Jaga Kesehatan Jantung dengan Konsumsi Buah & Sayuran selama 8 Minggu

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 25 Mei 2020 | 20:30 WIB
Jaga Kesehatan Jantung dengan Konsumsi Buah & Sayuran selama 8 Minggu
Buah dan sayuran. (shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru telah melihat hubungan antara kesehatan jantung dengan tiga jenis diet atau pola makan, yaitu diet DASH, diet kaya buah dan sayuran yang berbeda dan diet khas Amerika.

Penelitian yang terbit dalam Annals of Internal Medicine menambahkan bukti bahwa pola makan yang kaya buah dan sayuran dapat membantu melindungi kesehatan jantung.

Analisis ini mengacu pada data dari percobaan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), yang menilai efek pola makan yang dirancang khusus untuk penderita hipertensi dengan jenis pola makan lainnya.

Jumlah total peserta dalam analisis ini adalah 326, dan masing-masing telah mengikuti satu dari tiga pola makan yang disebutkan di atas untuk jangka waktu 8 minggu.

Ilustrasi buah dan sayur, diet. (Shutterstock)
Ilustrasi buah dan sayur, diet. (Shutterstock)

Para peneliti menilai tingkat tiga biomarker yang terkait dengan kesehatan jantung dalam sampel serum, komponen darah, yang dikumpulkan dari para peserta.

Biomarker serum yang dinilai oleh tim adalah troponin jantung sensivitas tinggi , N-peptida natriuretik pteride pro-tipe-B, dan protein C-reaktif sensivitas tinggi.

Troponin membantu mengatur kontraksi otot jantung. Kadar troponin yang terlalu tinggi ini dapat mengindikasikan kerusakan jantung.

Kadar protein C-reaktif yang tinggi dalam aliran darah dapat mengindikasikan peradangan, sementara kadar peptida natriuretik pro-B yang sangat tinggi merupakan penanda gagal jantung.

Setelah menilai sampel serum yang diambil sebelum dan setelah penelitian selama 8 minggu, tim menemukan orang yang mengikuti diet DASH atau diet kaya buah dan sayuran secara konsisten memiliki dua biomarker yang secara signifikan lebih rendah, dibandingkan rekan-rekan mereka yang telah mengikuti diet khas Amerika.

baca juga
Kesehatan jantung. (Shutterstock)
Kesehatan jantung. (Shutterstock)

Ini, kata para peneliti, menunjukkan kesehatan jantung yang lebih baik pada kelompok itu.

Meskipun tidak jelas aspek DASH dan pola makan kaya nabati lainnya yang mungkin bermanfaat bagi kesehatan jantung, para penulis penelitian memiliki hipotesis.

"Studi kami menunjukkan pola makan seperti DASH dan pola makan kaya buah-buahan serta sayuran, mungkin menjadi faktor penyebabnya," kata penulis, dikutip dari Medical News Today.

"Peneliti lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi apakah diet yang sama dapat meningkatkan fungsi jantung pada orang dewasa dengan gagal jantung," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Cuci Buah dan Sayur Pakai Sabun, Ilmuwan: Ini Bukan Ide Bagus

Viral Video Cuci Buah dan Sayur Pakai Sabun, Ilmuwan: Ini Bukan Ide Bagus

Health | Senin, 30 Maret 2020 | 10:43 WIB

Makan 2 Buah Apel Setiap Hari, Ini Efeknya pada Tubuh

Makan 2 Buah Apel Setiap Hari, Ini Efeknya pada Tubuh

Health | Selasa, 17 Desember 2019 | 12:10 WIB

Menyedihkan, 93.5 Persen Penduduk Indonesia Kurang Sayur dan Buah

Menyedihkan, 93.5 Persen Penduduk Indonesia Kurang Sayur dan Buah

Health | Senin, 15 Juni 2015 | 18:18 WIB

Terkini

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

×