pada hari Selasa (14/4/2020) akan memulai uji klinis untuk menilai potensi Calquence, obat yang digunakan untuk mengobati leukemia.

baca juga

Obat ini akan digunakan sebagai perbaikan respons imun terkait Covid-19. Uji coba ini diperkirakan akan dibuka beberapa hari lagi di AS dan beberapa negara di Eropa.

Masih banyak kesimpangsiuran soal keamanan penggunaan obat malaria klorokuin dan hidroksiklorokuin yang disebut-sebut oleh Presiden AS Donald Trump sebagai obat terbaik.

Namun hal ini kemudian dibantah oleh para peneliti di Brazil setelah mereka menemukan bahwa dosis tinggi obat tersebut terkait dengan timbulnya denyut jantung yang tak beraturan.

"Komunitas riset medis sedang menangani potensi klorokuin dan hidroksiklorokuin secara serius dan kini sedang terlibat dalam beberapa uji coba yang berbeda," kata WHO Executive Director of the Health Emergencies Programme, Dr Michael Ryan, berbicara pada briefing soal virus corona di Jenewa pada Senin (13/4/2020).

Ia menambahkan bahwa belum ada bukti empiris bahwa obat tersebut dapat bekerja, dan para dokter telah diperingati soal efek samping dari obat-obatan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harapan Baru, China Siap Uji Coba 2 Kandidat Vaksin Covid-19 Pada Manusia

Harapan Baru, China Siap Uji Coba 2 Kandidat Vaksin Covid-19 Pada Manusia

Health | Rabu, 15 April 2020 | 08:16 WIB

Virus Corona Bermutasi, Ilmuwan Khawatir Pengembangan Vaksin Sia-sia

Virus Corona Bermutasi, Ilmuwan Khawatir Pengembangan Vaksin Sia-sia

Health | Selasa, 14 April 2020 | 08:31 WIB

Dokter Kritik Pemerintah Lambat Lakukan Uji Coba Terapi Plasma Virus Corona

Dokter Kritik Pemerintah Lambat Lakukan Uji Coba Terapi Plasma Virus Corona

Tekno | Senin, 13 April 2020 | 16:07 WIB

Terkini

Sinopsis Putri Jangan Gentayangan Lagi, Film Horor dari Kisah Nyata yang Viral di YouTube

Sinopsis Putri Jangan Gentayangan Lagi, Film Horor dari Kisah Nyata yang Viral di YouTube

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 12:05 WIB

8 Rekomendasi Bedak Padat dengan Harga Terjangkau Mulai Rp17 Ribuan

8 Rekomendasi Bedak Padat dengan Harga Terjangkau Mulai Rp17 Ribuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:05 WIB

Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan

Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan

Sumbar | Senin, 02 November 2026 | 12:04 WIB

Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Teror Mistis di Balik Konten Viral

Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Teror Mistis di Balik Konten Viral

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:00 WIB

Di Pasir Panjang, Warga Dayak Kaharingan Berjuang Menjaga Ingatan tentang Hutan

Di Pasir Panjang, Warga Dayak Kaharingan Berjuang Menjaga Ingatan tentang Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:00 WIB

Alami Luka Parah di Kepala, Pemotor Tewas Usai Disundul Mobil di Puri Indah Jakbar

Alami Luka Parah di Kepala, Pemotor Tewas Usai Disundul Mobil di Puri Indah Jakbar

News | Senin, 02 November 2026 | 11:59 WIB

Harga Beras Melonjak di Oktober 2026, dari Kualitas Medium hingga Premium

Harga Beras Melonjak di Oktober 2026, dari Kualitas Medium hingga Premium

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:58 WIB

Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita

Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 11:55 WIB

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 11:54 WIB

Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak

Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:54 WIB

×