Bukan Hand Sanitizer, Minyak Wangi Jadi Andalan Turki untuk Cegah Corona

M. Reza Sulaiman

Kamis, 07 Mei 2020 | 01:10 WIB
Bukan Hand Sanitizer, Minyak Wangi Jadi Andalan Turki untuk Cegah Corona
ilustrasi cegah virus corona dengan minyak wangi. (Shutterstock)

Suara.com - Bukan Hand Sanitizer, Minyak Wangi Jadi Andalan Turki untuk Cegah Corona

Pencegahan virus Corona Covid-19 dilakukan dengan menggunakan alkohol dalam bentuk hand sanitizer. Namun di Turki, masyarakat lebih memilih menggunakan minyak wangi yang sudah dipercaya turun temurun. Kok bisa?

Ya, tradisi menggunakan eau de cologne dengan kandungan alkohol tinggi dipercaya dapat membunuh virus Corona. Minyak wangi yang berasal dari kota Koln di Jerman mengalami kenaikan permintaan sejak virus Corona Covid-19 mewabah.

Dilansir VOA Indonesia, mulai dari produsen hingga ahli kimia mengalami permintaan minyak wangi dengan alkohol tinggi yang meningkat.

Salah satu yang merasakannya adalah Ziya Melih Sezer, ahli kimia berusia 89 tahun. Digadang sebagai salah satu ahli kimia tertua di Istanbul, Turki, Sezer tidak termasuk dalam kelompok lansia berusia di atas 65 tahun yang wajib menjalani lockdown.

Hal ini dikarenakan keahliannya meracik obat, ramuan, hingga minyak wangi di apotek keluarganya yang sudah beroperasi lebih dari satu abad.

Pelanggan lokal yakin dengan kemampuan Sezer karena di dinding tokonya, bergantungan sertifikat-sertifikat keluarga terkait keahliman dalam ilmu farmasi. Bahkan, sertifikat-sertifikat tersebut berasal dari zaman kekaisaran Ottoman, negara sebelum Republik Turki terbentuk.

ilustrasi minyak wangi. (Shutterstock)
ilustrasi minyak wangi. (Shutterstock)

"Belum pernah ada kejadian seperti ini, tidak sepanik ini. Saya belum pernah mendengar laju kematian sedemikian tingginya. Orang-orang jatuh dan tewas bagai daun-daun yang berguguran," kata Sezer, mengomentari pandemi virus Corona Covid-19.

Sementara itu kantor berita Anadolu Agencu melaporkan, Turki terus mengalami penurunan jumlah kasus Covid-19 dan peningkatan pesat dalam total pasien yang sembuh dari virus.

baca juga

Menteri Kesehatan Fahrettin Koca pada Senin mengatakan sejauh ini, 86.166 orang telah pulih, sebanyak 5.015 di antaranya dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir.

"Angka kematian akibat Covid-19 bertambah menjadi 3.461, setelah 64 kematian dilaporkan dalam 24 jam," kata Koca melalui Twitter.

Turki juga mencatat 1.614 kasus baru, sehingga totalnya bertambah menjadi 127.659. Koca juga mengatakan bahwa 35.771 tes dilakukan selama satu hari terakhir, dengan jumlah keseluruhan tes mencapai 1.17 juta. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai New Agya, Toyota Belum Tentukan Kapan Luncurkan Produk Baru

Usai New Agya, Toyota Belum Tentukan Kapan Luncurkan Produk Baru

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2020 | 11:00 WIB

Erdogan: Vaksin Covid-19 Harus Jadi Milik Bersama Umat Manusia

Erdogan: Vaksin Covid-19 Harus Jadi Milik Bersama Umat Manusia

Video | Rabu, 06 Mei 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×