Jangan Anggap Sepele, 4 Alasan Perokok Berisiko Tinggi Corona Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Frieda Isyana Putri

Rabu, 29 April 2020 | 03:05 WIB
Jangan Anggap Sepele, 4 Alasan Perokok Berisiko Tinggi Corona Covid-19
Ilustsrasi puntung rokok (Shutterstock).

Suara.com - Jangan Anggap Sepele, Ini 4 Alasan Perokok Berisiko Tinggi Corona Covid-19

Sejumlah studi di beberapa negara menyebutkan bahwa perokok adalah salah satu golongan yang memiliki risiko tinggi terkena virus corona atau Covid-19. Tapi banyak dari perokok yang masih cuek dan mengabaikan fakta tersebut.

Padahal, menurut Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), bahwa ada empat alasan atau empat faktor perokok berisiko tinggi terkena virus corona.

Agus mengungkapkan, bahwa merokok menyebabkan terjadinya gangguan imunitas di saluran napas maupun paru-paru. Hal ini muncul karena adanya gangguan pada silia yang berfungsi membersihkan saluran napas.

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi setop rokok. (Shutterstock)

"Ada mekanisme pembersihan di saluran napas dari silia-silia halus. Sehingga semua kotoran, virus, dan bakteri semua dibersihkan untuk dibuang kemudian dibatukkan keluar," jelasnya pada acara Konferensi Pers Komnas PT, Selasa (28/4/2020).

Kebiasaan merokok, lanjut Agus, melemahkan hampir 50 persen fungsi silia. Kemudian jika silia terganggu, maka di dalam saluran napas akan terdapat banyak dahak. Hal itu membuat kuman-kuman akan dengan mudah menempel di dahak tersebut, sehingga meningkatkan terjadinya infeksi.

Lalu sel-sel imun juga akan terganggu fungsinya. Studi tahun 2004 menyebutkan nikotin menekan fungsi sel leukosit untuk bermigrasi ke tempat infeksi.

Alasan kedua kedua adalah rokok meningkatkan terjadinya regulasi reseptor ACE2. Angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2) merupakan protein yang digunakan oleh virus penyebab Covid-19 yakni SARS-CoV-2 sebagai 'gerbang masuk' ke dalam tubuh.

Dengan meningkatnya regulasi ACE2 tentu akan meningkatkan jumlah kemungkinan virus yang masuk ke dalam tubuh.

baca juga

Sementara, alasan ketiga adalah rokok berhubungan dengan berbagai penyakit komorbid. Rokok merupakan penyebab terbesar penyakit-penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabates, penyakit jantung, ginjal, dan stroke.

Penyakit-penyakit tersebut merupakan penyakit komorbid, yang menjadi salah satu faktor penyebab kematian terbesar pada Covid-19.

dr Agus menjelaskan bahwa data dari RS Persahabatan menyebutkan bahwa 63 persen pengidap Covid-19 adalah pemiliki komorbid. "Dan sudah disampaikan bahwa rokok meningkatkan penyakit komorbid tersebut," lanjutnya.

Data lainnya menyebutkan bahwa pengidap hipertensi terdapat sebanyak 30,4 persen, diabetes 21,7 persen, gagal jantung 4,3 persen, dan asma 2,2 persen. Sementara yang tidak memiliki komorbid hanya 15 persen.

"Tentu ini menjadi gambaran bahwa orang-orang yang perokok ini meningkatkan komorbid dan terbukti ada di Indonesia," tutur dr Agus.

Terakhir, rokok terkait dengan kebiasaan memegang mulut yang berkali-kali sehingga transmisi akan meningkatkan terjadinya infeksi virus corona. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah memperingatkan soal hal ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbau Rumah Tanpa Rokok Demi Cegah Corona Covid-19, YLKI Ungkap Alasannya

Imbau Rumah Tanpa Rokok Demi Cegah Corona Covid-19, YLKI Ungkap Alasannya

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 09:35 WIB

Cegah Korban Corona Bertambah, YLKI Minta Pemerintah Ingatkan Bahaya Rokok

Cegah Korban Corona Bertambah, YLKI Minta Pemerintah Ingatkan Bahaya Rokok

Health | Kamis, 16 April 2020 | 18:10 WIB

Viral Keluarga Merokok Rokok Herbal untuk Cegah Covid-19, Padahal Tak Aman

Viral Keluarga Merokok Rokok Herbal untuk Cegah Covid-19, Padahal Tak Aman

Health | Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:44 WIB

Terkini

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:54 WIB

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga

Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam

Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin

Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:26 WIB

×