Tes Corona Covid-19 Tidak Pengaruhi Puasa Ramadan, Ini Kata Pakar

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2020 | 17:05 WIB
Tes Corona Covid-19 Tidak Pengaruhi Puasa Ramadan, Ini Kata Pakar
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Ada dua jenis tes virus corona Covid-19, yakni Swab test dan Rapid test. Beberapa orang yang harus menjalani tes corona Covid-19 mungkin merasa ragu-ragu melakukannya saat puasa Ramadan.

Seorang pakar mengatakan orang yang menjalani ibadah puasa Ramadan tidak perlu ragu untuk menjalani tes corona Covid-19. Hal itu karena prosesnya juga tidak akan memengaruhi puasa.

Dr Anwar Sallam, kepala petugas medis kelompok di Perusahaan Layanan Kesehatan Abu Dhabi (Seha), telah menjelaskan bahwa pengujian virus corona Covid-19 yang memakan waktu kurang dari 5 menit tidak memengaruhi pasien yang berpuasa.

"Virus ini biasanya berada di sekresi hidung. Proses swab test akan mengambil sampel dari hidung pasien untuk pengujian tetapi tidak memengaruhi ibadah puasa pasien," kata Sallam, dikutip dari Khaleej Times.

Petugas medis memaparkan, pengujian untuk virus corona Covid-19 dilakukan dengan cara memasukkan swab panjang 6 inci ke dalam rongga hidung selama 15 detik dan memutar swab beberapa kali.

Ilustrasi puasa Ramadan. (Shutterstock)
Ilustrasi puasa Ramadan. (Shutterstock)

Proses ini kemudian diulangi ke sisi lain hidung dan kapas tersebut dimasukkan ke dalam wadah untuk dikirim ke laboratorium pengujian.

Otoritas kesehatan justru mendorong orang melakukan pengujian virus corona Covid-19 untuk mendapatkan hasil positif atau negatif. Jadi, itu bisa dipakai untuk memutuskan seseorang perlu menjalani perawatan medis atau tidak.

Langkah ini juga memungkinkan pihak berwenang untuk melacak orang-orang yang melakukan kotak dengan orang yang positif terinfeksi virus corona Covid-19. Karena, mereka akan disarankan melakukan karantina mandiri.

Sejak merebaknya virus corona Covid-19, UAE telah meyakini pentingnya pengujian massal. Sejauh ini UAE telah melakukan lebih dari 1.122 ribu tes di rumah sakit dan pusat kesehatan serta mendirikan 14 pusat pengujian drive-through.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buru Warga yang Berkerumun, Satpol PP Masuk ke Gang-gang di Bandung

Buru Warga yang Berkerumun, Satpol PP Masuk ke Gang-gang di Bandung

Jabar | Kamis, 07 Mei 2020 | 13:41 WIB

Banyak Pasien Corona Covid-19 Tak Alami Gejala, Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Banyak Pasien Corona Covid-19 Tak Alami Gejala, Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 14:21 WIB

Kamis Ini, Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Capai 932 Orang

Kamis Ini, Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Capai 932 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 12:37 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB