Studi: Takut dianggap Lemah & Enggak Keren, Banyak Lelaki Ogah Pakai Masker

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 17 Mei 2020 | 13:29 WIB
Studi: Takut dianggap Lemah & Enggak Keren, Banyak Lelaki Ogah Pakai Masker
Ilustrasi pria menggunakan masker (Pixabay/OrnaW)

Suara.com - Takut dianggap Lemah dan Enggak Keren, Banyak Laki-laki Ogah Pakai Masker

Saat virus corona atau Covid-19 masih terus meningkat, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa laki-laki lebih sering enggan menggunakan masker.

Dilansir dari NY Post, laki-laki di AS malas menggunakan masker dibanding perempuan, terutama di negara yang tidak mewajibkannya, menurut sebuah makalah yang ditulis oleh para peneliti dari Middlesex University London di Inggris dan Lembaga Penelitian Ilmu Matematika di Berkeley, California.

Jenis Masker N95. (Pexels)
Jenis Masker N95. (Pexels)

Di samping itu, laki-laki juga kurang percaya akan terkena dampak serius Corona COVID-19. Padahal data dan kenyataan menunjukkan sebaliknya.

Di tempat-tempat seperti China, Italia, Spanyol dan New York City, laki-laki meninggal karena Corona COVID-19 dengan tingkat yang jauh lebih tinggi daripada perempuan.

Studi ini juga menemukan bahwa pria lebih cenderung melaporkan perasaan emosi negatif saat mengenakan penutup wajah.

“Pria lebih setuju dari wanita bahwa memakai masker itu memalukan, tidak keren, tanda kelemahan dan stigma; dan perbedaan gender ini juga memediasi niat perbedaan gender untuk mengenakan penutup wajah, ” ungkap penulit penelitian, Valerio Capraro dan Hélène Barcelo.

Temuan itu, kata mereka, menunjukkan bahwa intervensi untuk mempromosikan penggunaan masker pria bekerja untuk mengurangi emosi tersebut.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit saat ini merekomendasikan agar semua orang mengenakan masker kain di atas hidung dan mulut mereka ketika mereka pergi ke tempat umum.

baca juga

Perbedaan gender dalam tindakan perlindungan terhadap infeksi pernapasan juga memiliki beberapa preseden bersejarah: Perempuan dilaporkan lebih cenderung memakai masker wajah selama wabah SARS di Hong Kong dan wabah H1N1, menurut tinjauan pustaka 2014 yang diterbitkan dalam Singapore Medical Journal.

"Berkenaan dengan gender, telah dipostulatkan bahwa wanita umumnya kurang mau mengambil risiko dan dengan demikian lebih patuh dengan perilaku pencegahan daripada rekan-rekan pria mereka," catat para penulis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Lelaki Kolaps Saat Olahraga Pakai Masker, Begini Penjelasan Dokter

Heboh Lelaki Kolaps Saat Olahraga Pakai Masker, Begini Penjelasan Dokter

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 07:10 WIB

Pakai Masker Saat Olahraga Lari, Pria ini Pingsan Karena Paru-paru Bocor!

Pakai Masker Saat Olahraga Lari, Pria ini Pingsan Karena Paru-paru Bocor!

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:59 WIB

Jadi Dokter selama Corona, Ratu Kecantikan Curhat Dampak Masker ke Kulit

Jadi Dokter selama Corona, Ratu Kecantikan Curhat Dampak Masker ke Kulit

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2020 | 16:13 WIB

Terkini

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×