Sering Sembelit saat Karantina di Rumah, Begini Kata Ahli

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Minggu, 19 April 2020 | 13:44 WIB
Sering Sembelit saat Karantina di Rumah, Begini Kata Ahli
ilustrasi perempuan susah buang air besar. (shutterstock)

Suara.com - Banyak orang melaporkan mengalami sembelit saat karantina Covid-19. Robert Lerrigo, MD, ahli gastroenterologi di Santa Clara Valley Medical Center, California, menyatakan bahwa hal tersebut memang sangat mungkin terjadi.

"Memahami mengapa beberapa orang menjadi sembelit selama lockdown, dimulai dengan ritme sirkadian yakni suatu proses alami dalam otak yang mengatur siklus tidur, bangun, dan mengulangi lebih atau kurang setiap 24 jam," kata dokter Lerringo pada Health.

"Usus besar memiliki ritme sirkadiannya sendiri yang mudah terganggu oleh kurangnya olahraga, kurang tidur, perubahan jadwal makan, dan stres," tambahnya.

Menurutnya, tinggal di rumah karena pandemi global kemungkinan akan mempengaruhi masing-masing elemen yang mengganggu usus besar.

"Ketika kita berada di rumah duduk-duduk dan tidak tetap aktif atau terlibat dalam rutinitas biasa kita, motilitas kolon (proses di mana usus besar berkontraksi untuk mendorong fases) berkurang dan menyebabkan sembelit," kata Dr. Lerrigo.

"Bagi sebagian orang, sembelit berarti fases terlalu keras, membutuhkan banyak tekanan, atau volumenya terlalu kecil, sementara bagi yang lain mengalami buang air besar lebih jarang dari biasanya," tambahnya.

ilustrasi sembelit

Oleh karena itu, Lerrigo merekomendasikan 20 hingga 60 menit latihan aerobik seperti jalan cepat atau olahraga rumahan setidaknya lima hari dalam seminggu. Ia juga menambahkan bahwa berolahraga dua hari seminggu dapat secara signifikan mengatasi sembelit.

Jika olahraga sudah dilakukan namun tetap sembelit, mungkin Anda terlalu banyak konsumsi bahan pokok seperti pasta yang terbuat dari tepung olahan.

Melansir dari Health, makanan kaya serat akan lebih meringankan proses pencernaan. Dr. Lerrigo merekomendasikan untuk menambah asupan kacang-kacangan, lentil, buah-buahan, sayuran berdaun, dan biji-bijian utuh seperti oatmeal.

Kurangi makanan dengan tingkat lemak atau pati yang tinggi. Selain itu, pastikan Anda memperbanyak hidrasi.

Tak hanya makanan dan olahraga, stres dan kecemasan juga dapat memengaruhi sembelit. "Pada beberapa orang, ini dapat menyebabkan diare, pada orang lain itu menyebabkan sembelit," kata dokter Lerrigo. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lalai Laboratorium CDC Terkontaminasi Virus Corona, Ratusan Tes Gagal

Lalai Laboratorium CDC Terkontaminasi Virus Corona, Ratusan Tes Gagal

Health | Minggu, 19 April 2020 | 12:07 WIB

Bak di India, Warga Keluyuran di Atas Jam 2 Siang Diancam Pukul Rotan?

Bak di India, Warga Keluyuran di Atas Jam 2 Siang Diancam Pukul Rotan?

News | Minggu, 19 April 2020 | 12:06 WIB

Kedubes AS Gunakan Komodo untuk Ukuran Jaga Jarak, Begini Respon Warganet

Kedubes AS Gunakan Komodo untuk Ukuran Jaga Jarak, Begini Respon Warganet

Tekno | Minggu, 19 April 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB