Kepala Laboratorium Wuhan Buka-bukaan Soal Asal Usul Virus Corona Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2020 | 23:00 WIB
Kepala Laboratorium Wuhan Buka-bukaan Soal Asal Usul Virus Corona Covid-19
Virus Corona (coronavirus). (Shutterstock)

Suara.com - Kepala Laboratorium Wuhan Buka-bukaan Soal Asal Usul Virus Corona Covid-19.

Institut Virologi Wuhan adalah laboratorium yang dikenal memelajari coronavirus di kota yang sekarang terkenal karena wabah global saat ini.

Amerika Serikat telah mengkonfirmasi sedang menyelidiki laboratorium dan apakah virus itu semacam senjata biologis buatan manusia atau tidak.

Namun, kini kepala lab tersebut telah bersuara dan membantah anggapan bahwa Covid-19 diciptakan di sana.

Yuan Zhiming, wakil direktur di lab, mengatakan, sebagai orang yang melakukan studi virus mengaku sangat tahu jenis penelitian apa yang terjadi di institut dan bagaimana institusi mengelola virus dan sampel.

COVID-19 mampu membajak sel inang untuk mereplikasi, menciptakan ribuan salinannya sendiri hingga sel inang kewalahan dan secara efektif membunuh dirinya sendiri [NIAID].
COVID-19 mampu membajak sel inang untuk mereplikasi, menciptakan ribuan salinannya sendiri hingga sel inang kewalahan dan secara efektif membunuh dirinya sendiri [NIAID].

"Seperti yang kami katakan sejak awal, tidak mungkin virus ini datang dari kami. Kami memiliki peraturan yang ketat dan kode etik penelitian, jadi kami yakin,"ungkap Yuan seperti dilansir dari Metro UK.

Presiden Donald Trump sendiri sebelumnya menyebut coronavirus sebagai 'virus China'. Ia baru-baru ini mengatakan  telah melihat bukti yang memberinya 'tingkat kepercayaan tinggi' pandemi dimulai secara tidak sengaja di laboratorium Wuhan.

Menurut dokumen yang diperoleh oleh NBC News, Institut Virologi Wuhan ditutup untuk jangka waktu Oktober lalu. Hal itu memunculkan kecurigaan bahwa mungkin ada semacam 'peristiwa berbahaya' yang terjadi di sana.

Karena lab Wuhan adalah fasilitas keamanan tinggi di negara musuh yang mempelajari patogen berbahaya, itu akan menjadi target pengumpulan untuk beberapa agen intelijen AS. Demikian kata pejabat AS.

Analis saat ini tengah memeriksa data dan dokumen yang dikumpulkan pada Oktober dan November untuk petunjuk yang menunjukkan adanya anomali di laboratorium.

Trump kini secara konsisten bersikeras bahwa China meremehkan atau menyembunyikan informasi penting tentang virus dan menuntut Beijing dimintai pertanggungjawaban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Batuk, Gejala Covid-19 Ini Juga Ditemukan pada Anak

Selain Batuk, Gejala Covid-19 Ini Juga Ditemukan pada Anak

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 10:10 WIB

Update Corona Global 13 Mei 2020: Rusia Salip Inggris, Ada 230 Ribu Kasus

Update Corona Global 13 Mei 2020: Rusia Salip Inggris, Ada 230 Ribu Kasus

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 08:59 WIB

WHO Tegaskan Bahayanya Herd Immunity pada Covid-19

WHO Tegaskan Bahayanya Herd Immunity pada Covid-19

Tekno | Rabu, 13 Mei 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB