Suara.com - Meski Dekat China, Taiwan Jadi Negara Paling Sukses Kendalikan Corona
Taiwan mendapat perhatikan khusus di masa pandemi virus Corona Covid-19. Bukan karena minuman bobanya yang terkenal, tapi karena keberhasilan Taiwan mengendalikan kasus virus Corona Covid-19 di negaranya.
Berdasarkan catatan dari laman Worldmeters.info per tanggal 5 Mei 2020, Taiwan hanya mencatatkan 438 kasus virus Corona Covid-19, dengan 6 kematian. Angka ini jauh dari rerata negara-negara lain yang jumlah kasusnya mencapai ribuan hingga puluhan ribu kasus.
Apalagi, Taiwan merupakan tetangga dekat China, negara di mana pandemi virus Corona Covid-19 bermula.
Keberhasilan Taiwan mengatasi pandemi virus Corona membuat vlogger Nas Daily membuat video khusus membahas tentang Taiwan. Video tersebut sudah ditonton lebih dari 3 juta kali, dan dibagikan 101 ribu orang.
"Lihat di Taiwan, tidak ada infeksi lokal, tidak lockdown, tidak ada kepanikan. Seluruh dunia harusnya mencontoh Taiwan sebagai pahlawan," ungkapnya, dalam video yang diunggah di Facebook.
Lalu, apa rahasia Taiwan sukses mengendalikan pandemi virus Corona? Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan negaranya dalam wawancara dengan majalah Time.
Dilansir Taiwannews, Tsai menyebut keberhasilan Taiwan mengatasi virus Corona tak lepas dari kegigihan seluruh pihak yang bekerja sama mencegah pandemi.
"Keberhasilan ini merupakan kombinasi dari berbagai upaya yang dilakukan tenaga medis, pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat yang membentengi negara dari virus Corona," tuturnya.
Tsai menyebut Taiwan belajar banyak dari pengalaman mengatasi wabah SARS di tahun 2003. Maka, begitu ada kabar sebuah virus baru mewabah di Wuhan pada Desember, Taiwan langsung melakukan pengawasan kepada seluruh pengunjung dari China.
Respons cepat dilakukan Taiwan dengan membentuk Central Epidemic Command Center (CECC) pada Januari dan menempat Menteri Kesehatan yang juga pakar epidemiologis, Chen Shih-chung, di pucuk komando.
Pemerintah Taiwan juga memberlakukan pembatasan kunjungan dan karantina ketat bagi pelancong yang datang dari daerah risiko Tinggi.

Dengan pakar kesehatan sebagai kepala, terbukti CECC berhasil mencegah infeksi virus Corona di Taiwan meluas. Sebagian besar kasus dan kematian karena virus Corona di Taiwan terjadi pada warga negaranya yang pulang dari luar negeri.
Taiwan juga berhasil menghalau panic buying terkait masker, dengan membagikan masker gratis kepada seluruh warga. Bahkan, stok masker berlebih yang mereka miliki sudah didonasikan ke beberapa negara di dunia.
Apa yang dilakukan sangat patut dicontoh, mengingat mereka melakukannya secara mandiri tanpa bantuan dari WHO dan PBB.