Kasus Keracunan Meningkat, Donald Trump Bilang Itu Bukan Tanggung Jawabnya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Selasa, 28 April 2020 | 16:20 WIB
Kasus Keracunan Meningkat, Donald Trump Bilang Itu Bukan Tanggung Jawabnya
Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan tentang perkembangan pandemi virus corona di Gedung Putih. [AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa ia tidak bertanggung jawab atas lonjakan penyalahgunaan disinfektan setelah pernyatannya minggu lalu mengenai menyuntikkan disinfektan dapat membunuh virus corona baru.

CNN Internasional melaporkan, ketika ditanya mengenai peningkatan kasus keracunan disinfektan ini di Gedung Putih pada Senin (27/4/2020), Trump mengatakan, "Saya tidak bisa membayangkan mengapa (ini terjadi)."

Lalu saat salah satu wartawan kembali menanyakan apakah ia merasa bertanggung jawab atas kasus itu, Trump menjawab, "Tidak, saya tidak (bertanggung jawab)."

Minggu lalu, tepatnya pada Jumat (24/4/2020) dalam konferensi pers, Trump menyarankan untuk menyuntikkan disinfektan atau memaparkan sinar ultraviolet ke tubuh dapat digunakan sebagai obat Covid-19.

"Aku mengetahui disinfektan dapat membunuhnya (virus corona) dalam satu menit. Satu menit! Dan apakah ada sesuatu yang dapat kita lakukan, dengan menyuntikkan atau hampir membersihkan? Karena kalian tahu itu masuk ke paru-paru, jadi akan menjadi menarik untuk membuktikannya," kata Trump saat itu.

Cuitan Harvard Toxicology tentang hemolisis (Twitter/Harvard Toxicology)
Cuitan Harvard Toxicology tentang menyuntikkan disinfektan ke tubuh (Twitter/Harvard Toxicology)

Ungkapan ini muncul ketika seorang pejabat Departemen Keamanan Dalam Negeri sedang mendiskusikan penelitian mengenai desinfektan seperti pemutih dan alkohol isopropil dapat secara cepat membunuh virus pada permukaan yang tidak keropos.

Kemudian, secara tiba-tiba Trump mengemukaan pernyataan di atas.

Pernyataan yang dianggap Trump sebagai 'sarkasme' ini pun langsung menimbulkan berbagai reaksi dari pakar kesehatan dan perusahaan produk pembersih.

Melalui cuitan di Twitter, mereka menjelaskan bahwa memasukkan bahan pembersih ke tubuh sangat berbahaya.

baca juga

Sehari setelah pernyataan Trump, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengeluarkan peringatan tentang penggunaan disinfektan rumah tangga secara benar.

Gubernur Maryland Larry Hogan, pada Minggu (26/4/2020), mengatakan pihaknya menerima banyak panggilan telepon dari warganya menanyakan apakah menyuntikkan atau menelan disinfektan adalah cara yang efektif untuk melawan virus corona.

Menurut Hogan, ini adalah kasus kritis mengingat Trump adalah seorang presiden dan ia berbicara dalam sebuah konferensi pers. Terlebih banyak orang ketakutan akibat pandemi Covid-19 ini.

Negara bagian Illinois, juga mengatakan mereka mengalami peningkatan laporan kejadian keracunan setelah pernyataan sang presiden.

Beberapa kasus yang terjadi, menurut Direktur Kesehatan Masyarakat Illinois, Dr. Ngozi Ezike, adalah seseorang menggunakan larutan detergen untuk membersihkan sinusnya, dan orang lainnya berkumur menggunakan campuran pemutih dan obat kumur demi membunuh kuman di mulutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSBB di Beberapa Daerah Ganggu Distribusi Pangan, Ini Kata Jokowi

PSBB di Beberapa Daerah Ganggu Distribusi Pangan, Ini Kata Jokowi

News | Selasa, 28 April 2020 | 16:18 WIB

Mendekati 10 Ribu! Selasa 28 April Pasien Positif Corona Jadi 9.511 orang

Mendekati 10 Ribu! Selasa 28 April Pasien Positif Corona Jadi 9.511 orang

News | Selasa, 28 April 2020 | 16:13 WIB

Keracunan Disinfektan pada Anak AS Meningkat saat Pandemi

Keracunan Disinfektan pada Anak AS Meningkat saat Pandemi

Health | Selasa, 28 April 2020 | 16:11 WIB

Terkini

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

Apakah Anak Kecil Wajib Pakai? Ini Rekomendasi Helm Anak SNI Motif Lucu Mulai Rp100 Ribuan

Apakah Anak Kecil Wajib Pakai? Ini Rekomendasi Helm Anak SNI Motif Lucu Mulai Rp100 Ribuan

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

Kasus HGB Bogor: KPK Amankan 17 Orang dalam OTT, Ada Pejabat hingga Politisi

Kasus HGB Bogor: KPK Amankan 17 Orang dalam OTT, Ada Pejabat hingga Politisi

Video | Selasa, 15 September 2026 | 13:54 WIB

Misteri Jasad Tanpa Identitas di Pulau Enggano, Bagian Rombongan Jurnalis Hilang?

Misteri Jasad Tanpa Identitas di Pulau Enggano, Bagian Rombongan Jurnalis Hilang?

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:51 WIB

Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan

Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:50 WIB

Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women

Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:48 WIB

×