Benarkah Menyimpan Hand Sanitizer di Dalam Mobil Berbahaya? Ini Faktanya

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2020 | 20:18 WIB
Benarkah Menyimpan Hand Sanitizer di Dalam Mobil Berbahaya? Ini Faktanya
Hand Sanitizer. (Shutterstock)

Suara.com - Benarkah Menyimpan Hand Sanitizer di Dalam Mobil Berbahaya? Ini Faktanya

Ketika peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dihapuskan, perlahan banyak orang mulai keluar dari rumah mereka dan menjalankan aktivitas normal.

Hal ini ditambah dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19 yang disebut sebagai new normal.

Salah satu yang tak boleh terlupakan adalah dengan selalu menjaga kebersihan tangan, baik mencucinya dengan sabun, hingga menggunakan hand sanitizer dan menyimpannya di tempat-tempat tertentu.

Salah satunya adalah menyimpannya di mobil atau dasbor mobil. Terkait hal ini, pahamilah mengenai keamanan yang saat menyimpan hand sanitizer di dalam mobil. Ini karena, botol hand sanitizermu mudah terbakar. Berikur faktanya yangd dilansir Times of India.

1. Hand sanitizer mengandung alkohol

Hand sanitizer terbuat dari bagian kimia yang kuat dan mengandung konsentrat alkohol yang baik di dalamnya untuk membunuh kuman.

Meskipun ini baik untuk mencegah penyebaran virus, kandungan alkohol dalam pembersih bisa mudah terbakar, terutama ketika terkena panas untuk jangka waktu yang lama, sesuatu yang bisa terjadi ketika kamu menyimpannya di mobil selama berjam-jam atau berhari-hari.

Untuk alasan yang sama, kamu tidak disarankan menggunakan hand sanitizer saat kamu memasak di dapur juga.

2. Jangan meninggalkan hand sanitizer di dalam mobil

Ketika suhu meningkat, ahli kesehatan memperingatkan agar masyarakat tidak meninggalkan hand sanitizer di dalam mobil, atau di tempat mana pun yang terkena panas. Ada bahaya akan peningkatan kebakaran.

3. Bisakah hand sanitizer benar-benar terbakar?

Ketika klaim meningkat tentang hand sanitizer bereaksi terhadap panas yang tinggi dan mudah terbakar, tidak ada bukti ilmiah yang menuliskan benda tersebut dapat meledak atau menyebabkan cidera.

Meskipun demikian, tetap saja sangat berisiko untuk menyimpannya di tempat dengan kondisi panas.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, hand sanitizer berbasis alkohol mudah terbakar dan dapat dengan mudah menguap pada suhu kamar jika terkena panas. Plus, sebagian besar solusi disimpan atau diawetkan dalam botol plastik, yang sekali lagi, menambah risiko.

Apalagi di musim panas, kendaraan akan menjadi sangat panas. Hand sanitizer bisa terbakar jika mencapai suhu 300 derajat atau lebih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Okan Cornelius Produktif di Tengah Pandemi Covid-19

Okan Cornelius Produktif di Tengah Pandemi Covid-19

Video | Rabu, 20 Mei 2020 | 18:45 WIB

Usai Pakai Thermo Gun, Pegawai Ini Malah Semprot Sanitizer ke Wajah Pembeli

Usai Pakai Thermo Gun, Pegawai Ini Malah Semprot Sanitizer ke Wajah Pembeli

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 18:59 WIB

Cuci Tangan dan Pakai Handsanitizer Bisa Rusak Sawar Kulit, Apa Solusinya?

Cuci Tangan dan Pakai Handsanitizer Bisa Rusak Sawar Kulit, Apa Solusinya?

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 23:58 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB