Kandungan dalam Darah Buat Lelaki Lebih Rentan Terinfeksi Covid-19

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2020 | 17:09 WIB
Kandungan dalam Darah Buat Lelaki Lebih Rentan Terinfeksi Covid-19
Ilustrasi pria. (Pixabay/StockSnap)

Suara.com - Seperti dilaporkan sebelumnya, diketahui lelaki lebih rentan terinfeksi Covid-19 dibanding wanita. Hal ini, kemungkinan terjadi dipicu oleh kandungan di dalam darah pria.

Dilansir dari Medical Daily, sebuah penelitian baru menemukan tingkat tinggi enzim khusus dalam darah pria. Hal itu memungkinkan virus corona baru atau Covid-19 menginfeksi lebih banyak sel dan menyebabkan infeksi.

Studi yang dipublikasikan dalam European Heart Journal, menunjukkan bahwa konsentrasi tinggi dari angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2) dalam darah membuat pria lebih rentan terhadap Covid-19.

Dengan lebih banyak ACE2, virus dapat menyerang sel-sel sehat lebih mudah ketimbang pada wanita.

Temuan ini berasal dari analisis sampel darah dari lebih dari 3.700 pasien gagal jantung dari 11 negara di Eropa. ACE2 dapat ditemukan di paru-paru, jantung, ginjal dan jaringan yang melapisi pembuluh darah.

Tetapi kadar enzim yang tinggi juga muncul pada testis pria. Para peneliti mengatakan ini berpotensi menyebabkan konsentrasi ACE2 yang lebih tinggi dan mengapa pria lebih rentan terhadap Covid-19.

Mutasi virus corona yang membingungkan para ilmuwan
Mutasi virus corona yang membingungkan para ilmuwan

"ACE2 adalah reseptor pada permukaan sel. Ini mengikat ke virus corona dan memungkinkannya untuk masuk dan menginfeksi sel-sel sehat setelah telah dimodifikasi oleh protein lain pada permukaan sel, yang disebut TMPRSS2," kata Adriaan Voors, ketua peneliti dan profesor kardiologi di University Medical Center Groningen di Belanda.

Ia menyebut kadar ACE2 yang tinggi hadir di paru-paru dan oleh karena itu, dianggap memainkan peran penting dalam perkembangan gangguan paru-paru yang terkait dengan Covid-19.

Studi ini juga menunjukkan bahwa pasien yang menggunakan obat seperti inhibitor angiotensin-converting enzyme (ACE) atau angiotensin receptor blocker (ARB) tidak memiliki konsentrasi enzim yang lebih tinggi dalam darah mereka.

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa obat-obatan tersebut dapat meningkatkan ACE2 dalam darah pasien dengan masalah jantung. Itu berarti orang yang memakai obat lebih mungkin untuk menangkap Covid-19.

Namun demikian, penelitian ini tidak mendukung penghentian obat pada pasien Covid-19. Selain itu, tim mencatat penelitian memiliki beberapa keterbatasan. Mereka hanya fokus pada sampel darah dari pasien gagal jantung serta pasien yang tidak memiliki Covid-19.

Para peneliti juga hanya menggunakan plasma dan bukan jaringan untuk menentukan kadar ACE2 pada pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahmad Darmawan Ambil Sisi Positif Ramadan di Tengah Pandemi Covid-19

Rahmad Darmawan Ambil Sisi Positif Ramadan di Tengah Pandemi Covid-19

Bola | Rabu, 13 Mei 2020 | 17:00 WIB

Jumlah Pasien Positif Corona 13 Mei Cetak Rekor! 24 Jam Tambah 689 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona 13 Mei Cetak Rekor! 24 Jam Tambah 689 Orang

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 16:46 WIB

Cerita Keluarga di Australia Berganti Peran Peran Sejak Pandemi Covid-19

Cerita Keluarga di Australia Berganti Peran Peran Sejak Pandemi Covid-19

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 15:25 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB