Sedih, Ramuan China Lebih Dipilih Obati Pasien Covid-19 Ketimbang Jamu

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 28 April 2020 | 05:09 WIB
Sedih, Ramuan China Lebih Dipilih Obati Pasien Covid-19 Ketimbang Jamu
Ilustrasi jamu. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Meski terkenal akan kekayaan tanaman herbalnya, popularitas obat tradisional khas Indonesia, yaitu jamu masih tertinggal dari ramuan obat-obatam China. Terutama dalam hal penanganan virus corona atau Covid-19.

Keluhan itu diungkapkan oleh Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Inggrid Tania saat rapat virtual bersama Komisi VI DPR RI, Senin (27/4/2020), seperti dikutip dari Anadolu Agency. 

Ia mengungkapkan, bahwa telah menemukan beberapa pasien yang terinfeksi virus corona yang diberikan obat tradisional China.

Padahal, kapasitas produk jamu masih bisa tercukupi persediaan di Tanah Air.  Terlebih, hal itu terus dipromosikan oleh pihak China ke berbagai negara, termasuk Indonesia

Pencanangan gerakan minum jamu di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (19/12).
Pencanangan gerakan minum jamu di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (19/12).

“Pemerintah China saya tahu ada misi dagang untuk ekspansikan obat tradisionalnya ke luar negeri sehingga mereka membuat program publikasi bahwa mereka merekomendasikan obat-obat tradisional China ini ke banyak negara termasuk Indonesia," ujar Inggrid.

Inggrid juga menyampaikan keheranannya pada Komisi VI DPR RI saat obat tradisional China justru lebih diutamakan untuk digunakan. Sementara, jamu dan obat tradisional tanah air seolah dipandang sebelah mata.

Lewat uji klinis yang telah dia lakukan, khasiat obat tradisional China yang diberikan ternyata hanya seperti obat untuk masuk angin. Obat ini biasanya diberikan untuk orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 yang mengalami gejala masuk angin.

Oleh karena itu, Inggrid menyayangkan tindakan tersebut. Ia kembali menegaskan bahwa formula obat tradisional untuk masuk angin banyak tersedia di Indonesia dan tidak perlu impor dari China.

“Saya tidak tahu secara persis siapa yang rekomendasikan ini [obat tradisional China untuk penanganan Covid-19 di Indonesia],” kata dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luncurkan 'Jamu' Penangkal Covid-19, Presiden Madagaskar Dikritik WHO

Luncurkan 'Jamu' Penangkal Covid-19, Presiden Madagaskar Dikritik WHO

News | Kamis, 23 April 2020 | 17:07 WIB

Dipercaya Bisa Jadi Immune Booster, Jamu Diakui Dunia Kesehatan?

Dipercaya Bisa Jadi Immune Booster, Jamu Diakui Dunia Kesehatan?

Lifestyle | Rabu, 08 April 2020 | 17:17 WIB

China Dukung Obat Herbal untuk Corona Covid-19, Ahli Ungkap Risikonya

China Dukung Obat Herbal untuk Corona Covid-19, Ahli Ungkap Risikonya

Health | Selasa, 07 April 2020 | 16:01 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×