Terapi Sel PLX, Enam Pasien Kritis dengan Covid-19 di Israel Selamat

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 15 April 2020 | 18:05 WIB
Terapi Sel PLX, Enam Pasien Kritis dengan Covid-19 di Israel Selamat
Ilustrasi seorang staf medis dengan pakaian pelindung terlihat di depan seorang pasien dengan penyakit virus Corona Covid-19 [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

Suara.com - Enam pasien kritis Covid-19 di Israel dinyatakan selamat dengan produk terapi sel berbasis plasistem, sel PLX. Hal itu dinyatakan oleh pihak perusahaan Pluristem Therapeutics Inc. di Haifa.

Melansir dari The Jerussalem Post, para pasien dirawat di tiga pusat medis Israel yang berbeda selama satu minggu. Perawatan tersebut di bawah program negara.

Para pasien Covid-19 yang dirawat menderita gagal pernapasan akut dan komplikasi peradangan. Empat pasien menunjukkan kegagalan sistem organ lain, termasuk gagal jantung.

Tidak hanya selamat, pihak Pluristem menyatakan bahwa empat dari mereka menunjukkan peningkatan dalam pernapasan dan tiga dari mereka berada dalam tahap lanjut untuk pelepasan ventilator.

Selain itu, dua pasien yang memiliki riwayat medis tertentu menunjukkan pemulihan klinis dan perbaikan sistem pernapasan.

"Kami senang dengan hasil awal dari program ini, kami berkomitmen untuk memanfaatkan sel-sel PLX untuk kepentingan pasien dan sistem perawatan kesehatan," kata CEO dan presiden Pluristem Yaky Yanay.

Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)
Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)

"Pluristem didedikasikan untuk menggunakan keunggulan kompetitifnya dalam pembuatan skala besar untuk mengirimkan sel-sel PLX ke sejumlah besar pasien yang membutuhkan secara signifikan," tambahnya.

Sel PLX Pluristem adalah sel yang mirip dengan mesenkim alogenik bersifat imunomodulator. "Sel ini menginduksi sel T regulator alami dan makrofag M2 sistem imun," tulis pihak perusahaan Pluristem dalam sebuah rilis.

Perawatan dengan sel PLX pluristem dimungkinan akan mengurangi gejala fatal pneumonia dan pneumonitis (radang umum jaringan paru-paru).

baca juga

Temuan praklinis sebelumnya mengenai sel-sel PLX mengungkapkan efek terapeutik yang signifikan dalam penelitian pada hewan terhadap hipertensi paru, fibrosis paru, cedera ginjal akut, dan cedera gastrointestinal.

"Pluristem berencana mengajukan permulaan uji coba klinis multinasional untuk pengobatan komplikasi yang terkait dengan virus corona," kata pihak perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warung Makan di DKI Kena Razia Satpol PP selama PSBB Corona

Warung Makan di DKI Kena Razia Satpol PP selama PSBB Corona

News | Rabu, 15 April 2020 | 17:30 WIB

17 Ribu WNI Jadi ABK, Menlu Sebut 8 Ribu Orang Sudah Kembali ke Tanah Air

17 Ribu WNI Jadi ABK, Menlu Sebut 8 Ribu Orang Sudah Kembali ke Tanah Air

News | Rabu, 15 April 2020 | 17:27 WIB

Tidak Langsung Bugar, Begini Masa Pemulihan Pasien Corona

Tidak Langsung Bugar, Begini Masa Pemulihan Pasien Corona

Health | Rabu, 15 April 2020 | 17:25 WIB

Terkini

Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang

Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 12:28 WIB

Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil

Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 12:22 WIB

Ciri-Ciri Kulit Wajah Over Cleansing Akibat Terlalu Sering Cuci Muka

Ciri-Ciri Kulit Wajah Over Cleansing Akibat Terlalu Sering Cuci Muka

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:22 WIB

Jeritan Hati Ibu Korban Pencabulan di Palmerah: 4 Bulan Lapor Polisi, Pelaku Belum Juga Ditangkap

Jeritan Hati Ibu Korban Pencabulan di Palmerah: 4 Bulan Lapor Polisi, Pelaku Belum Juga Ditangkap

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:20 WIB

6 Cara Memilih Helm Motor yang Sesuai dengan Standar Keselamatan SNI

6 Cara Memilih Helm Motor yang Sesuai dengan Standar Keselamatan SNI

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 12:20 WIB

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:16 WIB

BEM FST USN Kolaka Soroti Persoalan Banjir Lamedai-Dugaan Kekerasan Terhadap Massa Aksi

BEM FST USN Kolaka Soroti Persoalan Banjir Lamedai-Dugaan Kekerasan Terhadap Massa Aksi

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 12:15 WIB

Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional

Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 12:09 WIB

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB

SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027

SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB

×