Studi: Trauma Masa Kecil Bisa Memengaruhi Kesehatan Jantung saat Dewasa

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 08 Mei 2020 | 10:01 WIB
Studi: Trauma Masa Kecil Bisa Memengaruhi Kesehatan Jantung saat Dewasa
Ilustrasi anak kecil. (Unsplash/Cristina Gottardi)

Suara.com - Trauma masa kecil dan pengalaman buruk lainnya rupanya dapat memengaruhi kesehatan jantung di masa depan. Sebab penelitian terbaru menemukan bahwa orang dewasa yang memiliki masa kecil yang sulit memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk terserang penyakit jantung.

Dilansir dari Medical Xpress, kesimpulan tersebut diambil dari melihat lebih 3.600 orang yang diikuti dari pertengahan 1980-an hingga 2018.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengalami trauma, pelecehan, pengabaian dan disfungsi keluarga di masa kanak-kanak adalah 50 persen lebih mungkin terkena serangan jantung, stroke atau masalah jantung lainnya di usia 50-an dan 60-an.

Studi Northwestern University, yang diterbitkan baru-baru ini dalam Journal of American Heart Association, menjadi yang pertama untuk memeriksa bagaimana lingkungan keluarga masa kecil memengaruhi risiko penyakit jantung pada usia pertengahan yang lebih tua.

Anak-anak dengan kehidupan rumah tangga yang bermasalah berisiko lebih tinggi mengalami stres, merokok, cemas, depresi, dan tidak aktif secara fisik yang berlanjut hingga dewasa.

Ilustrasi anak kecil pakai kacamata (Pixabay)
Ilustrasi anak kecil. (Pixabay)

Hal itu pada gilirannya dapat menyebabkan kelebihan berat badan, diabetes, tekanan darah tinggi, disfungsi pembuluh darah dan peradangan, menurut para peneliti.

"Populasi orang dewasa ini jauh lebih mungkin untuk mengambil bagian dalam perilaku berisiko, misalnya, menggunakan makanan sebagai mekanisme penanggulangan, yang dapat menyebabkan masalah dengan berat dan obesitas," kata penulis utama Jacob Pierce, mahasiswa kedokteran tahun keempat di Northwestern Fakultas Kedokteran Universitas Feinberg di Chicago.

Mereka juga disebut memiliki tingkat merokok yang lebih tinggi, di mana kebiasaan itu memiliki hubungan langsung dengan penyakit kardiovaskular.

Untuk membantu mengatasinya, orang dewasa dapat mengambil manfaat dari konseling pada hubungan antara mengatasi stres dan mengendalikan merokok serta obesitas. Namun demikian, penelitian lebih lanjut tetap diperlukan.

baca juga

"Pengalaman anak usia dini memiliki efek abadi pada mental dan fisik orang dewasa, dan sejumlah besar anak-anak Amerika terus menderita pelecehan dan disfungsi yang akan meninggalkan banyak masalah kesehatan dan fungsi sosial sepanjang hidup mereka," kata penulis penelitian senior Joseph Feinglass, seorang profesor riset kedokteran di Northwestern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menilik Masa Kecil Kim Jong Un: Sekolah di Swiss dan Gunakan Nama Palsu

Menilik Masa Kecil Kim Jong Un: Sekolah di Swiss dan Gunakan Nama Palsu

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 20:24 WIB

Hati-hati, Trauma Masa Kecil Berisiko HIV Saat Dewasa, Kok Bisa?

Hati-hati, Trauma Masa Kecil Berisiko HIV Saat Dewasa, Kok Bisa?

Health | Rabu, 15 April 2020 | 09:45 WIB

Covid-19 Dapat Memengaruhi Jantung, Jaga Kesehatannya dengan Makanan Ini

Covid-19 Dapat Memengaruhi Jantung, Jaga Kesehatannya dengan Makanan Ini

Health | Senin, 13 April 2020 | 12:45 WIB

Terkini

Dulu Bernilai Rp370 Miliar, Eks KRI Ki Hajar Dewantara Kini Dilelang Rp2 Miliar

Dulu Bernilai Rp370 Miliar, Eks KRI Ki Hajar Dewantara Kini Dilelang Rp2 Miliar

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Ditangkap

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Ditangkap

Sulsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor

Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Review Bedak Fanbo Hoitong, Bedak Legend dengan 2 Cara Pakai

Review Bedak Fanbo Hoitong, Bedak Legend dengan 2 Cara Pakai

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban

Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Ada Demo di DPR, Warga Tak Peduli dan Tetap Healing ke Mal

Ada Demo di DPR, Warga Tak Peduli dan Tetap Healing ke Mal

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:31 WIB

Bayar Tinggal Scan, Cashless Jadi Kebiasaan yang Sulit Ditinggalkan Gen Z

Bayar Tinggal Scan, Cashless Jadi Kebiasaan yang Sulit Ditinggalkan Gen Z

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:30 WIB

100 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Kemungkinan Tersapu Air Bah

100 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Kemungkinan Tersapu Air Bah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Dari Paylater ke Mindful Spending: Saat Gen Z Lebih Bijak Kelola Keuangan

Dari Paylater ke Mindful Spending: Saat Gen Z Lebih Bijak Kelola Keuangan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?

Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?

Jawa Tengah | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:17 WIB

×