BPOM Gelar Diskusi Uji Coba Herbal dan Jamu Indonesia untuk Covid-19

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 14 Mei 2020 | 19:40 WIB
BPOM Gelar Diskusi Uji Coba Herbal dan Jamu Indonesia untuk Covid-19
Kepala Badan POM Penny Lukito. (Dok: BPOM)

Suara.com - BPOM Gelar Diskusi Uji Coba Herbal dan Jamu Indonesia untuk Covid-19

Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk memanfaatkan sumber daya Indonesia sebagai pengobatan maupun penanggulangan virus corona atau Covid-19, dan dinaungi Kementerian Riset dan Teknologi, BPOM kini mempercepat uji klinis obat tradisional dan Jamu Indonesia.

Percepatan uji klinis yang sesuai prosedur penelitian ini salah satunya dengan menggelar Fokus Group Discussion (FGD) bersama lintas sektor agar penelitian ini segera terampung. Mereka adalah para peneliti, akademisi, perguruan tinggi, lembaga riset, pelaku usaha, perwakilan lembaga dan kementerian hingga para pemerhati jamu.

"Dalam FGD ini juga akan dibahas bagaimana uji klinik untuk obat herbal dalam mendorong OMAI dan jamu sebagai penangkal COVID-19 dalam kemandirian pengobatan yang berperan bagi ketahanan tubuh untuk upaya promotif, preventif, dan kuratif,” ujar Kepala BPOM Penny K Lukito, dalam teleconference FDG, Kamis (14/5/2020).

Dalam pertemuan ini juga dibahas bagaimana obat modern asli Indonesia (OMAI) dan jamu Indonesia bisa didorong sebagai produk kreatif. Terlebih nantinya bisa mengurangi beban biaya kesehatan, apabila obat ini bisa diproduksi massal.

"Karena itu FGD ini kami selenggarakan sebagai ajang berdiskusi dan berbagi informasi tentang mekanisme peningkatan daya tahan tubuh dalam menangkal virus Covid-19," jelas Penny.

Terakhir Penny juga meminta peneliti, akademisi, hingga pelaku usaha untuk sama-sama mendorong melakukan inovasi dengan penelitian dan penemuan, agar pendemi virus corona atau Covid-19 segera usai.

“Mari bersama kita lawan COVID-19, sehingga bangsa Indonesia bisa segera pulih kembali," tutupnya.

Pada kesempatan FGD ini, Badan POM juga melakukan soft launching 10 (sepuluh) buku informasi di bidang Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan dalam rangka menghadapi COVID-19, 5 buku di antaranya adalah:

  1. Buku Pedoman Penggunaan Herbal dan Suplemen Kesehatan dalam Menghadapi COVID-19 di Indonesia.
  2. Buku Informatorium Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) di Masa Pandemi COVID-19.
  3. Buku Saku Obat Tradisional untuk Daya Tahan Tubuh.
  4. Buku Saku Suplemen Kesehatan untuk Memelihara Daya tahan Tubuh Menghadapi COVID-19 seri vitamin C, vitamin D, vitamin E, Probiotik, Zink, dan Selenium.
  5. Buku Cerdas Memilih dan Mengonsumsi Herbal, Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan dalam Menghadapi Pandemi COVID-19.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badan POM Rilis Daftar Herbal Lokal yang Diharapkan Ampuh Lawan Covid-19

Badan POM Rilis Daftar Herbal Lokal yang Diharapkan Ampuh Lawan Covid-19

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 17:10 WIB

Minum Jamu yang Dicampur Bahan Kimia, Apa Bahayanya?

Minum Jamu yang Dicampur Bahan Kimia, Apa Bahayanya?

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 15:40 WIB

Bisakah Bedakan Jamu Original dengan Jamu yang Sudah Dicampur Zat Kimia?

Bisakah Bedakan Jamu Original dengan Jamu yang Sudah Dicampur Zat Kimia?

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 00:22 WIB

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Bogor | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:55 WIB

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×