Laboratorium Wuhan Dituding Sebarkan Virus, Pekerjanya Angkat Bicara

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Minggu, 03 Mei 2020 | 03:25 WIB
Laboratorium Wuhan Dituding Sebarkan Virus, Pekerjanya Angkat Bicara
ilustrasi ahli kimia [shutterstock]

Suara.com - Laboratorium virologi Wuhan telah menjadi bahan konspirasi sebagai tempat pertama persebaran virus corona. Rumor yang juga disebarkan oleh Presiden AS Donald Trump itu akhirnya membuat ahli virologi, Shi Zhengli, angkat bicara.

Shi Zhengli, seorang peneliti terkenal tentang virus corona dan kelelawar, menulis di WeChat pada hari Sabtu (2/5/2020). Ia menegaskan bahwa dia dan keluarganya tidak meninggalkan China meskipun berada di bawah pengawasan ketat.

Pengawasan tersebut terkait dengan kekhawatiran bahwa virus yang bertanggung jawab atas pandemi Covid-19 berasal dari Institut Virologi Wuhan (WIV), tempat dia bekerja.

Surat kabar pemerintah China, Global Times mengatakan telah mengkonfirmasi bahwa unggahan itu ditulis langsung oleh Shi.

"Tidak peduli betapa sulitnya hal itu, tidak akan ada situasi pembelot seperti yang dikatakan rumor," tulis Shi.

"Kami tidak melakukan kesalahan apapun dan kami terus memiliki keyakinan yang kuat dalam sains. Pasti ada hari ketika awan gelap pergi dan matahari mulai terbit," tambahnya.

Sejumlah calon penumpang mengantre di Staisun Hankou, Kota Wuhan sesaat setelah status lockdown dicabut. (Foto: AFP)
Sejumlah calon penumpang mengantre di Staisun Hankou, Kota Wuhan sesaat setelah status lockdown dicabut. (Foto: AFP)

Rumor yang beredar online menyatakan Shi dan keluarganya telah menyelundupkan ratusan dokumen rahasia ke luar negeri dan mencari perlindungan di kedutaan Amerika Serikat di Paris.

Ahli virologi telah menjadi subjek spekulasi yang intens atas pekerjaannya di WIV yang membantah memiliki hubungan dengan virus corona dan mulai menyebarkan di Wuhan.

Shi telah bekerja selama bertahun-tahun dengan virus corona yang disebabkan kelelawar di laboratoriumnya. Ia menemukan reservoir kelelawar alami untuk patogen Sars (sindrom pernapasan akut parah) yang menyebar di China selatan dari 2002 hingga 2003.

baca juga

Para ilmuwan percaya bahwa virus corona kemungkinan besar menyebar ke manusia berasal dari hewan (mungkin kelelawar). Mereka mengatakan sangat tidak mungkin virus itu telah menyebar karena kecelakaan di laboratorium.

Namun, sumber pasti dari virus itu masih belum diketahui dan China mengatakan sedang melakukan penyelidikan sendiri terhadap masalah ini.

Pada bulan Februari, Shi pun membantah gagasan bahwa virus berasal di laboratoriumnya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump pada hari Kamis (30/4/2020) mengatakan ia memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi bahwa virus itu terkait dengan WIV, bahkan setelah intelijen AS mengatakan bahwa mereka AS tidak menemukan bukti langsung yang  menunjukkan bahwa virus itu lolos dari sana.

Sementara itu, ada seruan yang berkembang untuk penyelidikan internasional tentang asal-usul virus, termasuk dari AS, Australia, dan Uni Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemda DIY Prioritaskan Tes pada Kluster Penyebaran COVID-19

Pemda DIY Prioritaskan Tes pada Kluster Penyebaran COVID-19

Jogja | Sabtu, 02 Mei 2020 | 20:07 WIB

Kisah Pilu Ibu Terinfeksi Corona, Ditularkan Suami yang Jualan Es Keliling

Kisah Pilu Ibu Terinfeksi Corona, Ditularkan Suami yang Jualan Es Keliling

Jatim | Sabtu, 02 Mei 2020 | 20:04 WIB

Pandemi Corona Belum Reda, Krisis APD Hantui Pekerja Medis di Jepang

Pandemi Corona Belum Reda, Krisis APD Hantui Pekerja Medis di Jepang

News | Sabtu, 02 Mei 2020 | 20:05 WIB

Terkini

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

×