Awas, Kebanyakan Makan Makanan Tinggi Gula Berisiko Depresi!

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 26 Mei 2020 | 04:45 WIB
Awas, Kebanyakan Makan Makanan Tinggi Gula Berisiko Depresi!
Ilustrasi makan makanan tinggi gula. (Shutterstock)

Suara.com - Awas, Kebanyakan Makan Makanan Tinggi Gula Berisiko Depresi!

Pandemi virus corona atau Covid-19 memaksa banyak orang tetap berada di dalam rumah agar terhindar dari penyakit.

Beberapa dari mereka akhirnya lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan makan-makanan yang mereka suka. Makanan manis adalah salah satunya.

Mengonsumsi makanan manis atau mengandung gula seperti diketahui berisiko pada penyakit diabetes dan juga obesitas.

Tapi, hal yang tidak banyak diketahui bahwa mengonsumsi makanan manis juga bisa berisiko timbulkan depresi. Mengapa?

Ilustrasi Remaja Depresi. (Shutterstock)
Ilustrasi Remaja Depresi. (Shutterstock)

Seperti dilansir dari Healthline, menurut Dr. Michelle Pearlman, ahli gastroenterologi dan ahli pengobatan obesitas di University of Miami Health System, mengonsumsi makanan olahan tinggi yang kaya gula menyebabkan perubahan cepat dalam gula darah, insulin, dan hormon lain yang mengatur suasana hati dan rasa kenyang.

Fluktuasi ini mempengaruhi kortisol, serta katekolamin yang berhubungan dengan stres seperti epinefrin, katanya, yang dapat menyebabkan seorang menikmati makanan secara berlebih atau binge eating.

Meskipun binge eating dapat membuat seseorang merasa lebih baik untuk sementara waktu, efeknya hanya sementara.

Ini dapat merangsang keinginan untuk lebih banyak gula dan lemak, katanya, yang mengarah ke lebih banyak binge eating.

baca juga

"Orang-orang sering merasa bersalah setelah menuruti keinginan mereka dan ini semakin memperburuk depresi yang mendasarinya dan gangguan mood lainnya," tambah Pearlman.

Lentzke mencatat binge eating dapat "memicu kaskade pola adiktif" yang hanya memperburuk masalah aslinya.

Lebih jauh lagi, makanan yang biasanya dikonsumsi orang membuat keinginan mengidam yang kuat.

"Otak kita sangat pandai beradaptasi dengan bahan kimia atau obat tertentu dan ambang kita menjadi lebih besar dan lebih besar," katanya.

Ini berarti bahwa kita perlu mengkonsumsi lebih banyak dan lebih banyak makanan yang sama untuk mencapai efek yang sama.

Selain itu, Lentzke mengatakan efeknya bisa lebih kuat bagi mereka yang rentan terhadap depresi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Sehat dan Tetap Enak, Ini Resep Kue Nastar Untuk Penderita Diabetes

Lebih Sehat dan Tetap Enak, Ini Resep Kue Nastar Untuk Penderita Diabetes

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:12 WIB

Studi:  Risiko Diabetes Lebih Rendah pada Pengonsumsi Produk Olahan Susu

Studi: Risiko Diabetes Lebih Rendah pada Pengonsumsi Produk Olahan Susu

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 09:51 WIB

Berkaitan Erat, Ketahui Hubungan Vitamin D dan Depresi

Berkaitan Erat, Ketahui Hubungan Vitamin D dan Depresi

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

×