Akupuntur Bisa Atasi Migrain, Ini Temuan Peneliti!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 28 Mei 2020 | 09:30 WIB
Akupuntur Bisa Atasi Migrain, Ini Temuan Peneliti!
Seorang perempuan diakupuntur. [shutterstock]

Suara.com - Akupuntur salah satu pengobatan tradisional China yang memberikan banyak manfaat kesehatan. Banyak orang memilih metode pengobatan ini untuk mengindari minum oagt.

Penelitian terbaru tentang akupuntut pada migrain menemukan metode ini cukup berhasil menghilangkan sakit kepala yang menyiksa.

Shabei Xu dan rekan-rekannya dari Universita Huazhong di Wuhan tekah menerapkan seni medis Tiongkok dengan efek dan manfaat besar bagi penderita migrain.

Menurut laporan Heather Angus-Leppan BMJ dilansir oleh Mirror, penelitian ini berkaliber tinggi sehingga akupuntur menjadi terapi pengobatan yang sah berdasarkan bukti.

Sementara itu, migrain salah satu bentuk nyeri saraf yang paling umum dan melumpuhkan. Kondisi ini setidaknya memengaruhi 10-20 persen orang.

Ilustrasi akupuntur.
Ilustrasi akupuntur (shutterstock)

Tim Xu pun menemukan akupuntur bisa bekerja lebih baik daripada prosedur plasebo yang dikenal sebagai akupuntur palsu dalam mengobati sakit kepala migrain.

Dalam penelitian ini, mereka menggunakan jarum non-penetrasi untuk akupuntur palsu. Langkah ini penting karena akupuntur sham penetrasi bisa menghilangkan rasa sakit.

Efek akupuntur untuk mengatasi migrain ini memang tidak terlalu dramatis. Tetapi, penelitian yang relatif singkat ini (20 minggu) adalah bukti nyata dari manfaat akupuntur yang sering dianggap tidak terbukti.

Akupuntur bisa menjadi pilihan pertama orang yang ingin menghindari pengobatan medis atau mengonsumsi obat-obatan kimia. Karena, akupuntur tidak terkait dengan efek samping panjang yang bisa jadi pengobatan potensial bagi wanita hamil.

baca juga

Sebenarnya penelitian ini belum mengetahui bagaimana cara akupuntur mengobati migrain. Tapi, akupuntur mungkin memblokir persepsi nyeri melalui stimulasi alternatif, mirip dengan perawatan nyeri seperti TENS (stimulasi saraf listrik transkutan) yang digunakan untuk menghilangkan nyeri persalinan.

Reseptor rasa sakit di tulang belakang, kepala, leher dan otak semuanya menerima input dari titik akupuntur yang sudah menjelaskan efeknya. Akupuntur juga melepaskan endorphin kimia otak, yang merupakan obat penghilang rasa sakit alami.

Oleh karena itu, penelitian ini memberikan bukti kuat bahwa akupunktur adalah pengobatan yang efektif untuk migrain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Dianggap Sepele, Kapan Sakit Kepala Harus Ke Dokter?

Sering Dianggap Sepele, Kapan Sakit Kepala Harus Ke Dokter?

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 15:37 WIB

Kebingungan Bisa Jadi Tanda Infeksi Virus Corona Covid-19, Ini Kata Dokter!

Kebingungan Bisa Jadi Tanda Infeksi Virus Corona Covid-19, Ini Kata Dokter!

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 08:54 WIB

Sakit Kepala Menyerang saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Sakit Kepala Menyerang saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×