Protes Kekurangan APD, Para Dokter Tangani Corona Unggah Pose Telanjang

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 29 April 2020 | 07:40 WIB
Protes Kekurangan APD, Para Dokter Tangani Corona Unggah Pose Telanjang
Dokter protes kekurangan APD. (dok:blankebedenken.org)

Suara.com - Protes Kekurangan APD, Para Dokter Tangani Corona Unggah Pose Telanjang

Sejumlah dokter di Jerman yang menangani pasien virus corona atau Covid-19 protes akan kurangnya masker, sarung tangan, dan juga Alat Pelindung Diri (APD) lainnya. Bentuk protes itu dilakukan dengan cara berpose telanjang.

Kelompok dokter menyebut protes mereka Blanke Bedenken, yang secara kasar diterjemahkan sebagai Bare Concerns. Mereka berharap pakaian telanjang mereka akan menarik perhatian akan kurangnya peralatan perlindungan pribadi (APD) dan persediaan seperti disinfektan.

Mereka juga mendorong dokter lain dan petugas perawatan kesehatan untuk bergabung dengan mengirimkan foto mereka sendiri. Demikian seperti dilansir dari Buzzfeednews, Selasa (28/4/2020).

Dokter protes kekurangan APD. (dok:blankebedenken.org)
Dokter protes kekurangan APD. (dok:blankebedenken.org)

Seorang juru bicara kelompok itu mengatakan halaman tersebut telah ditayangkan sejak 22 April. namun, telah mendapat banyak kiriman gambar sejak diliput oleh surat kabar Jerman Bild pada hari Senin.

Tanggapan terhadap protes itu "sangat positif" sejauh ini, kata juru bicara itu. Ia menambahkan bahwa pemerintah Jerman tidak hanya harus membeli lebih banyak APD tetapi juga memanfaatkan pasokan yang ada dengan lebih baik.

Ruben Bernau, salah satu dokter yang ikut serta dalam protes itu, mengatakan bahwa kelompok tersebut diilhami oleh dokter Prancis Alain Colombié, yang memposting foto dia sedang duduk di kantornya telanjang dengan sebuah ikat kepala dan juga di lengan bertuliskan “cannon fodder” di atasnya .

Dalam sebuah pesan yang diarahkan pada Presiden Prancis Emmanuel Macron, Colombié menulis bahwa dokter Prancis diminta "untuk pergi ke depan tanpa senjata dan tanpa pertahanan."

"Ketelanjangan harus melambangkan bahwa kita rentan tanpa perlindungan," kata Bernau.

Baca Juga: Panjangnya Sampai 9 Meter, Pasta Ini Tawarkan Rasa dan Mie yang Unik

Jana Husemann, dokter lain yang ikut serta dalam protes tersebut, mengatakan, "Kami ingin dan harus terus merawat pasien kami, terutama mereka yang membutuhkan pemeriksaan pribadi.

Menurut sebuah studi dari asosiasi asuransi kesehatan Jerman yang dikutip oleh Guardian, dokter di Jerman kekurangan lebih dari 100 juta masker sekali pakai.

Meski demikian, Jerman juga dipuji atas responsnya terhadap pandemi, dengan tingkat kematian yang jauh lebih rendah daripada negara lain dengan jumlah kasus yang besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI