Peneliti Padukan Remdesivir dan Obat Radang Sendi untuk Covid-19

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
Peneliti Padukan Remdesivir dan Obat Radang Sendi untuk Covid-19
Remdesivir disebut obat virus Corona Covid-19 paling ampuh saat ini. (Photo by Dimitri Karastelev on Unsplash)

Suara.com - Sekelompok peneliti dari University of Illinois di Chicago (UIC), AS, sedang meninjau hasil dari terapi kombinasi obat untuk Covid-19. Terapi ini bertujuan untuk mencegah virus corona menyebar dalam tubuh sebaik sistem kekebalan tubuh.

Sebuah uji klinis yang didanai pemerintah sedang menguji remdesivir, obat antivirus eksperimental, dengan obat anti-inflamasi, baricitinib.

"Baricitinib adalah obat oral untuk menangani rheumatoid arthritis (radang sendi). Memiliki sangat sedikit interaksi obat, sehingga dapat dikombinasikan dengan sebagian besar antivirus seperti remdesivir," jelas Vincent Marconi, profesor kedokteran dan kesehatan global di Sekolah Kedokteran Universitas Emory di Atlanta.

Uji klinis ini bukan satu-satunya penelitian yang mencoba melihat gabungan remdesivir dengan obat lain.

Di sisi lain, dilansir WebMD, perusahaan bioteknologi di Washington, CytoDyn, sedang mempersiapkan uji klinis gabungan remdesivir dengan leronlimab, obat yang menghambat virus dan juga telah menunjukkan beberapa efek anti-inflamasi, perusahaan mengumumkan minggu ini.

Remdesivir, obat yang dianggap mampu menyembuhkan pasien Covid-19 (VOA Indonesia)
Remdesivir, obat yang dianggap mampu menyembuhkan pasien Covid-19 (VOA Indonesia)

Mengapa peneliti memilih remdesivir digabungkan dengan obat lain?

Richard Novak, kepala penelitian penyakit menular dengan University of Illinois di Chicago (UIC) menjelaskan, remdesivir telah terbukti menghentikan replikasi virus corona di dalam tubuh, tetapi efeknya dalam meningkatkan kesehatan pasien rendah.

Peneliti menduga ini terjadi karena obat antivirus tidak dapat melawan reaksi ekstrem sistem kekebalan tubuh terhadap Covid-19 dalam kasus parah, gelombang peradangan hebat yang merusak organ dan memicu pneumonia.

"Remdesivir memiliki manfaat kecil dan membuat orang lebih baik secara cepat. Namun, ada masalah imunologis saat infeksi yang mungkin menyebabkan beberapa manifestasi parah pada Covid-19," sambungnya.

baca juga
Ilustrasi obat. (Pixabay)
Ilustrasi obat. (Pixabay)

Peneliti berharap mengombinasikan baricitinib dengan remdesivir akan lebih efektif mengobati COVID-19, menyelamatkan nyawa dan memulihkan secara cepat.

Tim Novak di UIC baru saja mendaftarkan pasien pertama mereka dalam uji coba remdesivir / baricitinib yang didanai oleh National Institute of Allergy and Infectious Disease (NIAID) dan menyebutnya dengan Uji Pengobatan Adaptif Covid-19 (ACTT).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Perusahaan India dan Pakistan Kerja Sama Bikin Obat Remdesivir

5 Perusahaan India dan Pakistan Kerja Sama Bikin Obat Remdesivir

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 18:33 WIB

Pasokan Minim, Dokter AS Harus Pilih Mana Pasien yang Diberikan Remdesivir

Pasokan Minim, Dokter AS Harus Pilih Mana Pasien yang Diberikan Remdesivir

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 10:51 WIB

Pemerintah Jepang Setuju Gunakan Remdesivir untuk Obati Pasien COVID-19

Pemerintah Jepang Setuju Gunakan Remdesivir untuk Obati Pasien COVID-19

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 22:22 WIB

Terkini

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:41 WIB

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Lampung | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

×