Meski Dekat China, Taiwan Jadi Negara Paling Sukses Kendalikan Corona

M. Reza Sulaiman

Rabu, 06 Mei 2020 | 04:50 WIB
Meski Dekat China, Taiwan Jadi Negara Paling Sukses Kendalikan Corona
Bendera Taiwan (Photo by leanncaptures on Unsplash)

Suara.com - Meski Dekat China, Taiwan Jadi Negara Paling Sukses Kendalikan Corona

Taiwan mendapat perhatikan khusus di masa pandemi virus Corona Covid-19. Bukan karena minuman bobanya yang terkenal, tapi karena keberhasilan Taiwan mengendalikan kasus virus Corona Covid-19 di negaranya.

Berdasarkan catatan dari laman Worldmeters.info per tanggal 5 Mei 2020, Taiwan hanya mencatatkan 438 kasus virus Corona Covid-19, dengan 6 kematian. Angka ini jauh dari rerata negara-negara lain yang jumlah kasusnya mencapai ribuan hingga puluhan ribu kasus.

Apalagi, Taiwan merupakan tetangga dekat China, negara di mana pandemi virus Corona Covid-19 bermula.

Keberhasilan Taiwan mengatasi pandemi virus Corona membuat vlogger Nas Daily membuat video khusus membahas tentang Taiwan. Video tersebut sudah ditonton lebih dari 3 juta kali, dan dibagikan 101 ribu orang.

"Lihat di Taiwan, tidak ada infeksi lokal, tidak lockdown, tidak ada kepanikan. Seluruh dunia harusnya mencontoh Taiwan sebagai pahlawan," ungkapnya, dalam video yang diunggah di Facebook.

Lalu, apa rahasia Taiwan sukses mengendalikan pandemi virus Corona? Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan negaranya dalam wawancara dengan majalah Time.

Dilansir Taiwannews, Tsai menyebut keberhasilan Taiwan mengatasi virus Corona tak lepas dari kegigihan seluruh pihak yang bekerja sama mencegah pandemi.

"Keberhasilan ini merupakan kombinasi dari berbagai upaya yang dilakukan tenaga medis, pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat yang membentengi negara dari virus Corona," tuturnya.

baca juga

Tsai menyebut Taiwan belajar banyak dari pengalaman mengatasi wabah SARS di tahun 2003. Maka, begitu ada kabar sebuah virus baru mewabah di Wuhan pada Desember, Taiwan langsung melakukan pengawasan kepada seluruh pengunjung dari China.

Respons cepat dilakukan Taiwan dengan membentuk Central Epidemic Command Center (CECC) pada Januari dan menempat Menteri Kesehatan yang juga pakar epidemiologis, Chen Shih-chung, di pucuk komando.

Pemerintah Taiwan juga memberlakukan pembatasan kunjungan dan karantina ketat bagi pelancong yang datang dari daerah risiko Tinggi.

Taoyuan Night Market, Tempat Belanja Asyik di Taiwan. (Suara.com/Risna Halidi)
Ilustrasi Taiwan. (Suara.com/Risna Halidi)

Dengan pakar kesehatan sebagai kepala, terbukti CECC berhasil mencegah infeksi virus Corona di Taiwan meluas. Sebagian besar kasus dan kematian karena virus Corona di Taiwan terjadi pada warga negaranya yang pulang dari luar negeri.

Taiwan juga berhasil menghalau panic buying terkait masker, dengan membagikan masker gratis kepada seluruh warga. Bahkan, stok masker berlebih yang mereka miliki sudah didonasikan ke beberapa negara di dunia.

Apa yang dilakukan sangat patut dicontoh, mengingat mereka melakukannya secara mandiri tanpa bantuan dari WHO dan PBB.

Ya, atas tekanan dari China, WHO dan PBB tidak mengakui Taiwan sebagai negara independen dan menolak segala bentuk komunikasi dengan Taiwan.

"Walaupun Taiwan secara diperlakukan tidak adil oleh WHO dan PBB, kami tetap memiliki kemauan untuk membantu negara di dunia menggunakan seluruh sumber daya kami," ujar Tsai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19, Distributor Audio Mobil Bertahan Lewat Layanan Rumah

Covid-19, Distributor Audio Mobil Bertahan Lewat Layanan Rumah

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2020 | 08:55 WIB

Pandemi Virus Corona Covid-19 Pengaruhi Penderita Gangguan Makan

Pandemi Virus Corona Covid-19 Pengaruhi Penderita Gangguan Makan

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 08:49 WIB

Pejabat AS Klaim Punya Bukti Kuat Bahwa Covid-19 Berasal dari Lab di Wuhan

Pejabat AS Klaim Punya Bukti Kuat Bahwa Covid-19 Berasal dari Lab di Wuhan

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 07:50 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×