Heboh Lelaki Kolaps Saat Olahraga Pakai Masker, Begini Penjelasan Dokter

Jum'at, 15 Mei 2020 | 07:10 WIB
Heboh Lelaki Kolaps Saat Olahraga Pakai Masker, Begini Penjelasan Dokter
Olahraga menggunakan masker. (Shutterstock)

Suara.com - Heboh Lelaki Kolaps Saat Olahraga Pakai Masker, Begini Penjelasan Dokter

Belum lama ini heboh seorang lelaki di China mengalami kolaps paru-paru dan harus segera dioperasi. Dilaporkan ia mengalami itu setelah melakukan jogging sejauh 4 kilometer dengan menggunakan masker.

Lalu, timbulah pertanyaan, benarkah masker berbahaya digunakan saat berolahraga? Ini jadi dilema mengingat di masa pandemi virus corona atau Covid-19, masker adalah benda penting dan harus dikenakan saat keluar rumah.

Dokter Spesialis Olaharaga dr. Michael Triangto, Sp. KO tidak sepakat dengan itu, masker tidaklah berbahaya saat berolahraga. Hal ini bergantung pada bagaimana si pemakainya menggunakannya.

"Masker saat olahraga membuat kita mampu bernapas dengan udara yang lebih tipis oksigennya. Berarti akan baik untuk paru-paru kita, kalau sudah baik untuk paru-paru, maka akan baik juga untuk jantung kita," ujar dr. Michael saat dihubungi Suara.com, Kamis, (14/5/2020).

Meski begitu ia setuju saat berolahraga dan menggunakan masker akan membuat penggunanya kesulitan bernapas atau sesak napas. Risiko ini dialami dengan catatan pengguna masker melakukan olahraga berat.

"Yang menjadi tidak baik, bilamana menggunakan masker dengan olahraga berat," paparnya.

Olahraga menggunakan masker. (Shutterstock)
Olahraga menggunakan masker. (Shutterstock)

Dalam kasus tersebut, jarak jogging yang ditempuh apakah dilakukan dengan intensitas cepat atau singkat. Jika intensitasnya cepat atau 4 kilometer dilakukan dalam waktu singkat, maka olahraga yang dilakukan tergolong anaerobik.

"Anaerobik itu jadi kencang, kita tidak menggunakan gunakan oksigen lagi ditambah dengan masker. Anehnya, kalau udah merasa lemah kok masih diteruskan," jelasnya.

Baca Juga: Pakai Masker Saat Olahraga Lari, Pria ini Pingsan Karena Paru-paru Bocor!

dr. Michael memang tidak tahu dan tidak memeriksa kondisi pasien tersebut. Namun jika dilihat dari ciri-ciri lelaki dengan perawakan kurus dan tinggi itu, ia memprediksi pasien sudah memiliki penyakit lebih dulu, TBC misalnya.

Sehingga orang dengan penyakit penyerta, melakukan olahraga intensitas berat ditambah menggunakan masker memang akan menganggu jalur napas, karena stok oksigen yang berkurang. Ditambah olahraga berat semakin mengurangi persediaan oksigen, dan diperparah penggunaan masker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI