Kematian akibat Corona Covid-19 di Amerika Lampaui Korban Perang Vietnam

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 29 April 2020 | 16:20 WIB
Kematian akibat Corona Covid-19 di Amerika Lampaui Korban Perang Vietnam
Penanganan jenazah pasien covid-19 di Amerika Serikat (VOA Indonesia)

Suara.com - Seperti prediksi banyak peneliti tentang kenaikan kasus infeksi corona Covid-19 di Amerika Serikat (AS) yang masih memburuk, negara tersebut mengonfirmasi lebih dari satu juta orang terinfeksi virus corona.

Dengan jumlah tersebut, maka AS mengantongi lebih dari 30 persen infeksi di seluruh dunia yang mencapai lebih dari 3 juta kasus.

Dilansir dari CNN, jumlah kematian negara di bawah pimpinan Presiden Donald J. Trump itu bahkan melampaui angka kematian pasukan AS saat perang Vietnam.

Per Rabu (29/4/2020), setidaknya ada 1,03 juta orang dikonfirmasi positif Covid-19 dengan tingkat kematian sebesar 58.955 kasus.

Jumlah kematian itu lebih besar daripada jumlah orang Amerika yang tewas di perang Vietnam yang terjadi pada 1 November 1955 hingga 30 April 1975. Perang yang memakan waktu belasan tahun itu menewaskan 58.220 orang.

Kematian terkait virus corona di AS pertama kali dikonfirmasi pada 6 Februari, kurang dari tiga bulan lalu yang telah menelan puluhan ribu jiwa.

Perhitungan Covid-19 sebenarnya sudah diprediksi oleh tujuh model antisipasi peningkatan kasus oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

"Model yang memperhitungkan pengurangan kontak yang kuat menunjukkan kematian akan terus terjadi, tetapi akan melambat secara substansial selama empat minggu ke depan," kata CDC.

"Sebaliknya, model yang tidak memasukkan pengurangan kontak yang kuat , menunjukkan bahwa total kematian dapat terus meningkat dengan cepat," tambahnya.

baca juga
Seorang perempuan bermasker melintasi poster tulisan terkait pandemi virus corona yang tertempel di sebuah restoran di San Francisco, California, 1 April 2020. (Foto: AFP/Josh Edelson)
Seorang perempuan bermasker melintasi poster tulisan terkait pandemi virus corona yang tertempel di sebuah restoran di San Francisco, California, 1 April 2020. (Foto: AFP/Josh Edelson)

Salah satu model yang dikutip oleh gugus tugas virus corona di Gedung Putih telah menaikkan angka kematian yang diperkirakan, memproyeksikan 74.000 orang di negara itu akan kehilangan nyawa mereka hingga bulan Agustus.

"Proyeksi itu disesuaikan karena puncak yang lebih lama di beberapa negara bagian dan tanda-tanda bahwa orang menjadi kembali beraktivitas" kata Dr. Chris Murray, direktur Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan Universitas Washington.

"Ini adalah strategi yang lebih aman untuk menurunkan jumlah infeksi di masyarakat ke tingkat yang sangat rendah, dan kemudian pengujian dan pelacakan kontak dan isolasi dapat bekerja," kata Murray.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB: Pandemi Pengaruhi Kesehatan Reproduksi hingga Kekerasan pada Perempuan

PBB: Pandemi Pengaruhi Kesehatan Reproduksi hingga Kekerasan pada Perempuan

Health | Rabu, 29 April 2020 | 13:18 WIB

Kenapa Ada Orang Percaya Teori Konspirasi? Berikut Penjelasan Psikologisnya

Kenapa Ada Orang Percaya Teori Konspirasi? Berikut Penjelasan Psikologisnya

Health | Rabu, 29 April 2020 | 03:20 WIB

Bill Gates Sebut Penyebaran Virus Corona di Amerika Belum 'Setengah Jalan'

Bill Gates Sebut Penyebaran Virus Corona di Amerika Belum 'Setengah Jalan'

Tekno | Minggu, 26 April 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×