Tak Cuma Buat Masakan Lebih Lezat, Rempah-Rempah Bantu Turunkan Peradangan

Yasinta Rahmawati

Senin, 25 Mei 2020 | 07:30 WIB
Tak Cuma Buat Masakan Lebih Lezat, Rempah-Rempah Bantu Turunkan Peradangan

Suara.com - Rempah-rempah dalam masakan dikenal membuat cita rasa menjadi lebih kuat dan sedap. Namun tak hanya soal rasa, menambahkan rempah-rempah dalam makanan juga meningkatkan manfaat kesehatan.

Dilansir dari Medical Xpress, hal tersebut terlihat dalam studi makan acak yang baru-baru ini diterbitkan dalam Journal of Nutrition.

Untuk studi tersebut, para peneliti merekrut 12 pria berusia antara 40 dan 65, dengan kelebihan berat badan atau obesitas, dan setidaknya satu faktor risiko untuk penyakit kardiovaskular.

Sampel ini dipilih karena orang-orang dalam demografi tersebut cenderung memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan hasil kesehatan yang lebih buruk.

Secara acak, setiap peserta makan tiga versi makanan tinggi lemak jenuh dan karbohidrat pada tiga hari terpisah: satu tanpa bumbu, satu dengan dua gram campuran rempah, dan satu dengan enam gram campuran rempah.

Para peneliti mengambil sampel darah sebelum dan sesudah makan setiap jam selama empat jam untuk mengukur penanda peradangan.

Ilustrasi rempah-rempah. (Shutterstock)
Ilustrasi rempah-rempah. (Shutterstock)

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa sitokin inflamasi berkurang setelah makan yang mengandung enam gram rempah dibandingkan dengan makanan yang mengandung dua gram rempah atau tanpa rempah.

Rogers mengatakan enam gram secara kasar berarti antara satu sendok teh hingga satu sendok makan.

Para peneliti menggunakan campuran basil, daun salam, lada hitam , kayu manis, ketumbar, jintan, jahe, oregano, peterseli, lada merah, rosemary, thyme dan kunyit untuk penelitian.

baca juga

Menurut Connie Rogers, associate professor ilmu gizi, penelitian sebelumnya telah menghubungkan berbagai rempah-rempah yang berbeda, seperti jahe dan kunyit dengan sifat anti-inflamasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti telah menemukan bahwa peradangan dapat meningkat setelah seseorang makan makanan tinggi lemak atau gula.

Meskipun tidak jelas apakah peradangan akut ini dapat menyebabkan peradangan kronis, Rogers mengatakan makanan tinggi lemak dan gula dicurigai memainkan faktor. Hal itu terutama pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.

"Pada akhirnya standar emas adalah untuk membuat orang makan lebih sehat dan menurunkan berat badan dan berolahraga, tetapi perubahan perilaku itu sulit dan membutuhkan waktu," kata Rogers.

"Jadi untuk sementara, kami ingin mengeksplorasi apakah kombinasi rempah-rempah yang orang sudah kenal dan bisa muat dalam sekali makan bisa memiliki efek positif," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindrom Mirip Kawasaki Terkait Covid-19 Mulai Serang Dewasa Awal 20-an

Sindrom Mirip Kawasaki Terkait Covid-19 Mulai Serang Dewasa Awal 20-an

Health | Sabtu, 23 Mei 2020 | 21:31 WIB

5 Makanan Tinggi Lemak yang Justru Baik untuk Kesehatan

5 Makanan Tinggi Lemak yang Justru Baik untuk Kesehatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:23 WIB

Gejala Covid-19 Langka, Pria Ini Bikin Dokter Terasa Memecahkan Teka-teki!

Gejala Covid-19 Langka, Pria Ini Bikin Dokter Terasa Memecahkan Teka-teki!

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 08:10 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×