Studi: Lingkungan Keluarga Bisa Pengaruhi Perkembangan Otak Remaja

Silfa Humairah Utami, Fita Nofiana

Kamis, 21 Mei 2020 | 14:52 WIB
Studi: Lingkungan Keluarga Bisa Pengaruhi Perkembangan Otak Remaja
Ilustrasi Remaja. (shutterstock)

Suara.com - Lingkungan keluarga memengaruhi perkembangan anak pada usia remaja. Hal terbut dilaporkan oleh para peneliti di Karolinska Institutet dalam jurnal PNAS.

Melansir dari Medicalxpress, para peneliti dari Karolinska Institutet, Swedia telah memelajari faktor lingkungan dan ukuran genetik baru. Mereka mengukur nilai indeks berdasarkan agregasi dari 5.000 atau lebih lokasi DNA yang paling kuat terkait dengan pencapaian pendidikan.

Studi ini melibatkan 551 remaja dari berbagai lingkungan sosial ekonomi di Eropa. Pada usia 14 tahun, para peserta memberikan sampel DNA kemudian melakukan tes kognitif dan otak dalam pemindai MR. Tes tersebut diulang lima tahun kemudian.

Pada tes pertama di usia 14 tahun, gen dan lingkungan secara independen terkait dengan kemampuan kognitif (diukur menggunakan tes memori yang bekerja) dan struktur otak. Efek lingkungan, bagaimanapun berpengaruh 50 hingga 100 persen lebih kuat daripada genetik.

Perbedaan dalam status sosial ekonomi terkait dengan perbedaan dalam total luas permukaan neokorteks atau otak untuk berpikir.

"Debat sebelumnya adalah apakah ada area khusus yang dipengaruhi oleh lingkungan, seperti kemampuan ingatan jangka panjang atau bahasa," kata Nicholas Judd, mahasiswa doktoral di Departemen Neuroscience, Karolinska Institutet.

"Namun, kami telah dapat menunjukkan bahwa efeknya terjadi di seluruh neokorteks dan jadi mungkin mempengaruhi seluruh fungsi," tambahnya.

Perbedaan genetik juga terkait dengan struktur otak yang memengaruhi tidak hanya area total otak tetapi juga secara khusus area lobus parietal yang penting untuk keterampilan matematika, penalaran, dan memori kerja.

Ketika para peneliti menindaklanjuti penelitian dan melakukan tes kedua pada remaja-remaja tersebut lima tahun kemudian, mereka dapat memeriksa bagaimana gen dan lingkungan mempengaruhi perkembangan otak selama masa remaja.

baca juga
ilustrasi remaja

Para peneliti menemukan, bahwa pada masa remaja gen tidak berpengaruh dalam perubahan otak tetapi lingkungan cukup berpengaruh.

"Ada sejumlah penjelasan, seperti stres kronis, diet atau stimulasi intelektual, tetapi penelitian menunjukkan betapa pentingnya lingkungan keluarga, tidak hanya selama masa kanak-kanak tapi juga remaja," kata peneliti utama Torkel Klingberg, profesor ilmu saraf kognitif di Departemen Ilmu Saraf, Karolinska Institutet.

Tetapi para peneliti belum menemukan lingkungan seperti apa yang bisa mengoptimalkan perkembangan otak.

"Menemukan faktor lingkungan keluarga yang paling penting untuk mengoptimalkan perkembangan anak dan remaja perlu dilakukan di penelitian masa mendatang," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren, Remaja Afghanistan Produksi Ventilator dari Onderdil Bekas

Keren, Remaja Afghanistan Produksi Ventilator dari Onderdil Bekas

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 13:55 WIB

Viral Penyuluh BKKBN Minta Ibu-ibu Tunda Hamil, Tapi Kawin Boleh

Viral Penyuluh BKKBN Minta Ibu-ibu Tunda Hamil, Tapi Kawin Boleh

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 20:56 WIB

Nikmati Masa Pensiun, Tontowi Ahmad Ingin Liburan ke Kampung Halaman Istri

Nikmati Masa Pensiun, Tontowi Ahmad Ingin Liburan ke Kampung Halaman Istri

Sport | Rabu, 20 Mei 2020 | 19:34 WIB

Terkini

Catatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Portugal di Piala Dunia U-15 Sore Ini: Punya Modal 8 Gol

Catatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Portugal di Piala Dunia U-15 Sore Ini: Punya Modal 8 Gol

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Makin Terpuruk ke Rp18.135, Berpotensi Jangka Panjang

Rupiah Makin Terpuruk ke Rp18.135, Berpotensi Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Pelanggan Daihatsu Asal Lampung Raih Mobil Modifikasi Langka Ayla Modern Vintage

Pelanggan Daihatsu Asal Lampung Raih Mobil Modifikasi Langka Ayla Modern Vintage

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Apa Manfaat Lulur Kocok Mustika Ratu? Ini Kegunaan dan Cara Pakainya

Apa Manfaat Lulur Kocok Mustika Ratu? Ini Kegunaan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover

Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ini Alasannya

Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ini Alasannya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Benarkah Emisi Pesawat Makin Beracun Seiring Waktu? Studi Ungkap Hal Ini

Benarkah Emisi Pesawat Makin Beracun Seiring Waktu? Studi Ungkap Hal Ini

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Konten Karhutla Diduga Dibatasi, Mengapa Transparansi Medsos Penting?

Konten Karhutla Diduga Dibatasi, Mengapa Transparansi Medsos Penting?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api

Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan

Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:55 WIB

×