Melonjak Drastis, Kematian karena Virus Corona di New York Tembus 10 Ribu!

M. Reza Sulaiman

Rabu, 15 April 2020 | 14:15 WIB
Melonjak Drastis, Kematian karena Virus Corona di New York Tembus 10 Ribu!
Kota New York tampak sepi dan lengang saat malam hari, tak ada bar maupun tempat hiburan yang buka akibat dikarantina karena corona. (Foto: Anadolu Agency/Lokman Vural Elibol)

Suara.com - Melonjak Drastis, Kematian karena Virus Corona di New York Tembus 10 Ribu!

Kota New York di Amerika menjadi episentrum baru virus Corona Covid-19 yang kini menjadi pandemi global. Bahkan, laporan terbaru menyebut jumlah kematian karena virus Corona di New York sudah lebih dari 10.000.

Dilansir New York Times, angka ini didapat setelah pemerintah kota New York merevisi pencatatan korban meninggal. Diketahui ada lebih dari 3.700 kematian baru karena virus Corona di New York.

Angka ini berasal dari korban meninggal yang sebelumnya belum pernah mendapatkan tes virus Corona apapun, namun meninggal dunia dengan menunjukkan gejala-gejala yang mirip dengan infeksi Covid-19.

Hal ini membuat total kematian karena virus Corona di Amerika Serikat naik 17 persen, menjadi lebih dari 26.000.

Laman Worldmeters menulis saat ini, ada 10.83 kematian karena virus Corona Covid-19 di New York. Sementara total kasus berjumlah 203.13, dengan 38.820 dinyatakan sembuh.

Sementara itu secarar total di AS sudah ada lebih dari 2 juta kasus virus Corona Covid-19 yang tercatat, dengan 484.831 sembuh dan 126.776 meninggal dunia.

Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di Amerika Serikat, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Laporan dari pemerintah kota menyebut, virus Corona berpengaruh terhadap peningkatan jumlah kematian secara total. Sebab, kematian meningkat sekitar 3.000 dalam periode 11 Maret 2020 hingga 13 April 2020 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Dr Oxiris Barbot dari Dinas Kesehatan kota New York mengatakan meski tidak semua kematian tersebut terjadi karena virus Corona, tetapi padatnya pelayanan kesehatan di saat wabah bisa menjadi faktor penyebab tersembunyi.

baca juga

"Ini adalah dampak lain Covid yang tidak terlihat. Kami akan mencari perhitungan akurat dan komplit. Ini adalah bagian dari proses perjalanan wabah yang harus kita lalui," tutur Barbot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengatasi Covid-19, Peneliti Harvard Menyebut Lockdown Satu Kali Tak Cukup

Mengatasi Covid-19, Peneliti Harvard Menyebut Lockdown Satu Kali Tak Cukup

Health | Rabu, 15 April 2020 | 14:06 WIB

Serba Pelik, Begini Ruwetnya Permasalahan di Balik Penundaan Balap MotoGP

Serba Pelik, Begini Ruwetnya Permasalahan di Balik Penundaan Balap MotoGP

Sport | Rabu, 15 April 2020 | 14:06 WIB

Mengancam Petugas Laboratorium, Virus Corona Bisa Bertahan di Suhu Tinggi

Mengancam Petugas Laboratorium, Virus Corona Bisa Bertahan di Suhu Tinggi

Health | Rabu, 15 April 2020 | 14:12 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×