Sembuh dari Corona Covid-19, Bolehkah Langsung Berhubungan Seks?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 15 Mei 2020 | 23:00 WIB
Sembuh dari Corona Covid-19, Bolehkah Langsung Berhubungan Seks?
Ilustrasi hubungan seks. (shutterstock)

Suara.com - Sembuh dari Corona Covid-19, Bolehkah Langsung Berhubungan Seks?

Sebuah penelitian sempat menyebut bahwa virus corona atau Covid-19 ditemukan di sperma seorang pasien positif. Oleh karenanya menghindari berhubungan seks merupakan salah satu cara menghindarinya.

Lantas, bagaimana dengan mereka yang sudah dinyatakan sembuh? Bolehkah langsung berhubungan seksual?

Dilansir dari NY Post, para ahli memperingatkan orang-orang untuk menahan diri dari kegiatan seksual selama lebih dari sebulan setelah mereka pulih dari COVID-19.

Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)
Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)

Saran itu muncul setelah sebuah penelitian di Cina menemukan bahwa tidak hanya air liur tetapi air mani dapat membawa virus. Sekarang Veerawat Manosutthi, seorang ahli medis senior di Departemen Pengendalian Penyakit Thailand, menyarankan menahan hubungan seksual selama 30 hari begitu seseorang tampak bersih dari penyakit itu.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association (JAMA), mengambil sampel semen dari 38 pasien pria dengan COVID-19 di provinsi Henan, China, yang berbatasan dengan Wuhan, tempat virus tersebut diyakini berasal.

Para peneliti yang menganalisis sampel pada 26 Januari dan lagi pada 16 Februari menemukan bahwa sekitar 16 persen pria yang disurvei memiliki jejak COVID-19 dalam air mani mereka.

Mereka mengatakan meskimereka masih tidak yakin apakah penyakit itu dapat ditularkan secara seksual, akan lebih aman bagi orang untuk mengambil tindakan pencegahan.

"Kehadiran virus dalam semen mungkin lebih umum daripada yang dipahami saat ini, dan virus tradisional yang ditularkan secara non-seksual seharusnya tidak dianggap sama sekali tidak ada dalam sekresi genital," kata para peneliti.

baca juga

Virus corona baru pada dasarnya menyebar melalui tetesan air liur, tetapi belum jelas apakah virus tersebut direplikasi dalam testis pria. Studi JAMA menunjukkan bisa jadi bahwa jejak virus ditemukan dalam air mani karena penghalang tidak sempurna antara aliran darah dan bagian testis di mana air mani dibuat. Karena itu virus mungkin menemukan jalannya dari darah ke dalam air mani.

Manosutthi melanjutkan dengan mengatakan bahwa, setelah 30 hari tidak berhubungan seks, pria yang pulih dari COVID-19 harus memakai kondom ketika mereka kembali aktif melakukannya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orgasme Tidak Selalu Penanda Seks yang Memuaskan, Benarkah?

Orgasme Tidak Selalu Penanda Seks yang Memuaskan, Benarkah?

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2020 | 21:05 WIB

Sering Berhubungan Seks Bikin Pasangan Cepat Hamil, Benarkah?

Sering Berhubungan Seks Bikin Pasangan Cepat Hamil, Benarkah?

Lifestyle | Sabtu, 02 Mei 2020 | 03:30 WIB

5 Hal Yang Harus Anda Ketahui Soal Seks di Tengah Pandemi Virus Corona

5 Hal Yang Harus Anda Ketahui Soal Seks di Tengah Pandemi Virus Corona

Health | Rabu, 29 April 2020 | 21:45 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB