Wajib Tahu, Ini Pentingnya Jaga Kebutuhan Serat di Tengah Pandemi Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Sabtu, 18 April 2020 | 06:05 WIB
Wajib Tahu, Ini Pentingnya Jaga Kebutuhan Serat di Tengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi makanan kaya serat. [Shutterstock/Marcelo Krelling]

Suara.com - Wajib Tahu, Ini Pentingnya Jaga Kebutuhan Serat di Tengah Pandemi Covid-19

Seiring dengan meningkatnya jumlah pasien corona atau Covid-19 di Indonesia tentu menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang. Meski sudah menjalani social distancing sesuai imbauan pemerintah, perasaan cemas, gugup atau stres mungkin saja dialami sebagian orang.

Tapi, tahukah kamu apa yang menyebabkan perasaan tak nyaman ini muncul? Nourmatania Istiftiani, Scientific dari FibreFirst dalam siaran pers yang suara.com terima pada  Jumat (17/4/2020) menjelaskan, jika sensasi tidak nyaman yang berasal dari perut ini menunjukkan bahwa otak dan sistem pencernaan kita saling terhubung.

"Sistem komunikasi atau koneksi antara sistem pencernaan dengan otak disebut gut-brain axis. Kedua organ ini terhubung baik secara fisik maupun biokimia dengan beberapa cara berbeda," jelas dia.

Lebih lanjut Nourmatania mengatakan, jika usus manusia juga mengandung 10 hingga 100 triliun mikrobiota, atau hampir 10 kali lebih besar dari jumlah total sel dalam tubuh manusia.

Mikrobiota usus inilah yang memainkan peran penting dalam komunikasi dua arah antara usus dan sistem saraf pusat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mikrobiota usus dapat memengaruhi fungsi otak melalui jalur neuroimun dan neuroendokrin serta sistem saraf.

“Mikrobiota usus akan menghasilkan ratusan neurokimia yang digunakan otak untuk mengatur proses fisiologis dasar serta proses mental seperti proses belajar, memori dan suasana hati”, ungkap dia lagi.

Oleh sebab itu, mikrobiota usus dapat menjadi pengatur utama dalam suasana hati, rasa sakit, dan juga fungsi kognitif. Mikrobiota usus sendiri, lanjutnya, dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti genetik, lingkungan, cara persalinan, diet atau pola makan, penggunaan antibiotik, serta konsumsi probiotik dan prebiotik.

Bukan cuma jumlah dan koloni mikrobiota usus, kadar Short Chain Fatty Acid (SCFA) atau asam lemak rantai pendek, juga dapat memengaruhi perasaan depresi pada seseorang.

baca juga

Kandungan SCFA yang lebih rendah terdapat pada feses individu dengan depresi dibandingkan dengan individu tanpa gangguan mental.

"SCFA adalah produk hasil dari fermentasi serat oleh mikrobiota atau bakteri di sistem pencernaan. Sehingga konsumsi serat akan meningkatkan produksi SCFA dan juga jumlah mikrobiota dan koloni mikrobiota di sistem pencernaan,"

Peningkatan jumlah dan keanekaragaman koloni mikrobiota di sistem pencernaan dapat menjadi indikator pencernaan yang sehat.

Sebaliknya, ketika kadar SCFA berkurang, keseimbangan mikrobiota di sistem pencernaan akan menurun, dan menyebabkan peradangan yang berhubungan dengan kejadian depresi.

Hal inilah sebabnya, kata dia mengapa beberapa orang yang mengalami masalah di sistem pencernaan lebih berisiko mengalami gangguan mental.

Untuk itu, Dalam kondisi seperti ini, kosumsi serat sangat penting karena terbukti dapat menjaga kesehatan sistem pencernaan, sehingga meningkatkan produksi serotonin, meningkatkan jumlah dan koloni mikrobiota di pencernaan, hingga meningkatkan kadar SCFA, yang berhubungan positif dengan peningkatan suasana hati atau mood.

“Dengan mengonsumsi serat dari buah-buahan dan sayuran, tidak hanya suasana hati yang membaik namun juga imunitas tubuh menjadi kuat. Ini yang membuat tubuh tidak mudah tertular penyakit baik dari bakteri ataupun virus”, jelas Nourmatania.

Hal ini juga disampaikan oleh dr. Hilna Khairunisa Shalihat M.Gizi, Sp.GK. Menurutnya, apa yang kita konsumsi akan menentukan seberapa baik imunitas tubuh kita.

Ini dikarenakan 70 persen sel imun terdapat di sistem pencernaan, sehingga kesehatan sistem pencernaan juga sangat berhubungan dengan imunitas tubuh.

Sayangnya 95,4 persen masyarakat Indonesia kurang konsumsi buah dan sayuran, sehingga berisiko kekurangan serat dan beragam nutrisi yang diperlukan tubuh.

Saat asupan serat tidak dapat dipenuhi dari makanan sehari-hari, kamu dapat mengonsumsi FibreFirst, suplemen kaya serat premium dan nutrisi dari ekstrak buah dan sayuran.

Jadi jangan lupa untuk memperhatikan kesehatan sistem pencernaan kamu ya, agar suasana hati meningkat, terhindar dari kecemasan berlebihan, dan depresi, serta agar imun tubuh kamu jadi kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Buah untuk Jaga Kesehatan Tubuh Selama Musim Hujan, Makan Tiap Hari Ya!

5 Buah untuk Jaga Kesehatan Tubuh Selama Musim Hujan, Makan Tiap Hari Ya!

Health | Kamis, 27 Februari 2020 | 08:10 WIB

Konsumsi Buah-buahan Bisa Kurangi Gejala Menopause di Kemudian Hari

Konsumsi Buah-buahan Bisa Kurangi Gejala Menopause di Kemudian Hari

Health | Minggu, 23 Februari 2020 | 09:10 WIB

Berapa Banyak Serat yang Harus Dikonsumsi untuk Mencegah Penyakit?

Berapa Banyak Serat yang Harus Dikonsumsi untuk Mencegah Penyakit?

Health | Kamis, 21 November 2019 | 16:22 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×