Pandemi Covid-19 Jadi 'Ladang' Penyebaran Teori Konspirasi, Mengapa Begitu?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 06 Mei 2020 | 13:36 WIB
Pandemi Covid-19 Jadi 'Ladang' Penyebaran Teori Konspirasi, Mengapa Begitu?
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Penyebaran virus corona di seluruh dunia disertai dengan 'wabah' klaim palsu dan teori konspirasi yang meluas secara cepat di media sosial. Mulai dari teori 5G, hingga bioweapon dari sebuah laboratorium di China.

Satu studi oleh Departemen Luar Negeri AS mengatakan, sekitar dua juta cuitan di Twitter menggembar-gemborkan teori konspirasi tentang virus telah diunggah di luar AS selama periode tiga minggu sejak penyakit ini mulai menyebar di luar China.

Menurut kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, hal ini menghambat upaya memerangi pandemi Covid-19, yang kasusnya makin bertambah setiap harinya.

"Di WHO, kami tidak hanya memerangi virus, kami juga memerangi troll dan teori konspirasi yang mendorong informasi salah dan merusak respons wabah," katanya, dikutip dari Aljazeera.

Beberapa analis mengatakan tidak mengherankan jika klaim palsu tentang virus berkembang, terutama karena ini adalah virus dengan strain baru dan masih sedikit yang diketahui.

WHO resmi memberikan nama covid-19 untuk virus Corona baru dari Wuhan. (Shutterstock)
WHO resmi memberikan nama covid-19 untuk virus Corona baru dari Wuhan. (Shutterstock)

"Wabah seperti ini memiliki banyak ketidakpastian, dan ketika orang tidak memiliki jawaban dan para ilmuwan tidak mampu memberi jawaban dan jaminan yang mereka butuhkan, mereka kemungkinan akan mulai berspekulasi," jelas Marina Joubert, seorang ilmuwan senior ilmu komunikasi Peneliti yang berbasis di Stellenbosch, Afrika Selatan.

Andrea Kitta, associate professor di East Carolina University di AS, mengatakan 'pola naratif' teori konspirasi seputar wabah Covid-19 identik dengan epidemi sebelumnya.

"Dalam epidemi sebelumnya seperti HIV atau H1N1, ada teori konspirasi serupa tentang bioengineering, plot untuk memusnahkan populasi tertentu, atau terkait dengan kebiasaan makan dan sanitasi," tuturnya.

Media sosial dan perang informasi palsu

Banyak perusahaan media sosial telah mengambil beberapa langkah untuk memerangi informasi salah tentang virus corona. Baik Facebook, Twitter, hingga YouTube telah mengumumkan langkah untuk mengerahkan pengguna mencari informasi dari sumber kredibel.

baca juga

Tetapi associate professor media digital global di University of Massachusetts Amherst, di AS, Jonathan Corpus Ong, mengatakan perusaahan teknologi harus berbuat lebih banyak.

"Kami terlibat dengan epidemi kesehatan ini pada waktu yang berbeda dari wabah sebelumnya seperti SARS atau flu babi. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak informasi kesehatan yang salah dan berita palsu yang berbahaya telah berhasil berkembang secara online.

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Virus corona jenis baru (Shutterstock)

"Pandemi ini menghantam kita pada saat ada banyak desas-desus. Ditambah, ada banyak influencer media sosial yang telah mencoba mempromosikan berbagai jenis produk. Ini cukup sulit untuk ditentang dan diperangi," katanya.

Ia pun menyarankan, sangat penting untuk menghapus teori konspirasi secara cepat dari media sosial daripada sebelum-sebelumnya.

"Klaim seputar sup kelelawar dan bioteknologi, misalnya, masih dapat diakses. Juga, ada terlalu banyak fokus pada cara mendorong ke informasi yang sah dan tidak cukup fokus dalam menghapus ujaran kebencian dan cercaan," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Vaksin Virus Corona untuk Anjing Bukti Konspirasi Covid-19

CEK FAKTA: Vaksin Virus Corona untuk Anjing Bukti Konspirasi Covid-19

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 07:10 WIB

Takut Bikin Rakyat Terprovokasi, DPR: Hentikan Teori Konspirasi Covid-19!

Takut Bikin Rakyat Terprovokasi, DPR: Hentikan Teori Konspirasi Covid-19!

News | Senin, 04 Mei 2020 | 16:20 WIB

Kata Sains Soal Bahaya Teori Konspirasi Covid-19, Bagaimana Mengatasinya?

Kata Sains Soal Bahaya Teori Konspirasi Covid-19, Bagaimana Mengatasinya?

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 17:25 WIB

Terkini

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:49 WIB

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

×