Inilah 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh Karena Lama di Rumah Aja

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 20:00 WIB
Inilah 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh Karena Lama di Rumah Aja
Ilustrasi Isolasi Mandiri (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 telah berdampak besar pada kehidupan sehari-hari. Tak terkecuali, kesehatan tubuh dan mental semua orang selama di rumah aja.

Sebagian besar orang pun merasa cemas tentang kesehatan, pekerjaan dan ekonomi dan kondisi orang-orang yang dicintai.

Para ahli mengklaim banyak orang mengalami kelelahan akibat virus corona Covid-19. Kondisi ini juga didorong oleh kenyataan hidup selama di rumah aja.

Bahkan masa isolasi mandiri di rumah aja berdampak banyak pada tubuh seperti yang dilansir oleh The Sun, antara lain:

1. Stres

Banyak orang semakin stres selama di rumah aja karena berbagai faktor, termasuk rutinitas tak stabil, sering berada di sekitar orang yang dicintai dan beban ekonomi.

American Psychological Association juga mengatakan bahwa stres bisa menyebabkan otot-otot di dalam tubuh dan membuat Anda kesakitan.

"Stres kronis bisa menyebabkan otot-otot di dalam tubuh dalam kondisi kurang lebih konstan. Saat otot tegang dalam jangka waktu lama, maka kondisi ini bisa memicu reaksi lain dari tubuh," Jelas Jane Muston, direktur klini di Viva Health Group.

Ilustrasi stres (Foto:  shutterstock).
Ilustrasi stres (Foto: shutterstock).

2. Pola tidur

Stres akibat di rumah aja pasti akan memengaruhi pola tidur seseorang. Julie Moltke, seorang ahli kesehatan menambahkan bahwa kadar kortisol yang tinggi akibat stres bisa menghentikan orang dari tidur nyenyak.

"Pola tidur yang baik adalah kunci penghilang stres. Karena itu, sangat penting menjaga pola tidur ketika berusaha mengelola stres," jelas Julie.

Tapi, kadar kortisol yang tinggi pasti membuat seseorang lebih sulit tidur. Karena itu, ahli kesehatan biasanya merekomendasikan olahraga teratur di siang haru untuk menjaga pola tidur.

3. Masalah pencernaan

Usus yang tidak sehat dapat menyebabkan berbagai masalah dan stres kronis juga bisa memicu masalah perut. Banyak serotonin tubuh yang diproduksi di usus adalah hormon yang memengaruhi suasana hati dan pola tidur.

Karena itu, Anda akan lebih sering ke toilet ketika sakit perut yang bisa mengganggu pola tidur. Sedangkan stres akibat virus corona Covid-19 bisa menyebabkan usus tidak sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hebat! Ini Empat Negara yang Sempat Laporkan Nol Kasus Baru Virus Corona

Hebat! Ini Empat Negara yang Sempat Laporkan Nol Kasus Baru Virus Corona

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 19:15 WIB

Sudah Lebih dari 7.000 Orang Positif Virus Corona Covid-19 di Malaysia

Sudah Lebih dari 7.000 Orang Positif Virus Corona Covid-19 di Malaysia

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 18:45 WIB

Qiu Haibo: Perilaku Virus Corona Berubah, Beda dari Kasus Wuhan

Qiu Haibo: Perilaku Virus Corona Berubah, Beda dari Kasus Wuhan

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 17:45 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB