4 Bahan Alami untuk Meredakan Ruam dan Gatal akibat Digigit Tungau

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 14 Mei 2020 | 19:36 WIB
4 Bahan Alami untuk Meredakan Ruam dan Gatal akibat Digigit Tungau
Paula Verhoeven bersama putranya, Kiano Tiger Wong. [Instagram]

Suara.com - Paula Verhoeven baru saja menceritakan kondisi anaknya dalam video YouTube terbaru pada Kamis (14/05/2020). Ia mengungkap bahwa kepala Kiano bentol digigit tungau.

"Lihat, deh, Kiano lagi kena tungau, tuh. Padahal, tadi subuh-subuh kita salat bareng, Kiano enggak apa-apa, ya," ujar istri Baim Wong tersebut.

Gigitan tungau dapat menimbulkan kondisi gatal dan tidak nyaman. Ia dapat menyebabkan ruam, kemerahan dan lecet pada kulit.

Namun jangan khawatir, Dilansir dari Healthline, ada beberapa bahan alami untuk mengatasi gigitan tungau. Ini dapat dijadikan solusi untuk mengobati dari gatal dan ruam akibat digigit tungau di rumah.

1. Gel lidah buaya
Gel lidah buaya memiliki efek penyembuhan yang menenangkan pada kulit yang terbakar sinar matahari. Ini juga dapat mengurangi gatal dan membunuh kudis.

Studi menemukan bahwa gel lidah buaya sama berhasilnya dengan benzyl benzoate (pengobatan resep umum) dalam mengobati gigitan tungau. Tidak ada efek samping yang dicatat. pastikan Anda membeli gel lidah buaya murni tanpa zat tambahan.

Lidah buaya atau aloe vera memiliki banyak khasiat.
Lidah buaya atau aloe vera.

2. Cuka putih
Cuka putih memiliki sifat asam yang membantu mengubah tingkat pH kulit dan perubahan tingkat pH menyebabkan tungau mati.

Campurkan cuka putih dan air dalam jumlah yang sama. Gunakan bola kapas untuk menerapkan solusi pada kulit yang sakit dan biarkan selama beberapa menit. Bilas dengan air hangat. Ulangi tiga kali sehari selama 10 hingga 15 hari untuk melawan infeksi sepenuhnya.

3. Minyak cengkeh
Penelitian telah menemukan bahwa minyak cengkeh membantu menghilangkan kudis karena memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri. Tapi, para ahli menyarankan agar tidak menggunakan minyak cengkeh dalam bentuk murni.

Baiknya, campur dengan minyak kelapa dan oleskan pada kulit Anda sebelum mandi. Lakukan ini selama 2-3 minggu.

Tea Tree Oil. (Shutterstock)
Tea Tree Oil. (Shutterstock)

4. Tea tree oil
Dalam beberapa penelitian, tea tree oil disebut efektif dalam pengobatan kudis walau studi tambahan masih diperlukan.

Tea tree oil dapat membantu mengurangi beberapa rasa gatal yang terkait dengan kudis, selain perawatan lainnya. Anda juga dapat menambahkan beberapa tetes tae tree oil ke dalam botol semprot, dan semprotkan pada alas tidur Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Baim Wong Digigit Tungau, Berikut Tips Membasmi Tungau di Rumah!

Anak Baim Wong Digigit Tungau, Berikut Tips Membasmi Tungau di Rumah!

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 16:17 WIB

Jangan Pernah Garuk saat Gatal, Ini Risiko Pada Kulit Anak

Jangan Pernah Garuk saat Gatal, Ini Risiko Pada Kulit Anak

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 23:25 WIB

5 Bahan Alami Ini Sebaiknya Tidak Dipakai Langsung di Kulit Wajah

5 Bahan Alami Ini Sebaiknya Tidak Dipakai Langsung di Kulit Wajah

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2020 | 09:26 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB