5 Panduan Bersihkan Kamar Mandi untuk Memerangi Virus Corona

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Selasa, 28 April 2020 | 11:40 WIB
5 Panduan Bersihkan Kamar Mandi untuk Memerangi Virus Corona
Ilustrasi Kamar Mandi. (Foto: Dekoruma)

Suara.com - Menurut studi  yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine, virus corona baru atau SARS-CoV-2 dapat hidup di permukaan keras hingga tiga hari. Kamar mandi sebagai tempat penting bagi semua orang di rumah memiliki berbagai alat dengan permukaan yang keras.

"Kami akan lebih khawatir dengan permukaan benda dan setiap desinfektan rumah tangga akan bekerja melawan virus ini," kata dokter William Schaffner, spesialis penyakit menular di Universitas Vanderbilt Medical Center pada CNN.

Dilansir dari CNN, berikut adalah beberapa panduan membersihkan kamar mandi untuk memerangi virus corona.

Perhatikan Langkah yang Benar

Saat Anda bersiap untuk membersihkan kamar mandi, mulailah dengan memastikan untuk mencuci tangan. Jika Anda menggunakan disinfektan, Anda harus memilih yang berkualitas tinggi.

Penting untuk fokus membersihkan area dengan sentuhan tinggi, seperti sakelar lampu, kenop pintu, dan area wastafel. Itu juga dapat mencakup area yang mungkin tidak disentuh oleh semua orang di rumah, seperti kepala pancuran, tirai mandi, dan sekitar kursi toilet.

Apa pun yang disentuh orang harus dibersihkan, termasuk pengering rambut, sikat gigi, alat cukur, atau peralatan lain di kamar mandi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyarankan untuk membersihkan dengan pemberisih yang mengandung setidaknya 70% alkohol.

Cairan disinfektan untuk melindungi diri dari virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Cairan disinfektan untuk melindungi diri dari virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Ikuti Petunjuk Pembuat Produk Pembersih

baca juga

"Anda tidak perlu panik," kata Brian Sansoni, juru bicara American Cleaning Institute. Ia menekankan bahwa Anda hanya perlu memastikan bersih-bersih dengan benar.

Melansir dari CNN, setelah Anda membersihkan permukaan yang keras seperti bak cuci dan counter atas, pastikan untuk membiarkannya basah selama 3 hingga 5 menit sebelum membilasnya.

American Cleaning Institute merekomendasikan agar permukaannya mengering dengan pembersih dan kemudian baru bilas dengan air.

"Orang-orang tidak menyadari perlunya menunggu pembersih meresap di permukaan," kata Sansoni.

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan waktu produk pembersih bekerja dan membunuh kuman atau virus secara menyeluruh.

Gunakan Kamar Mandi Terpisah Jika Ada Anggota Keluarga Sakit

Jika anggota keluarga atau teman sekamar yang tinggal bersama Anda menunjukkan gejala Covid-19, penting untuk menempatkan mereka di kamar mandi khusus.

Tetapi jika tidak memiliki lebih dari satu kamar mandi, mintalah orang dengan gejala membersihkan permukaan yang telah mereka sentuh setelah mereka menggunakan kamar mandi.

Apabila mereka terlalu sakit untuk membersihkan kamar mandi, pilihan kedua adalah orang sehat membersihkan area tersebut. Kenakan masker dan sarung tangan untuk membersihkan kamar mandi. Kemudia cuci masker dan pakaian setelah membersihkan kamar mandi serta buanglah sarung tangan.

"Anda mungkin harus membantu orang itu menggunakan kamar mandi," kata Schaffner.

Jika Anda berada dalam jarak dekat dengan seseorang yang menunjukkan gejala Covid-19, Anda benar-benar harus melindungi diri dengan masker. Selain masker, Schaffner merekomendasikan untuk mengenakan sarung tangan dan pakaian berlapis.

"Awasi orang itu, lihat apa yang mereka sentuh dan bersihkan," katanya.

Sangat penting untuk mencuci handuk atau pakaian kotor mereka secara terpisah.

Untuk handuk, keset kamar mandi, gorden shower kain dan bahan lembut lainya. CDC merekomendasikan untuk mencuci kain sesuai dengan petunjuk pabrik kemudian keringkan barang-barang itu sepenuhnya.

Gunakan Sabun

Sabun bisa menjadi proteksi Anda ketika membersihkan kamar mandi atau ketika menggunakannya.

"Banyak ilmuwan berpendapat itu (sabun) sebenarnya alternatif yang lebih baik daripada disinfektan," kata Kepala Koresponden Medis CNN Dr. Sanjay Gupta dalam sebuah video.

Pada tingkat mikroskopis, novel virus corona dikelilingi oleh lapisan lipid. Sabun bekerja pada virus dengan merobek lapisan lipid yang mengelilingi protein di dalamnya dan memecah virus.

"Prosesnya mirip dengan bagaimana sabun cuci piring mengering di atas wajan dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh air biasa," tambahnya.

Selesaikan dengan Benar

Menyelesaikan pekerjaan pembersihan dengan benar sangat penting.
Dokter Gupta menjelaskan bahwa Anda tidak harus menggunakan sarung tangan saat membersihkan.

Tetapi jika Anda menggunakan sarung tangan, pastikan ketika selesai Anda tidak menyentuh sisi luar sarung tangan yang terbuka dengan tangan kosong.

Dan kemudian cuci tangan Anda untuk terakhir kalinya setelah Anda membuang sarung tangan dan selesai membersihkan kamar mandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 WNI Jamaah Tabligh Ditahan oleh Kepolisian Mumbai

10 WNI Jamaah Tabligh Ditahan oleh Kepolisian Mumbai

News | Selasa, 28 April 2020 | 10:39 WIB

Jerinx SID Unggah Keluhan Warga Klaten Soal Corona, Begini Respon Dinkes

Jerinx SID Unggah Keluhan Warga Klaten Soal Corona, Begini Respon Dinkes

Jogja | Selasa, 28 April 2020 | 10:33 WIB

Relawan Ungkap Efek Samping Uji Coba Vaksin Covid-19 di Oxford

Relawan Ungkap Efek Samping Uji Coba Vaksin Covid-19 di Oxford

Health | Selasa, 28 April 2020 | 10:56 WIB

Terkini

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:41 WIB

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:39 WIB

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:38 WIB

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:37 WIB

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:35 WIB

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

ESDM Ungkap Alasan RKAB BYAN Belum Terbit, Masih Dievaluasi

ESDM Ungkap Alasan RKAB BYAN Belum Terbit, Masih Dievaluasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:27 WIB

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:26 WIB

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:22 WIB

×