Tak Boleh Hilang, Empat Nutrisi Penting Ini Wajib Ada di MPASI

M. Reza Sulaiman

Senin, 18 Mei 2020 | 12:12 WIB
Tak Boleh Hilang, Empat Nutrisi Penting Ini Wajib Ada di MPASI
ilustrasi bayi makan MPASI. (Shutterstock)

Suara.com - Tak Boleh Hilang, Empat Nutrisi Penting Ini Wajib Ada di MPASI

Makanan pendamping air susu ibu (MPAS) diberikan ketika anak sudah berusia di atas 6 bulan. Pakar mengingatkan bahwa pemberian MPASI tidak boleh sembarangan dan wajib mengandung empat nutrisi penting.

dr. Miza Dito Afrizal, SpA, Bmedsci, MKes, pakar kesehatan anak mengatakan orangtua wajib memperhatikan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh anak, baik mikronutrien maupun makronutrien. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya malnutrisi pada anak.

Ia menyebut ada empat nutrisi penting yang dibutuhkan, yakni karbohidrat sebagai sumber energi, protein (utamanya hewani), lemakm serta buah dan sayur.

"Konsumsi serat pada MPASI sebaiknya dibatasi, kandungan serat yang berlebihan pada MPASI dapat menyebabkan terjadinya sembelit pada anak itu," ujar dr. Miza, dilansir ANTARA.

Keempat nutrisi penting ini dapat diperoleh dari berbagai jenis makanan. Karbohidrat bisa didapat dari beras, kentang, ubi atau gandum. Protein terbagi atas dua, hewani yang berasal dari telur, daging, ayam, ikan dan udang, sedangkan protein nabati berasal dari tempe dan tahu.

Untuk lemak, bisa diperoleh dari minyak, mentega dan santan yang dapat diberikan dalam MPASI dan sebagai penambah kalori. Sementara serat berasal dari sayur-sayuran dan buah-buahan.

ilustrasi bayi makan MPASI. (Shutterstock)
ilustrasi bayi makan MPASI. (Shutterstock)

"Zat besi (Fe) juga tidak kalah pentingnya untuk mendukung tumbuh kembang dan perkembangan otak seorang anak. Kebutuhan zat besi pada anak di periode MPASI kurang lebih sebanyak 11 mg/hari," jelas dr. Miza.

"Ada beberapa hal yang dapat diperhatikan untuk memenuhi kebutuhan zat besi pada tubuh anak melalui MPASI, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Zat besi dalam daging diserap 20 kali lebih tinggi dari bayam (0,6 mg vs 0,03 mg)," lanjutnya.

baca juga

Dalam mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar tubuh dapat menyerap zat besi secara optimal.

Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi minimal dua kali sehari.

Saat mengonsumsi zat besi, sebaiknya juga mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, karena dapat meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan, menghindari konsumsi susu dan teh, karena kalsium pada susu dan zat pada teh dapat menghambat penyerapan zat besi. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Buah Kaya Air Dapat Menjadi Menu Buka Puasa

5 Buah Kaya Air Dapat Menjadi Menu Buka Puasa

Video | Rabu, 13 Mei 2020 | 14:30 WIB

MPASI Organik Bantu Bangun Kekebalan Tubuh Anak

MPASI Organik Bantu Bangun Kekebalan Tubuh Anak

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 20:00 WIB

digibank KTA & digibank by DBS, Mudahkan Hidup dengan Upgrade Elektronikmu

digibank KTA & digibank by DBS, Mudahkan Hidup dengan Upgrade Elektronikmu

Bisnis | Senin, 27 April 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?

Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 07:25 WIB

Serunya BABYMONSTER dan MONSTIEZ Jalani Misi Planet Reno

Serunya BABYMONSTER dan MONSTIEZ Jalani Misi Planet Reno

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 07:00 WIB

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 06:47 WIB

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 06:40 WIB

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

×