Mayarakat Perlu Ubah Perilaku Jika Ingin Hidup Normal saat Pandemi Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 13 Mei 2020 | 21:59 WIB
Mayarakat Perlu Ubah Perilaku Jika Ingin Hidup Normal saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi seeorang perempuan pengenakan masker kain. [Shutterstock]

Suara.com - Mayarakat Perlu Ubah Perilaku Jika Ingin Hidup Normal saat Pandemi Covid-19

Selama pandemi Covid-19 melanda diseluruh dunia, banyak aktivitas yang kini berubah. Kegiatan di luar rumah dengan jumlah orang banyak dibatasi. Protokol kesehatan untuk menjaga jarak fisik harus dilakukan untuk terhindar dan mengurangi jumlah infeksi virus corona.

Ketua Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan, masyarakat harus disiplin dalam melakukan perubahan kebiasaan dengan menjalankan protokol kesehatan. Agar aktivitas normal di luar rumah bisa kembali dilakukan.

Tangkapan layar siaran streaming BNPB saat pakar gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyampaikan materi, Rabu, 15 April 2020. [ANTARA/A Rauf Andar Adipati]
Tangkapan layar siaran streaming BNPB saat pakar gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyampaikan materi, Rabu, 15 April 2020. [ANTARA/A Rauf Andar Adipati]

"Bagaimana kita bisa optimis beraktivitas, kuncinya pada perubahan perilaku. Kalau kita tetap bisa menjaga jarak disiplin kolektif nasional, mencuci tangan dengan baik, pakai masker, dan meningkatkan imunitas, itu lah optimisme kita untuk beraktivitas. Selama itu dilakukan dengan disiplin," papar Wiku melalui siaran langsung pada kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (12/5/2020).

Menurut Wiku, tidak ada ilmuwan yang bisa memastikan kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. Sementara itu, vaksin virus corona juga belum ditemukan.

"Oleh karena itu, sampai vaksin belum ditemukan kita masih harus berhadapan dengan virus ini," katanya.

Ia mengingatkan, selama pandemi masih berlangsung masyarakat tetap harus disiplin dan waspada terhadap virus corona. Juga menyesuaikan diri untuk bisa memutus mata rantai penyebaran virus.

"Prinsip utama harus bisa mengadaptasi gaya hidup. Secara sosial kita pasti akan mengalami sesuatu bentuk new normal. Transformasi untuk menata kehidupan baru ketika pandemi yang kemudian akan terus dilakukan sampai ketemunya vaksin untuk Covid-19," tuturnya.

Seperti diketahui, hingga 11 Mei 2020, tercatat ada sebanyak 14.265 orang positif COvid-19 di Indonesia. Sementara itu, 2.881 di antaranya dinyatakan sembuh dan 991 meninggal dunia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wacana Relaksasi PSBB, Jokowi: Harus Hati-hati, Jangan Tergesa-gesa

Wacana Relaksasi PSBB, Jokowi: Harus Hati-hati, Jangan Tergesa-gesa

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 12:32 WIB

Sasar Orang Miskin, Corona Bukan Lagi 'Virus Orang Kaya'

Sasar Orang Miskin, Corona Bukan Lagi 'Virus Orang Kaya'

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 12:25 WIB

Ahli Ungkap Panduan Berjemur yang Tepat Untuk Tangkal Virus Corona Covid-19

Ahli Ungkap Panduan Berjemur yang Tepat Untuk Tangkal Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 11:55 WIB

Terkini

Nikmati Ekstra 27.000 GarudaMiles dengan Benefit Perjalanan BRI Prioritas

Nikmati Ekstra 27.000 GarudaMiles dengan Benefit Perjalanan BRI Prioritas

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 12:44 WIB

Perwakilan Buruh Sampaikan 11 Tuntutan ke Istana Sebelum Gelar Aksi di Jakarta

Perwakilan Buruh Sampaikan 11 Tuntutan ke Istana Sebelum Gelar Aksi di Jakarta

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:42 WIB

Berapa Harga Foundation Tirtir? Cek Detail Produk dan Review Pembeli

Berapa Harga Foundation Tirtir? Cek Detail Produk dan Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 12:42 WIB

Ekstra 27.000 GarudaMiles, Keuntungan Perjalanan untuk Nasabah BRI Prioritas

Ekstra 27.000 GarudaMiles, Keuntungan Perjalanan untuk Nasabah BRI Prioritas

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 12:40 WIB

Kerugian Serangan Siber di Indonesia Diproyeksi Tembus Rp111 Triliun pada 2026

Kerugian Serangan Siber di Indonesia Diproyeksi Tembus Rp111 Triliun pada 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:37 WIB

Waduh! Dokter Ingatkan Makan AYCE Bisa Picu GERD hingga Kematian Mendadak, Kok Bisa?

Waduh! Dokter Ingatkan Makan AYCE Bisa Picu GERD hingga Kematian Mendadak, Kok Bisa?

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 12:37 WIB

5 Siswa SMP Ditabrak Kereta, 4 Langsung Tewas dan 1 Kritis

5 Siswa SMP Ditabrak Kereta, 4 Langsung Tewas dan 1 Kritis

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:36 WIB

Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Mahfud MD Singgung Pentingnya Terobosan Hakim

Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Mahfud MD Singgung Pentingnya Terobosan Hakim

Video | Kamis, 24 September 2026 | 12:32 WIB

Apakah Pembalut Bisa Kedaluwarsa? Sebaiknya Buang Jika Sudah Ada Tanda Ini

Apakah Pembalut Bisa Kedaluwarsa? Sebaiknya Buang Jika Sudah Ada Tanda Ini

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 12:31 WIB

BRI Prioritas Hadirkan Ekstra 27.000 GarudaMiles bagi Nasabah

BRI Prioritas Hadirkan Ekstra 27.000 GarudaMiles bagi Nasabah

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 12:31 WIB

×