Wasapada 5 Hal, Milenial Rentan Masalah Mental daripada Generasi Sebelumnya

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 30 April 2020 | 14:22 WIB
Wasapada 5 Hal, Milenial Rentan Masalah Mental daripada Generasi Sebelumnya
ilustrasi milenial [shutterstock]

Upaya Bunuh Diri Meningkat terutama Milenial Kulit Hitam

Melansir dari New York Times, tingkat upaya bunuh diri untuk pemuda kulit hitam meningkat sebesar 73 persen dari tahun 1991 hingga 2017.

Dari tahun 2001 hingga 2017, angka kematian bunuh diri untuk anak laki-laki kulit hitam usia 13 hingga 19 tahun meningkat sebesar 60 persen. Sementara untuk perempuan kulit hitam meningkat 182 persen. Menurut sebuah studi oleh Journal of Community Health, pelecehan dan penelantaran masa kecil terkait dengan upaya bunuh diri di masa muda.

Secara umum, tingkat bunuh diri pada orang usia 18-34 di tahun 2017 meningkat 35 persen di Amerika Serikat.

Generasi Millenial Kesepian

Generasi Millenial tidak selalu memiliki seseorang untuk berbagi beban mental mereka. Generasi ini cenderung tidak memiliki dukungan sosial dibandingkan generasi lain karena mereka menikah lebih lama dan kurang terhubung dengan komunitas politik atau agama.

Bahkan, YouGov menyebut generasi milenial sebagai generasi yang paling kesepian berdasarkan survei yang dilakukan pada 1.254 orang dewasa AS. Ditemukan bahwa generasi milenial lebih mungkin merasa kesepian daripada generasi sebelumnya.

Ilustrasi lelaki alami kejiwaan. [shutterstock]
Ilustrasi lelaki alami kejiwaan. [shutterstock]

Kelelahan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengklasifikasikan kelelahan sebagai sindrom secara medis. Dalam hal ini, milenial telah melaporkan bahwa mereka menderita tingkat kelelahan yang lebih tinggi daripada generasi lain.

Fenomena ini dikaitkan dengan pola asuh, lingkungan ekonomi tempat mereka tumbuh, media sosial, dan kecemasan.

Banyak milenial yang berurusan dengan masalah kesehatan mental di tempat kerja mengatakan kantor mereka tidak memberikan dukungan yang memadai.

Pada tahun 2017 Pusat Kesehatan Mental Collegiate di Penn State University melaporkan, bahwa ada peningkatan jumlah mahasiswa yang mencari bantuan untuk kesehatan mental tumbuh dari 2011 hingga 2016. Peningkatannya berlipat lima kali lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Kesehatan Mental, Ini Tips Membawa Alam ke Dalam Rumah Anda

Demi Kesehatan Mental, Ini Tips Membawa Alam ke Dalam Rumah Anda

Health | Senin, 27 April 2020 | 15:05 WIB

Permintaan Obat Antidepresan dan Anti-Kecemasan Meningkat Selama Pandemi

Permintaan Obat Antidepresan dan Anti-Kecemasan Meningkat Selama Pandemi

Health | Senin, 27 April 2020 | 08:15 WIB

Berdandan Saat Karantina Ternyata Punya Manfaat Positif, Begini Kata Ahli

Berdandan Saat Karantina Ternyata Punya Manfaat Positif, Begini Kata Ahli

Lifestyle | Minggu, 26 April 2020 | 12:33 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB