Jumlah Kematian Virus Corona di AS Kejutkan Ilmuwan China

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 27 Mei 2020 | 14:06 WIB
Jumlah Kematian Virus Corona di AS Kejutkan Ilmuwan China
Ilustrasi lockdown di Amerika Serikat. [Frederic J. BROWN / AFP]

Suara.com - Jumlah korban meninggal di Amerika Serikat karena pandemi corona Covid-19 telah mengejutkan para ilmuwan yang memimpin pemberantasan SARS di China. Mereka menyebut AS gagal mengindahkan nasihat para ilmuwan.

Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), lebih dari 1,66 juta infeksi Covid-19 telah dilaporkan di AS dengan 100 ribu lebih orang meninggal.

"Tujuh belas tahun yang lalu, epidemi SARS ditangani dengan sangat baik di AS, benar-benar berbeda dari situasi sekarang," kata Zhong Nanshan, direktur Pusat Penelitian Klinis Nasional untuk Penyakit Pernafasan dan pemimpin tim ilmuwan yang memberi nasihat kepada pemerintah.

"Anda dapat mengatakan bahwa AS melakukan penyaringan yang sangat luas atau lebih banyak penyaringan daripada negara lain. Tetapi korban yang banyak masih mengejutkan saya," katanya dalam wawancara eksklusif dengan SCMP.

Zhong mengatakan rekan-rekannya di AS mengatakan kepadanya bahwa sistem Amerika tidak siap untuk epidemi, meskipun tersedia perawatan medis, peralatan, dan fasilitas tingkat tinggi negara itu.

Ilustrasi obat virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi obat virus corona. [Shutterstock]

Dia mengatakan ini mirip dengan respons awal di Wuhan ketika banyak tenaga medis terinfeksi dan meninggal.

"Tetapi masalah utama di AS adalah kegagalan untuk mendengarkan para ahli medis," katanya.

Para pejabat AS juga tidak mendengarkan pandangan para ahli medis mengenai pembukaan kembali ekonomi.

“Membuka ekonomi dengan cepat bisa berisiko. Saya pikir mereka harus mengikuti aturan sains dan membuka kembali langkah demi langkah ekonomi," kata Zhong.

Anthony Fauci, direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, telah memperingatkan agar bisnis tidak dibuka kembali terlalu cepat karena ancaman gelombang kedua infeksi.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Fauci, yang merupakan spesialis medis top pemerintah, telah berulang kali mengatakan bahwa virus akan memutuskan kapan negara akan dibuka kembali.

Beberapa pendukung Trump telah menyerang Fauci atas komentar-komentar ini, menyarankan dia harus dikeluarkan dari gugus tugas virus corona Gedung Putih.

Zhong mengatakan AS telah tersandung mengatasi Covid-19 tapi begitu berhasil mengatasi SARS. Ia mengatakan bahwa ia berhubungan dengan para ahli AS yang bersiaga tinggi setelah SARS pecah pada awal Februari 2003.

“Karena tindakan pencegahan yang kuat diambil, AS hanya memiliki 27 kasus (SARS) yang sama sekali berbeda dari apa yang terjadi sekarang," kata Zhong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Beriklim Panas, Negara-negara Arab Laporkan Kenaikan Kasus Covid-19

Meski Beriklim Panas, Negara-negara Arab Laporkan Kenaikan Kasus Covid-19

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 13:13 WIB

Soal Penanganan Covid-19, Jokowi Minta Jawa Timur Diberi Perhatian Khusus

Soal Penanganan Covid-19, Jokowi Minta Jawa Timur Diberi Perhatian Khusus

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 13:09 WIB

Agar dapat Bersosialisasi Lagi, Covid-19 ID Ciptakan Gelang Berkode Warna!

Agar dapat Bersosialisasi Lagi, Covid-19 ID Ciptakan Gelang Berkode Warna!

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 13:15 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB