Relawan Ungkap Efek Samping Uji Coba Vaksin Covid-19 di Oxford

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 28 April 2020 | 10:56 WIB
Relawan Ungkap Efek Samping Uji Coba Vaksin Covid-19 di Oxford
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Relawan Ungkap Efek Samping dari Uji Coba Vaksin Covid-19 di Oxford

Peneliti di Oxford University baru-baru ini telah menguji kandidat vaksin virus corona atau Covid-19 pada manusia.

Namun, seorang pria Inggris yang ikut dalam uji coba itu mengungkapkan potensi efek samping dari suntikan itu termasuk demam sebagai yang paling buruk. 

Simeon Courtie, seorang penulis dan mantan presenter TV anak-anak, mengambil bagian dalam uji coba yang dijalankan oleh Jenner Institute dan Oxford Vaccine Group dari University of Oxford. Demikian seperti dilansir dari Newsweek, Jumat (24/2/2020).

Mulai Jumat, fase satu uji coba akan menguji apakah vaksin tersebut aman digunakan pada sukarelawan sehat, dan memungkinkan peneliti untuk melihat apakah vaksin itu menghasilkan respons kekebalan. Ada 500 orang yang ambil bagian dalam ujia coba ini.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]

Courtie mengatakan dia diberitahu bahwa efek sampingnya mungkin "sesuatu seperti flu." Karena setiap orang bereaksi secara berbeda, tingkat keparahan akan bervariasi.

"Saya pikir paling buruk mungkin demam selama beberapa hari dan beberapa nyeri dan sakit. Seharusnya tidak terlalu mengganggu hidup saya."

Courtie telah datang ke Jenner Institute di Oxford untuk pemutaran film, dan akan menerima dosis pertamanya Rabu depan, katanya.

Ohid Yaqub, dosen senior di Unit Penelitian Kebijakan Sains di Universitas Sussex yang tidak mengerjakan penelitian ini, mengatakan dalam sebuah pernyataan, vaksin yang mereka uji adalah bagian kecil dari virus COVID, yang dikemas dalam vektor pengiriman.

Ia melanjutkan bahwa tak satu pun vakasin itu apat menyebabkan penyakit tetapi mungkin berhasil memicu respons kekebalan.

"Uji coba sebagian besar akan mencari masalah atau reaksi merugikan yang parah. Kemungkinan besar tidak akan ada, jadi uji coba ini juga dirancang untuk memungkinkan kita belajar sedikit tentang kemanjuran pada saat yang sama," kata dia.

Saat ini tidak ada vaksin atau pengobatan khusus untuk COVID-19, yang telah membunuh lebih dari 184.000 orang, menurut Universitas Johns Hopkins. Lebih dari 2,6 juta orang telah didiagnosis dengan COVID-19, dan setidaknya 721.531 telah pulih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Mau Ketinggalan, Inggris Uji Coba Vaksin Covid-19 Terbarunya

Tidak Mau Ketinggalan, Inggris Uji Coba Vaksin Covid-19 Terbarunya

News | Jum'at, 24 April 2020 | 16:41 WIB

Demi Vaksin, Ratusan Orang Merelakan Diri untuk Terinfeksi Virus Corona

Demi Vaksin, Ratusan Orang Merelakan Diri untuk Terinfeksi Virus Corona

Health | Kamis, 23 April 2020 | 13:40 WIB

Peserta Uji Coba Vaksin Corona Akan Dibayar Rp 11,9 Juta, Berminat?

Peserta Uji Coba Vaksin Corona Akan Dibayar Rp 11,9 Juta, Berminat?

Tekno | Kamis, 23 April 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB