Kejang Akibat Gejala Neurologis, Awas Tanda Komplikasi Covid-19!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 28 Mei 2020 | 07:49 WIB
Kejang Akibat Gejala Neurologis, Awas Tanda Komplikasi Covid-19!
Ilustrasi sensasi tak nyaman di perut (shuterstock)

Suara.com - Gejala virus corona Covid-19 memengaruhi setiap orang dengan cara yang berbeda. Beberapa orang mengalami gejala ringan atau tidak sama sekali dan lainnya mengalami efek yang melemahkan.

Menurut NHS, gejala umum virus corona Covid-19 adalah batuk terus-menerus dan demam tinggi. Tapi, seseorang bisa mengalami gejala yang lebih menyeramkan dan mematikan.

Contohnya, virus corona Covid-19 bisa memengaruhi fungsi otak pada beberapa orang. Gejala neurologis spesifik yakni kejang.

Tapi, beberapa studi menunjukkan bahwa sebagian besar kejang akibat gejala neurologis ini menyebabkan 'kejang terobosan'.

Menurut jurnal Touch Neurology, saat orang epilepsi akan mengalami periode bebas dari kejang, kemudian tiba-tiba mengalami kejang lagi. Semua itu disebut kejang terobosan.

"Saat kejang terobosan itu terjadi mungkin ada konsekuensi klinis yang parah bagi pasien," kata jurnal tersebut dikutip oleh Express.

Ilustrasi sakit perut. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit perut. (Shutterstock)

Laporan kasus di Italia menunjukkan kejang terobosan mungkin termasuk tanda infeksi virus corona Covid-19. Laporan itu berisi rincian tentang kekambuhan kejang pasien corona Covid-19.

Avindra Nath, MD, peneliti senior infeksi sistem saraf di Institut Nasional Gangguan Neurologis dan Stroke NIH yang tidak terlibat dalam kasus ini berpendapat bahwa sebenarnya pasien memiliki risiko kejang yang mendasar.

"Hal penting dari kasus ini adalah semua pasien yang datang dengan keluhan kejang perlu melakukan tes virus corona Covid-19. Mereka juga harus diisolasi sampai gejalanya menghilang," kata Avindra.

baca juga

"Kejang adalah semburan aktivitas listrik di otak yang bisa memengaruhi cara kerjanya," jelas NHS.

Karena, kondisi itu bisa menyebabkan berbagai gejala. Menurut NHS, kejang dapat memengaruhi orang dengan berbagai cara tergantung pada bagian otak mana yang terdampak.

Adapun gejalanya mungkin termasuk:

1. Kejang atau bergetar tak terkendali
2. Kehilangan kesadaran
3. Tubuh kaku
4. Sensasi aneh di perut, seperti perasaan naik atau bau yang tidak biasa dan kesemutan di lengan atau kaki

"Jika Anda melihat seseorang mengalami kejang, ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan," kata NHS.

Anda harus memanggil ambulans jika tahu seseorang baru mengalami kejang pertama yang berlangsung lebih dari 5 menit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertambah Lagi, Kasus Virus Corona di Filipina Tembus 15 Ribu

Bertambah Lagi, Kasus Virus Corona di Filipina Tembus 15 Ribu

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 22:05 WIB

Kasus Aktif Covid-19 di Malaysia Makin Turun, Tak Sampai 1.500

Kasus Aktif Covid-19 di Malaysia Makin Turun, Tak Sampai 1.500

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 20:16 WIB

Kosong Melompong, Terminal Pulo Gebang Sepi Penumpang di H+4 Lebaran

Kosong Melompong, Terminal Pulo Gebang Sepi Penumpang di H+4 Lebaran

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 16:24 WIB

Terkini

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:38 WIB

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 16:34 WIB

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:31 WIB

DPR Desak Polisi Ungkap Dalang di Balik Penyadapan Prabowo

DPR Desak Polisi Ungkap Dalang di Balik Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:29 WIB

Formula dan Kemasan Baru, Intip Kandungan Bedak Tabur Fanbo Acne Rescue

Formula dan Kemasan Baru, Intip Kandungan Bedak Tabur Fanbo Acne Rescue

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:29 WIB

Kemen PPPA: Jangan Sampai Perempuan Bertahan dalam Hubungan Berbahaya karena Tak Punya Uang

Kemen PPPA: Jangan Sampai Perempuan Bertahan dalam Hubungan Berbahaya karena Tak Punya Uang

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:28 WIB

Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School

Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School

Sumsel | Jum'at, 06 November 2026 | 16:24 WIB

×