RS Prancis Gunakan Obat Artritis untuk Pasien Covid-19, Hasilnya Membaik

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 29 April 2020 | 13:53 WIB
RS Prancis Gunakan Obat Artritis untuk Pasien Covid-19, Hasilnya Membaik
ilustrasi pengobatan Covid-19 (Freepik)

Suara.com - Sebuah studi dari Prancis melaporkan, bahwa obat artritis bisa meringankan penderita virus corona ringan hingga parah.

Dilansir dari New York Post, obat bernama Tocilizumab yang dijual dengan nama merek RoAcemtra dan Actemra untuk membantu mengobati rheumatoid arthritis menunjukkan manfaat klinis pada pasien Covid-19. Penelitian tersebut dilakukan oleh rumah sakit Universitas Paris.

Menurut laporan, obat artitis itu digunakan dalam penelitian terhadap 129 pasien yang memiliki pneumonia karena virus corona baik sedang hingga berat. Setengah dari pasien diberi dua suntikan obat bersama dengan antibiotik, sementara setengah lainnya diberikan pengobatan antibiotik normal.

Para pasien yang diberi tocilizumab lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal dan lebih sedikit yang perlu memakai alat seperti ventilator daripada yang hanya diberikan antibiotik normal.

Tocilizumab disebut dapat mencegah badai sitokin atau reaksi parah terhadap virus yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat. Sejauh ini banyak kasus meninggal akibat Covis-19 disebabkan oleh badai sitokin.

Ilustrasi obat. (Pixabay)
Ilustrasi obat. (Pixabay)

Penelitian belum dipublikasikan dan masih membutuhkan studi lebih lanjut untuk menimbang kemungkinan adanya efek samping.

Sebagai penyakit baru, pengobatan terhadap Covid-19 masih terus berkembang. Sebelumnya, obat malaria klorokuin menjadi salah satu media pengobatan meskipun telah dilaporkan beberapa efek sampingnya. 

Avigan dan Klorokuin disebut efektif mengobati pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. (Shutterstock)
Avigan dan Klorokuin disebut efektif mengobati pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. (Shutterstock)

Di Indonesia sendiri, pemerintah mengimpor klorokuin dan avigan sebagai pengobatan.

Ilmuwan di berbagai negara masih terus mengembangkan penelitian untuk mendapatkan metode pengobatan yang paling sesuai, sehingga nama obat lain pun masih terus bermunculan. 

baca juga

Per Rabu (24/4/2020), virus corona baru telah menginfeksi lebih dari 3 juta orang di seluruh dunia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri, Peneliti China Bilang Virus Corona Bisa Jadi Musiman Mirip Flu Biasa

Ngeri, Peneliti China Bilang Virus Corona Bisa Jadi Musiman Mirip Flu Biasa

Health | Rabu, 29 April 2020 | 12:41 WIB

Mengenal Sindrom Kawasaki, Bisa Muncul Akibat Komplikasi Covid-19 pada Anak

Mengenal Sindrom Kawasaki, Bisa Muncul Akibat Komplikasi Covid-19 pada Anak

Health | Rabu, 29 April 2020 | 11:28 WIB

Kenapa Ada Orang Percaya Teori Konspirasi? Berikut Penjelasan Psikologisnya

Kenapa Ada Orang Percaya Teori Konspirasi? Berikut Penjelasan Psikologisnya

Health | Rabu, 29 April 2020 | 03:20 WIB

Terkini

Udara Jakarta Memburuk, Benarkah Imbas Asap Karhutla?

Udara Jakarta Memburuk, Benarkah Imbas Asap Karhutla?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:36 WIB

KPK Sita Rp1,9 Miliar dalam OTT Bupati Klaten, Tong Biru Diduga Jadi Tempat Simpan Uang

KPK Sita Rp1,9 Miliar dalam OTT Bupati Klaten, Tong Biru Diduga Jadi Tempat Simpan Uang

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Menang di MK, Keluarga Korban Kekerasan TNI: Perjuangan Belum Berakhir!

Menang di MK, Keluarga Korban Kekerasan TNI: Perjuangan Belum Berakhir!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Peringati 1 Tahun Mageri Segoro, DLHK Jateng dan Bhimasena Power Tanam Ribuan Bibit Mangrove

Peringati 1 Tahun Mageri Segoro, DLHK Jateng dan Bhimasena Power Tanam Ribuan Bibit Mangrove

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:33 WIB

Bukan Tablet Biasa! iQOO Pad Pro Andalkan Layar OLED 165Hz dan Kipas Pendingin Aktif

Bukan Tablet Biasa! iQOO Pad Pro Andalkan Layar OLED 165Hz dan Kipas Pendingin Aktif

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tangki Meninggal Dunia usai Tabrak Trailer di Tol Cibitung-Cilincing

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tangki Meninggal Dunia usai Tabrak Trailer di Tol Cibitung-Cilincing

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Drama Korea Good Partner 2 Rilis Poster Perdana, Jang Nara Cari Rekan Baru

Drama Korea Good Partner 2 Rilis Poster Perdana, Jang Nara Cari Rekan Baru

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:25 WIB

5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kuliah Teknik Informatika

5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kuliah Teknik Informatika

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Potensi BYD Racco Ancam Pasar Mobil Listrik Indonesia dengan Jarak Tempuh 320 KM

Potensi BYD Racco Ancam Pasar Mobil Listrik Indonesia dengan Jarak Tempuh 320 KM

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Asing Jual Saham Rp8,13 Triliun di Sesi I, BBCA Paling Banyak Dilepas

Asing Jual Saham Rp8,13 Triliun di Sesi I, BBCA Paling Banyak Dilepas

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:24 WIB

×