Hipoksia Termasuk Komplikasi Corona Covid-19 Mematikan, Ini Tanda Umumnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 05 Mei 2020 | 12:28 WIB
Hipoksia Termasuk Komplikasi Corona Covid-19 Mematikan, Ini Tanda Umumnya!
Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Ahli kesehatan telah memperingatkan bahaya komplikasi happy hipoxia pada pasien virus corona Covid-19 yang mematikan. Happy hipoxia adalah kondisi kadar oksigen rendah yang bisa menyebabkan kematian atau ketidaksadaran.

Umumnya, orang yang sehat memiliki kadar oksigen paling sedikit 95 persen. Sedangkan, pasien usia 70 hingga 80 tahun yang mengalami happy hipoxia memiliki kadar oksigen di bawah 50 persen.

Dr Jonathan Bannard-Smith yang bekerja di Manchester Royal Infirmary dilansir oleh The Sun, melihat banyak pasien yang tidak menyadari tingkat saturasi oksigen rendah.

"Kami biasanya tidak melihat kondisi ini pada kasus influenza atau pneumonia. Kondisi ini jauh lebih mendalam," kata Jonathan.

Sementara ahli anestesi di rumah sakit Wythenshawe mengatakan bahwa pasien dengan kondisi paru-paru lain juga akan mengalami hipoksia, tetapi biasanya mereka terlihat kesakitan.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Dr Mike Charlesworth mengatakan pasien tidak akan berkomunikasi dengan praktisi kesehatan bila mengalami kondisi pneumonia atau emboli paru.

"Kami belum tahu kondisi itu menyebabkan kerusakan organ yang tidak bisa dideteksi," ujarnya.

Charlesworth salah satu orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 dan mengalami hipoksia. Ia mengaku mengalami gejala batuk dan demam tinggi.

Ia juga mengatakan tanda umum terjadi hipoksia adalah mengigau, tetapi otak masih bisa bekerja dengan baik. Banyak pula pasien yang lebih tua juga mengalami gejala atipikal seperti muntah kelelahan dan delirium.

baca juga

Gejala hipoksia pada pasien virus corona Covid-19 ini terjadi di Swis, AS, Perancis dan Italia. Dokter pun memasukkan kondisi ini sebagai gejala virus corona Covid-19 yang tidak biasa.

Seorang dokter di London juga mengatakan pasien virus corona Covid-19 yang mengalami hipoksia, kondisinya cenderung lebih buruk. Seorang pasien dengan saturasi oksigen 30 persen mendapat alat bantu ventilator dan meninggal dalam waktu seminggu.

ilustrasi sakit (Shutterstock)
ilustrasi sakit (Shutterstock)

Meskipun orang mengalami kadar oksigen yang rendah, reaksi tubuh terhadap peningkatan kadar karbon dioksida bisa menyelamatkan pasien dengan komplikasi hipoksia.

Jika paru-paru tidak mendapatkan pasokan oksigen cukup, kondisi ini bisa menyebabkan kematian karena pembengkakan dan radang paru-paru.

Dalam banyak kasus, pasien juga tidak bisa mengenali gejalanya tepat waktu. Karena itulah, kondisi ini terbukti mematikan.

Dr Charlesworth juga mengatakan oximeters tidak akan berguna dalam mendeteksi hipoksia, karena tingkat akurat hasilnya masih diragukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejadian Langka! Ajudan Wagub Sumut Kembali Terinfeksi Corona usai Sembuh

Kejadian Langka! Ajudan Wagub Sumut Kembali Terinfeksi Corona usai Sembuh

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 11:59 WIB

Wabah Corona di Jakarta Bikin Satwa di Ragunan Lebih Tenang

Wabah Corona di Jakarta Bikin Satwa di Ragunan Lebih Tenang

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 11:32 WIB

209 Masjid di Surabaya Masih Gelar Salat Tarawih Selama PSBB Corona

209 Masjid di Surabaya Masih Gelar Salat Tarawih Selama PSBB Corona

Jatim | Selasa, 05 Mei 2020 | 11:01 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB