Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Chandra Iswinarno

Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB
Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September
Pameran “Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran” digelar dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan berlangsung mulai Senin (14/9/2026) hingga Rabu (30/9/2026) di Gedung Grha Literasi, Bangunan Cagar Budaya Perpusnas, Jakarta. [Dok. Perpusnas]
baca 10 detik
  • Perpusnas menyelenggarakan pameran manuskrip Nusantara bertajuk Merawat Ingatan Menggugah Kesadaran pada September 2026.
  • Pameran menampilkan empat narasi utama untuk memperkenalkan warisan intelektual dan budaya kepada generasi muda.
  • Rangkaian Hari Kunjung Perpustakaan ini bertujuan memperluas pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat.

Suara.com - Pameran "Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran" dapat menjadi ruang perjumpaan antara generasi masa kini dengan warisan pengetahuan nusantara.

Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas, Suharyanto mengatakan, melalui pengalaman yang lebih dekat, visual, dan mudah dipahami, masyarakat diharapkan dapat melihat bahwa perpustakaan tidak hanya menyimpan koleksi.

"Selain menyimpan koleksi, perpustakaan juga menjaga ingatan bangsa agar terus dipelajari, dipahami, dan dimaknai oleh generasi berikutnya," ungkapnya.

Pameran tersebut menghadirkan berbagai warisan manuskrip Nusantara yang telah diakui dalam Ingatan Kolektif Nasional (IKON) dan Memory of the World (MOW).

Suharyanto menjelaskan, manuskrip tidak hanya ditampilkan sebagai benda peninggalan masa lalu, tetapi sebagai warisan intelektual.

Warisan tersebut merekam gagasan, pengetahuan, nilai, pengalaman, serta perjalanan kehidupan masyarakat pada masanya.

"Warisan dokumenter yang tersimpan dalam manuskrip dapat menjadi pintu masuk untuk memahami identitas, kebudayaan, dan perjalanan bangsa. Warisan dokumenter juga sekaligus menggali nilai-nilai yang masih relevan dengan kehidupan masa kini," katanya.

Melalui pendekatan yang sederhana, komunikatif, dan visual, pameran dirancang untuk mendekatkan manuskrip Nusantara kepada generasi muda.

Berbagai reproduksi manuskrip, ilustrasi, infografis, dan elemen visual interaktif digunakan untuk membantu pengunjung memahami cerita dan pengetahuan yang terkandung di dalamnya.

baca juga

Pameran ini dibagi dalam empat narasi utama. Pertama, 'Warisan Indonesia untuk Dunia', yang memperkenalkan manuskrip sebagai rekaman perjalanan tokoh, peristiwa, gagasan, dan pengalaman masyarakat Nusantara yang memiliki arti penting pada tingkat lokal, nasional, hingga global.

Sejumlah manuskrip yang ditampilkan antara lain karya terkait Syekh Yusuf, Bo Sangaji, Sutasoma, Babad Diponegoro, Imam Bonjol, dan Trunojoyo.

Kedua, 'Warisan Nilai Bersama', yang mengajak pengunjung melihat manuskrip sebagai media pewarisan nilai, pengetahuan, kepercayaan, dan tradisi antargenerasi.

Beberapa contoh yang diperkenalkan di antaranya Panji, Sri Tanjung, Bo Sangaji, Primbon Tengger, serta Warisan Syekh Burhanudin Ulakan.

Ketiga, 'Warisan Perempuan', yang menyoroti bagaimana manuskrip turut merekam pengalaman, peran, suara, serta kedudukan perempuan dalam kehidupan masyarakat pada masa lalu. Narasi ini antara lain dihadirkan melalui Simbur Cahaya, Sri Tanjung, dan Panji.

Keempat, 'Warisan Karya Istimewa', yang menghadirkan manuskrip dengan karakter khusus dari sisi isi, bentuk, bahasa, tradisi intelektual, maupun nilai dokumenternya. Di dalamnya terdapat Siksa Kanda Karsian, Babad Diponegoro, Nagarakretagama, La Galigo, Tambar Ni Hulit, Syair Hamzah Fansuri, dan Pecenongan.

"Keempat narasi yang disuguhkan dalam pameran ini menjadi upaya untuk mengubah cara pandang terhadap manuskrip. Pengunjung tidak hanya diajak melihatnya sebagai ‘benda lama’, tetapi memahami manuskrip sebagai sumber pengetahuan yang menyimpan cerita tentang manusia, masyarakat, pemikiran, nilai, dan pengalaman yang diwariskan dari generasi ke generasi," ujar Suharyanto.

Pameran "Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran" merupakan bagian dari rangkaian Hari Kunjung Perpustakaan 2026 yang diselenggarakan Perpusnas sepanjang September.

Sejumlah manuskrip sejarah dipamerkan dalam Pameran “Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran” yang digelar dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan di Gedung Grha Literasi, Bangunan Cagar Budaya Perpusnas, Jakarta. Agenda ini berlangsung mulai Senin (14/9/2026) hingga Rabu (30/9/2026)  [Dok. Perpusnas]
Sejumlah manuskrip sejarah dipamerkan dalam Pameran “Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran” yang digelar dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan di Gedung Grha Literasi, Bangunan Cagar Budaya Perpusnas, Jakarta. Agenda ini berlangsung mulai Senin (14/9/2026) hingga Rabu (30/9/2026) [Dok. Perpusnas]

Beragam kegiatan literasi dihadirkan untuk menjangkau berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, pelajar, hingga masyarakat umum.

Rangkaian kegiatan tersebut mencakup kelas literasi, gelar wicara, kelas menulis, literasi musik dan sinema, kegiatan kepustakawanan, serta kegiatan yang mengangkat kekayaan naskah Nusantara.

Sejumlah agenda di antaranya Kelas Literasi Anak, Kelas Menulis Cerpen Tingkat SMA, Kelas Literasi Klasika, Libtalk Kelas Literasi Referensi, dan Kelas Literasi Bimbingan Pemustaka.

Rangkaian Hari Kunjung Perpustakaan juga diisi dengan Peluncuran Buku dan Gelar Wicara "Alih Wahana Naskah Ingatan Kolektif Nasional (IKON) & Memory of the World (MOW)", Penganugerahan Ingatan Kolektif Nasional (IKON) dan Seminar IKON–MOW "Naskah, Ingatan, dan Kolektivitas Bangsa", Penganugerahan Nugra Jasa Dharma Pustaloka kategori Pelestarian Naskah Kuno dan Penghargaan Pengelolaan Naskah Kuno Terbaik kategori Dinas Perpustakaan, serta Kelas Literasi Sinema.

Sejumlah kegiatan diselenggarakan secara luring maupun daring agar dapat diikuti masyarakat secara lebih luas.

Melalui rangkaian tersebut, Hari Kunjung Perpustakaan tidak hanya menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berkunjung ke perpustakaan, tetapi juga memperluas pemanfaatan perpustakaan sebagai ruang belajar, berkarya, berdiskusi, dan berinteraksi dengan pengetahuan.

Sebagai informasi, Hari Kunjung Perpustakaan berawal dari gagasan Kepala Perpustakaan Nasional RI pertama, Mastini Hardjoprakoso. Pada 14 September 1995, Presiden Republik Indonesia Soeharto mencanangkan September sebagai Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan.

Sejak itu, 14 September diperingati sebagai Hari Kunjung Perpustakaan sebagai momentum untuk mendorong masyarakat semakin dekat dengan perpustakaan dan membangun kebiasaan membaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kena Efisiensi, Perpusnas Tutup di Hari Minggu dan Libur Nasional, Netizen: Ubur-ubur, Ikan Lele

Kena Efisiensi, Perpusnas Tutup di Hari Minggu dan Libur Nasional, Netizen: Ubur-ubur, Ikan Lele

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 11:32 WIB

Penulis dan Pembaca Saling Tukar Pengalaman di Perpusnas Writers Festival 2022

Penulis dan Pembaca Saling Tukar Pengalaman di Perpusnas Writers Festival 2022

News | Rabu, 16 November 2022 | 21:44 WIB

Butuh Peran Media, Perpusnas Bakal Tingkatkan Kegemaran Membaca dan Penguatan Konten Literasi

Butuh Peran Media, Perpusnas Bakal Tingkatkan Kegemaran Membaca dan Penguatan Konten Literasi

News | Selasa, 13 September 2022 | 20:30 WIB

Terkini

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×