Peneliti Temukan Peluang Hidup Pasien Corona Covid-19 yang Pakai Ventilator

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 28 April 2020 | 15:03 WIB
Peneliti Temukan Peluang Hidup Pasien Corona Covid-19 yang Pakai Ventilator
Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Virus corona Covid-19 adalah penyakit yang menyerang saluran pernapasan. Pada pasien virus corona Covid-19 dalam kondisi parah, mereka membutuhkan ventilator untuk membantu pernapasannya.

Penggunaan ventilator pada pasien virus corona Covid-19 ini sempat disebut hanya memperlambat perawatan dan meningkatkan risiko kematiannya.

Tetapi, sebuah studi dari Pusat Penelitian dan Audit Nasional Perawatan Intensif telah mengklaim bahwa pasien virus corona Covid-19 yang memakai ventilator memiliki peluang 34 persen untuk bertahan hidup.

Klaim tentang peluang pasien virus corona Covid-19 bertahan hidup menggunakan ventilator ini berdasarkan pemantauan sebanyak 6.720 pasien dalam kondisi kritis.

Di antara pasien yang membutuhkan bantuan pernapasan tingkat lanjut, yang dikenal sebagai ventilasi invasif, ditemukan hanya dua pertiga pasien virus corona Covid-19 yang meninggal dunia.

Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Data menunjukkan bahwa 65,4 persen dari orang yang meninggal itu terjadi setelah mereka mendapatkan bantuan perawatan ventilator dalam perawatan klinis. Sementara, sebanyak 34,6 persen meninggal karena perawatan tanpa ventilator.

Pusat Penelitian dan Audit Nasional Perawatan Intensif (ICNARC) dilansir oleh Daily Star, membandingkan data ini dengan pasien yang membutuhkan ventilasi non-invasif, seperti masker oksigen.

Data di antara pasien yang menjalani pengobatan non-invasif, sebanyak 81,9 persen pasien berhasil pulih dan 18,1 persen sisannya meninggal dunia.

Penelitian ini memberikan bukti bahwa ventilator tidak memberikan perawatan medis yang potensial dan menyelamatkan jiwa.

baca juga

Beberapa dokter pun menyuarakan kekhawatirannya bahwa perawatan medis menggunakan ventilator hanya akan membahayakan pasien. Dokter juga mengklaim penggunaan ventilator bisa meningkatkan peradangan paru-paru.

Petugas medis telah memeringatkan bahwa memompa oksigen dengan menekan paru-paru bisa mengiritasi organ tubuh lain dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

Dr Tiffany Osborn, seorang spesialis perawatan kritis di Fakultas Kedokteran Universitas Washington, menjelaskan kerusakan organ akibat penggunaan vantilator bisa ditimbulkan dari paru-paru.

"Ventilator itu sendiri bisa merusak jaringan paru-paru berdasarkan berapa banyak tekanan yang diperlukan untuk membantu oksigen diproses oleh paru-paru," katanya.

UCNARC menemukan bahwa sekitar 2.067 pasien dari 4.078 telah meninggal dunia. Tingkat kematian sekitar 50,7 persen di antara semua pasien yang menjalani perawatan intensif sedikit lebih rendah dibandingkan laporan terakhir pada awal April, yakni 51,6 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Bantuan Nasi Anjing, Yayasan ARK Qahal Terancam Dipolisikan

Gara-gara Bantuan Nasi Anjing, Yayasan ARK Qahal Terancam Dipolisikan

News | Selasa, 28 April 2020 | 14:50 WIB

Tolak Tawaran Asimilasi, Alasan Bahar bin Smith Masih Betah di Penjara

Tolak Tawaran Asimilasi, Alasan Bahar bin Smith Masih Betah di Penjara

News | Selasa, 28 April 2020 | 14:44 WIB

Beredar Video Penampakan Lendir Diduga Pasien Corona, Benarkah?

Beredar Video Penampakan Lendir Diduga Pasien Corona, Benarkah?

News | Selasa, 28 April 2020 | 14:51 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×