Waspada, Ada Efek Jangka Panjang Bagi Pasien Corona Covid-19 yang Sembuh!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 23 April 2020 | 12:46 WIB
Waspada, Ada Efek Jangka Panjang Bagi Pasien Corona Covid-19 yang Sembuh!
Ilustrasi organ tubuh. (Shutterstock)

Suara.com - Wabah virus corona Covid-19 telah menimpa lebih dari 2 juta orang di dunia. Virus ini pun tergolong mematikan bagi mereka yang memiliki kondisi medis kronis.

Tak hanya pemilik riwayat penyakit kronis, pasien virus corona Covid-19 yang berhasil sembuh pun masih bisa mengalami masalah kesehatan lain yang merupakan efek jangka panjang.

Seorang dokter dilansir oleh The Sun, mengatakan virus mematikan ini mungkin memiliki efek jangka panjang bagi kesehatan pasien dan menyebabkan kerusakan di beberapa bagian tubuhnya.

Berikut ini beberapa organ tubuh yang mungkin akan terpengaruh setelah infeksi virus corona Covid-19.

1. Bekas luka di paru-paru

Banyak pasien corona Covid-19 mengalami kegagalan pernapasan yang disebut sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), yang mengharuskan pasien membutuhkan alat bantu ventilator.

Studi sebelumnya telah menunjukkan ARDS secara signifikan dapat mengurangi kualitas hidup orang. Bahkan setelah pasien pulih, penggunaan ventilator bisa meninggalkan jaringan parut di paru-paru.

Khalilah Gates, seorang pulmonolog dan asisten profesor di Feinberg School of Medicine Northwetern University juga mengakui bahwa penggunaan ventilator pasti akan ada konsekuensi jangka panjangnya dari peradangan dan jaringan akut.

Gates juga menambahkan bahwa ventilator bisa menyebabkan kerusakan paru-paru yang ireversibel dan kerusakan paru-paru yang bisa menyebabkan gejala pernapasan kronis.

Ilustrasi paru-paru (shutterstock)
Ilustrasi paru-paru (shutterstock)

2. Kerusakan hati

Sebuah studi baru dari China menunjukkan bahwa banyak pasien sembut dari virus corona Covid-19 mengalami kerusakan hati. Para ilmuwan menganalisis hasil tes darah dari 34 pasien corona Covid-19 selama perawatan di rumah.

3. Melemahkan jantung

Para ilmuwan dari Universitas Harvard juga mengungkapkan bahwa peradangan dan demam tinggi akibat virus corona Covid-19 bisa melemahkan jantung dan meningkatkan risiko kelainan jantung. seperti pembekuan darah.

Len Horovits, seorang spesialis penyakit dalam paru di Lenox Hill Hospital, New York mengharapkan beberapa orang yang melawan virus corona Covid-19 mengembangkan gangguan jantung dan masalah irama jantung setelah sembuh.

Ilustrasi. (Sumber: shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: shutterstock)

4. Napas pendek

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Tetap Bugar Selama Corona, Lukman Hakim Pesta Sabu Bareng Rekan

Biar Tetap Bugar Selama Corona, Lukman Hakim Pesta Sabu Bareng Rekan

Jatim | Kamis, 23 April 2020 | 11:44 WIB

Lagi Ada Corona, Ibu-ibu Kejar Jokowi Demi Sekarung Beras, Videonya Viral

Lagi Ada Corona, Ibu-ibu Kejar Jokowi Demi Sekarung Beras, Videonya Viral

News | Kamis, 23 April 2020 | 09:52 WIB

Masuk Daftar Bansos Corona DKI, Anggota DPRD: Kelihatan Main Comot Nama Aja

Masuk Daftar Bansos Corona DKI, Anggota DPRD: Kelihatan Main Comot Nama Aja

News | Kamis, 23 April 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB